Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Aku, Seorang Istri Tetangga: Gairah Membara yang Terbebaskan

Aku, Seorang Istri Tetangga: Gairah Membara yang Terbebaskan

Sabun berbusa tapi ia tidak peduli. Kata-katanya canggung, tata bahasanya salah, rimanya tidak jelas, tapi tulus. "Mata Raisa seperti bintang di langit Bandung". Ia tertawa waktu itu, bilang itu puisi paling konyol yang pernah ia dengar. Tapi ia simpan sampai sekarang di laci. Lipat rapi. Seperti artefak dari kehidupan lain. Sekarang satu-satunya puisi yang kau tulis adalah laporan keuangan. Angka dan grafik. Tidak ada ruang untuk perasaan.
18.4K viewsOngoingAdded to Library 368 Times as puisi 12 bait
Read
+Library
Merajut Asa

Merajut Asa

Makna puisi ini sungguh mendalam. Bait kedua mengungkapkan ketidakinginan kehilangan hal-hal yang berhubungan dengan tawa, tetapi tidak mendapat tanda apa pun dari Joseph. Barulah di bait ketiga, Joseph memberi garis di tiap barisnya. Jovita memaknai perlahan. Perjuangan hidupku begitu keras dan aku kembali dengan mata yang teramat lelah saat menyaksikan dunia sepertinya tidak akan berubah,
1062.4K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as puisi 12 bait
Show Reviews (64)
Read
+Library
Moy
Terima kasih sudah membuat bacaan yang luar biasa. Saya benar2 hanyut dalam ceritanya, karena ceritanya benar-benar hidup, tidak mudah ditebak dan pembaca bisa merasakan dilokasi yg ada dalam cerita. Sungguh serasa baca living books dengan asupan subjek bidang psikologi. Dan ternyata ini kisah nyata
asta
Hampir satu tahun istirahat, jeda di Bab 68. Begitu balik untuk menyelesaikannya, untuk mengisi waktu berpuasa, ternyata isi ceritanya berubah. Saya belum menyelesaikan cerita sebelumnya. Saya mengingatnya tentang seorang ibu satu anak yang diceraikan dan tinggal bersama keluarga Swedia di US. (-_-)
Read All Reviews
MENGEJAR IMPIAN DAN BERTEMU CINTA SEJATI

MENGEJAR IMPIAN DAN BERTEMU CINTA SEJATI

"Hmmm, mengapa aku selalu merindukannya? Namanya selalu bertahta di dalam hati dan pikiranku. Di tengah kegalauannya, Raidi menulis puisi untuk teman lamanya itu. SAJAK SANG KEKASIH Engkau sang pengusik rindu Kepadamu ku tuliskan sebuah puisi Puisi tentang kisahku dan kisahmu Yang selalu bertahta dalam ilusi Wahai sang pemilik hati Untukmu, kutuliskan subuah kisah Kisah tentang imajinasi Untukmu sang kekasih Wahai sang pemilik rasa Bayangmu selalu memenuhi imajinasiku
2.6K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as puisi 12 bait
Read
+Library
RANIA: PERFECT TEARS (INDONESIA)

RANIA: PERFECT TEARS (INDONESIA)

"Aku baru setengah!" "Aku masih satu bait" "Aku sudah selesai" Desfa tak habis pikir kalau kegiatan puisi mereka buruk sekali. Lagian siapa yang mampu menulis puisi di tengah teriknya mentari dan diantara kebisingan yang terjadi? "Coba kalian bacakan satu satu" pinta Desfa. Mereka semua terdiam termasuk Rania, alhasil Desfa menarik kertas mereka dan mengoreksinya.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as puisi 12 bait
Read
+Library
Ajari Cinta Jatuh Cinta

