Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Inilah puisi yang akan ia bacakan di depan semua peserta lomba. [Terbangun aku di negeri asing tanpa peta, Di mana napas beraroma racun dan prasangka. Kulihat sepasang mata sehitam jelaga, Menatapku benci, sekaligus merengkuhku dari putus asa. Kau adalah rahasia yang dibawa angin senja, Lekas berubah arah, namun meninggalkan rindu yang begitu nyata....]
1014.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 530 kali sebagai puisi 12 bait
Baca
+Pustaka
Alisya

Alisya

Semaksimalnya untuk hasil terbaik. Denganmu, kami bisa melihat Dengan adamu, kami bisa membaca Dengan hadirmu, kami bisa berjuang Dengan sapaanmu, kami terhindar dari kegelapan LAMPU Puisi yang ditulis Aiys di rangkaian yang ia gambar. "TEEEEEEEETTTTTTT," bunyi bel dengan menandakan telah usai sesi dua. Juna, Aiys, dan Tasya segera mengangkat tangan dan kemudian mengemas barang-barang mereka. Sebelum beranjak mereka sempatkan berfoto dulu dan memfoto hasil karyanya.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai puisi 12 bait
Baca
+Pustaka
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Keenam orang itu mengonfirmasi urutan tanggapan puitis mereka. Christopher adalah orang pertama yang membacakan puisi, bertemakan angka dua: "Rumput tumbuh, burung warbler membumbung tinggi di langit bulan Februari (2); di sepanjang tanggul, pohon willow menari dalam kabut musim semi yang memabukkan." Selanjutnya adalah Leia, yang memusatkan syairnya pada angka empat: "Teras ini memanjang empat (4) ribu delapan ratus zhang; merenungkannya membuat orang merasa cenderung mengarah ke tenggara."
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai puisi 12 bait
Baca
+Pustaka
Aira's

Aira's

Terserat dalam jalang tak berujung dan Tenggelam di tengah lautan tak bertepi Dingin dan sunyinya malam selalu menyudutkan dalam tangis Manis pahitnya hidup membuatku bimbang dan resah Aku benar-benar terpuruk dalam keterpurukan yang panjang Kesedihan memenuhi setiap anganku Bait ketiga air mata Aira luruh tak terduga. Nyaris bersamaan dengan hati yang kepalang sakit mengingat setiap masa akan lara. Mungkin bagi manusia biasa puisi hanya sebagai siloka semata, tak bermakna apa-apa hanya sebagai retoris belaka. Pikiranku dipenuhi dengan awan mendung yang gelap Semakin lama semakin kuingin menjauh, pergi dan lari
1014.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 574 kali sebagai puisi 12 bait
Baca
+Pustaka
Dipaksa Menikah dengan Suami Sahabatku

Dipaksa Menikah dengan Suami Sahabatku

"Dulu aku suka membuat puisi. Lalu diam-diam menyelipkannya di laci mejamu saat kelasmu sudah kosong sepulang sekolah. Aku hampir setiap hari melakukannya. Jadi Jihan bagian mengamati situasi kalau-kalau ada siswa yang lewat kelasmu. Itu konyol sekali." "Puisi? Itu buatanmu? Sungguh buatanmu?" tanya Bian dengan wajah serius tiba-tiba. "Ya. Aku membuat puisi dengan judul bertema alam. Ada bulan, awan, bintang, hujan, pohon, laut, dan sebagainya. Aku letakkan di bawah laci mejamu." "Kal, kau tidak berbohong, kan?" Ada nada mendesak di sana.
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai puisi 12 bait
Baca
+Pustaka
Dream first class

Dream first class

Membalasnya dengan amarah yang tertahan. [Tidak bisa.] Ia pun membalas dengan bernegosiasi. [Ada lomba bikin puisi se-Indonesia. Temanya, ‘manusia.’ Kamu tinggal buat puisinya maksimal 4 bait, margin normal, diketik dengan font: Times New Roman, ukuran 12, spasi 1.5, dan Bionarasi maksimal 50 kata. Deadline-nya Desember tanggal 1. Syarat untuk mendaftarnya biar aku yang bikinkan. Mau, nggak?]
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai puisi 12 bait
Baca
+Pustaka
KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

Izinkan aku mencintaimu dalam diam Karena dalam diam tidak ada kata penolakan Izinkan aku mencintaimu dalam kesepian Karena dalam kesepian tidak akan ada orang lain Izinkan aku memujamu dari kejauhan Karna dari kejauhan akan melindungiku dari rasa sakit Izinkan aku memilikimu dalam mimpi Karena dalam mimpi kamu tidak akan pernah meninggalkan aku Tahukah kalian? Puisi itu coretan dari sahabat dumayku yang tak pernah bersua langsung, Qeisyah. Namun, begitu mencubit kepekaanku. Entah itu hanya hasil karya tangan biasa atau sedang mencurahkan hati sebenarnya. Yang jelas, rangkaian kata itu mewakili rasaku yang telah bertahun bertahta. Wahai ...
9.757.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai puisi 12 bait
Baca
+Pustaka
Bunga Perang Shogun Tokugawa

Bunga Perang Shogun Tokugawa

Tiba giliran kertas milik Kiyoko, pemuda tersenyum membaca puisi yang ditulis oleh gadis itu. Sebuah puisi yang sepertinya ditujukan untuk seorang yang tidak mampu ia gapai. Sebuah cinta dalam diam yang belum sempat terungkapkan, namun telah kandas terlebih dahulu. Begitu yang Andrew tangkap dari puisi milik Kiyoko. Susunan katanya rapi, dan bahasanya menggunakan bahasa literasi yang tinggi.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai puisi 12 bait
Baca
+Pustaka
Sang Menantu Perkasa

Sang Menantu Perkasa

Dia tidak perlu membaca syairnya sendiri, murid-murid yang membacakannya. "Bait pertama: Kenang masa lalu, penyewa rumah, pria lajang, penuh penderitaan. Bait kedua: Melihat masa kini, rumah besar, istri cantik, penuh kebahagiaan. Bait horizontal: Transmigrasi zaman ini tak sia-sia!" "Apa-apaan ini?"
9.3427.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.0K kali sebagai puisi 12 bait
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Easy Loundry
ga cocok u pembaca kek aku yg menyanjung, pria dgn 1 wanita, yg g playboy, g apa2 jahat, intimidasi yg penting u 1 wanita, g suka pria yg gonta ganti wanita, celup sana celup sini. jd blm berani baca buku thor yg ini.. mianheee thorrr, nyari buku dgn judul yg laen milik thor aja...
Baca Semua Ulasan
Simpanan Dosen Tampan

Simpanan Dosen Tampan

Antonio mengusulkan agar mereka membagi tugasnya per bait secara acak, namun Felly menggeleng pelan dengan raut wajah serius yang matang. "Menurutku, kalau dibagi per bait secara acak, benang merah analisis kita bakal berantakan," potong Felly tenang. Ia membuka laptopnya, membalikkan layarnya agar bisa dilihat oleh seluruh anggota tim. "Byron itu menulis puisi pengasingannya dengan struktur psikologis yang bertahap. Bait pertama sampai ketiga itu fase penyangkalan, lalu bait berikutnya adalah fase kemarahan dan kerinduan yang sunyi. Lebih baik kita bagi berdasarkan struktur emosi itu. Aku bisa ambil bagian fase kerinduan sunyi di bait akhir."
1051.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai puisi 12 bait
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status