Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kesempatan Kedua Sang Legenda

Kesempatan Kedua Sang Legenda

“Maaf? Tuan, bukannya itu masalah yang ditetapkan keluarga Duke sebagai prioritas tertinggi? Mendelegasikan wewenang seperti itu...” Harold memotongnya dengan nada tanpa emosi. “Mulai sekarang, prioritas tertinggi kita adalah penghancuran Fenris dan Ferdium.”
103.3K viewsCompletedAdded to Library 129 Times as prioritize
Read
+Library
Kacamata Penakluk Wanita

Kacamata Penakluk Wanita

Keamanan adalah prioritas utama kita saat ini. Aku memelankan laju motor saat mendekati area kos-kosanku yang kumuh. Bau sampah yang menyengat dan lorong yang gelap membuatku muak. 'Kalau begitu, prioritas pertamaku adalah pindah dari lubang tikus ini. Aku butuh tempat yang lebih baik untuk menyimpan "pelayan-pelayan" baruku nanti.' 'Mengapa harus menunggu besok jika kesempatan sudah ada di depan mata? Coba kau fokuskan pandanganmu ke pagar di sebelah kirimu, Tuan.'
4.6K viewsCompletedAdded to Library 132 Times as prioritize
Read
+Library
IPRIT

IPRIT

Tiba-tiba Onet naik ke pohon yang paling tinggi. "Aduh, Onet, jangan cari perkara deh, nanti jatuh, turun!" perintah Faruq. Onet tidak perduli, ia terus saja naik ke ranting yang paling atas. Wisaka memperhatikan Onet. Faruq berteriak-teriak agar Onet turun. "Sudah, biarkan, barangkali Onet mau cari posisi perampok itu di mana," ujar Wisaka.
1052.5K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as prioritize
Read
+Library
Setelah Malam Pertama

Setelah Malam Pertama

"Sampai kayak gitu, ya?" "Zhia, kita ada prioritas utama dalam hidup, bukan? Yang perlu Lo prioritaskan adalah hidup Lo dan keluarga Lo dulu. Persetan dengan yang lain, yang bisa bantu Lo ya cuma diri Lo sendiri. Paham?" Nola sejujurnya iba kepada sahabatnya, namun kali ini ia memilih lebih tegas kepada Zhia agar tidak semakin direndahkan oleh teman-temannya.
106.9K viewsOngoingAdded to Library 261 Times as prioritize
Show Reviews (11)
Read
+Library
Diajheng WD
kuaat zhiaa...kuaat yaaaa mending untuk sementara waktu kamu emang kudu cari bantuan orang yg bisa dipercaya dulu. untuk mengawasi perusahaanmu. memantau kalinaja masih bisa terselamatkan perusahaan abimu
Paulina Nurhadiati Petrus
wah angga baik bangetnya malah dia yg kelabakan liat zhia udah ganti baju padahal kan gak ngapain2 wkwkwk. tapi memang sudah sepatutnya zhia kamu pulang karena di samping ayah kamu sakit dia juga perlu bantuan kamu
Read All Reviews
Pembalasan Dendam Sang Pangeran Mahkota

Pembalasan Dendam Sang Pangeran Mahkota

Itulah tanda yang ia cari. Seorang pencatat muda mengangkat kepala, menyadari sesuatu yang ganjil: daftar prioritas kini dimulai dari baris kedua. Ia mengerutkan kening, lalu melanjutkan pekerjaan. Baris pertama tidak dihapus,hanya tidak lagi memimpin. Perubahan kecil itu merambat cepat. Orang-orang membaca ulang, menyesuaikan, dan tanpa sadar mengikuti urutan baru.
1.7K viewsCompletedAdded to Library 58 Times as prioritize
Read
+Library
Selamanya Kamu

Selamanya Kamu

ujarnya dengan nada santai yang berakhir sarkastik. Disindir seperti itu, Evan langsung berdehem. "Sebenarnya rumor adalah masalah trivial. Kita tidak bisa asal mengalihkan fokus pada hal ini, hanya demi melindungi beberapa pihak. Ada lebih banyak hal yang jauh lebih penting demi kemajuan hotel. Kita perlu mengadaptasi sistem skala prioritas. Kerjakan mana yang lebih krusial," balasnya dengan ucapan yang penuh bahasa teknis.
8.6K viewsCompletedAdded to Library 309 Times as prioritize
Read
+Library
Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

"Biarkan mereka merasakan bagaimana rasanya ketika kebutuhan tidak bisa dibeli dengan uang." Peter berbalik menghadap massa dengan aura yang semakin mengintimidasi. Udara di sekitarnya seolah bergetar karena kekuatan yang terpancar dari tubuhnya. "Pak Wong akan mengatur sistem antrean berdasarkan tingkat keparahan penyakit..." katanya dengan otoritas yang tidak terbantahkan. "Yang dalam kondisi kritis mendapat prioritas. Yang datang karena panik mendapat prioritas terakhir."
1046.9K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as prioritize
Read
+Library
Pria Sewaanku Ternyata Miliuner?

Pria Sewaanku Ternyata Miliuner?

"Setidaknya sekarang aku tahu prioritas hidupku sudah benar, meski prioritasmu cukup meragukan." "Prioritasku sangat teratur ya," balasku pura-pura tersinggung sambil kembali menoleh ke tumpukan bukunya. "Pertama bak mandi, lalu kamu, baru yang lain. Lihat? Urutannya sempurna."
1032.5K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as prioritize
Read
+Library
Fur Lyra - Yang digariskan untuk hancur
Read
+Library
Hello Mommy

Hello Mommy

Meskipun keluarganya tidak ada yang memberikannya beban. “Ach … itu biasa saja. Jangan memuji. Aku hanya dewasa karena keadaan. Yang mengharuskan aku berpikir mana yang harus diprioritaskan waktu itu.” “Itu, memprioritaskan yang paling penting dari yang paling penting adalah hal sulit.” Bian belum sampai pada tahap itu. Dirinya hanya baru sampai mementingkan dirinya sendiri. “Setiap orang punya waktunya masing-masing, kamu pasti akan merasakan di waktu yang pas.”
9.962.1K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as prioritize
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status