Ajari Cinta Jatuh Cinta

"Engkau adalah gunung yang tak bisa kudaki, samudera yang tak mungkin kuarungi. Engkau seluas semesta, dan seindah bintang-bintang yang mustahil kugapai. " Seorang Berandal membaca bait-bait puisi dengan penuh hayati. Rima-rima yang mengalir terpatri di hati sang guru dan anak-anak kelas sastra yang duduk terenyuh oleh indahnya puisi yang dibacakannya. Hanya satu orang yang nampak kesal: Cinta Anandia Suryani, gadis manis berkacamata dengan pipi tembem menggemaskan yang terus cemberut sedari kelas dimulai. Hatinya terus bergumam, "dasar preman pasar, Itu kan puisi cintaku! "
103.4K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as puisi 12 bait
Read
+Library
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

ia menghilang saat mentari turun dari peraduanya tak sanggup ku kepakkkan kembali sayap ini ia telah patah… tertusuk duri duri yang tajam… hanya bisa meratap… meringis… mencoba mengapai sebuah pengangan…" Kak Citra membacakan puisi dengan penuh penghayatan. Musik masih mengalun pelan di sampingnya. Kak Citra seakan-akan bisa memboyong piala juara jika dia ikut kompetisi. Namun tidak dilakukannya. Dia tahu, dia memang sebagus itu. Kahlil Gibran adalah idolanya.
1015.0K viewsCompletedAdded to Library 421 Times as puisi 12 bait
Read
+Library
KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

"Siapa yang tidak tahu tentang gaya reguler? Nomor satu dalam gaya reguler. Kamu pikir kamu siapa? Kamu bahkan tidak punya hak untuk mengikutinya!!" Lu Xiao terus mengabaikannya dan hanya mengambil kuasnya. *"Pasir padang gurun seputih salju, bulan di Gunung Swallow seperti kail.* *Ia memiliki otak emas. Segeralah melangkah di bawah musim gugur yang jernih."* Itu adalah puisi *Ma Shi* karya penyair Li He. Hanya dua baris, namun mengandung rasa kesunyian padang gurun yang mendalam.
107.9K viewsOngoingAdded to Library 246 Times as puisi 12 bait
Read
+Library
Selir Yang Terlupakan

Selir Yang Terlupakan

Puisi itu bukanlah pujian manis tentang kemewahan istana atau keindahan musim semi seperti yang biasa didengarnya; puisi itu berbicara tentang dinginnya musim dingin, ketabahan yang tumbuh di tengah kesunyian, dan jejak kaki yang tak hilang meski tertutup salju tebal. Saat sampai di akhir bait pertama, ia berhenti mendongak. Tatapannya begitu tajam hingga beberapa pelayan di dekatnya menundukkan wajah dengan canggung. "Kau menggambarkan dinginnya embun beku seolah kau sendiri yang merasakannya menembus tulang," ucapnya pelan. "Saya memang pernah merasakannya, Yang Mulia," jawabku jujur.
479 viewsOngoingAdded to Library 13 Times as puisi 12 bait
Read
+Library
Superhero, Inc. (Bahasa Indonesia)

Superhero, Inc. (Bahasa Indonesia)

Di sana terselip kertas yang tertulis puisi buatanku. “Buat?” kejar Four. “Ya, buat kamu,” jawabku sambil siap-siap membacakan puisi cinta. Four tampak super bingung. Aku menarik nafas sejenak, lalu mulai membaca bait pertama. “Wajahmu bersinar bagai rembulan.” Demi mendengarnya, Four langsung meraih ember di dekatnya, lalu muntah hebat.
1012.3K viewsOngoingAdded to Library 479 Times as puisi 12 bait
Read
+Library
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Shrr shrrr! Trofi di tangan Susan jatuh ke lantai dan pecah. Julian baru berusia lima tahun, tetapi dia suka main piano, terutama pertunjukan piano Joses. Joses memiliki temperamen yang aneh dan tidak menerima murid. Susan berusaha keras mendekati istrinya, mengirimkan camilan dan hadiah, serta menemaninya berbelanja dan melakukan perawatan kecantikan...
17.0K viewsCompletedAdded to Library 578 Times as puisi 12 bait
Read
+Library
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status