IBU SUSU UNTUK ANAK PEWARIS
Lelaki itu mengembus napas kasar, kemudian pamitan dengan suara lemah.
“Ya sudah, Abang permisi. Maaf mengganggu kalian malam-malam,” ucapnya seraya memutar tubuh, kemudian berjalan menuju pintu. Menyeret kakinya yang terasa tak bertulang. Namun, belum sampai tangannya meraih gagang pintu, pekikkan Sandra yang memekakkan telinga membuatnya melebarkan mata.
“Prankkk! Bang Raka kena prankkk! Aku berhasil mengerjai Abang!” Wanita itu berjingkrak-jingkrak seperti anak kecil yang berhasil menggait hadiah boneka dalam claw mechine di mall.