Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

ia menghilang saat mentari turun dari peraduanya tak sanggup ku kepakkkan kembali sayap ini ia telah patah… tertusuk duri duri yang tajam… hanya bisa meratap… meringis… mencoba mengapai sebuah pengangan…" Kak Citra membacakan puisi dengan penuh penghayatan. Musik masih mengalun pelan di sampingnya. Kak Citra seakan-akan bisa memboyong piala juara jika dia ikut kompetisi. Namun tidak dilakukannya. Dia tahu, dia memang sebagus itu. Kahlil Gibran adalah idolanya.
1015.3K viewsCompletedAdded to Library 427 Times as puisi 12 bait
Read
+Library
KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

"Siapa yang tidak tahu tentang gaya reguler? Nomor satu dalam gaya reguler. Kamu pikir kamu siapa? Kamu bahkan tidak punya hak untuk mengikutinya!!" Lu Xiao terus mengabaikannya dan hanya mengambil kuasnya. *"Pasir padang gurun seputih salju, bulan di Gunung Swallow seperti kail.* *Ia memiliki otak emas. Segeralah melangkah di bawah musim gugur yang jernih."* Itu adalah puisi *Ma Shi* karya penyair Li He. Hanya dua baris, namun mengandung rasa kesunyian padang gurun yang mendalam.
1011.0K viewsOngoingAdded to Library 339 Times as puisi 12 bait
Read
+Library
Selir Yang Terlupakan

Selir Yang Terlupakan

Puisi itu bukanlah pujian manis tentang kemewahan istana atau keindahan musim semi seperti yang biasa didengarnya; puisi itu berbicara tentang dinginnya musim dingin, ketabahan yang tumbuh di tengah kesunyian, dan jejak kaki yang tak hilang meski tertutup salju tebal. Saat sampai di akhir bait pertama, ia berhenti mendongak. Tatapannya begitu tajam hingga beberapa pelayan di dekatnya menundukkan wajah dengan canggung. "Kau menggambarkan dinginnya embun beku seolah kau sendiri yang merasakannya menembus tulang," ucapnya pelan. "Saya memang pernah merasakannya, Yang Mulia," jawabku jujur.
101.3K viewsCompletedAdded to Library 35 Times as puisi 12 bait
Read
+Library
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

Haidar chat kasih puisi: Wanitaku, Sayang! Rahim yang Kugali Kini Telah Tertali Aduan Nafsu Menganga Doa dan Cinta pun Berbunga Tubuh yang Kuraba Kini Hangatnya Mengaba Tersingkir dari Angin Membunuh Gemuruh Dingin Qobiltu yang Menjadi Janji Kini Telah Kuhempas dari Ruji Menjemput Pagi
105.1K viewsCompletedAdded to Library 151 Times as puisi 12 bait
Show Reviews (45)
Read
+Library
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Read All Reviews
Mimpi Buruk Dunia Persilatan

Mimpi Buruk Dunia Persilatan

"Lihatlah!" Roh kitab membuka salah satu halaman "12 Petir Surgawi, 12 pedang Yin, 12 Pedang Yang, 12 Pisau Kematian, 12 Rasa Cinta, 12 Kebencian, 12 Keabadian, 12 Jenis Reinkarnasi, 12 Inti Elemen, 12 Takdir Langit, 12 Keberuntungan, 12 Penglihatan, 12 Raja Tertinggi, 12 Bintang, 12 Galaxy, 12 waktu dunia, 12 ruang ilusi, 12 tahun, 12 bulan, 12 hari, 12 pengetahuan tertinggi, 12 orang yang sudah mati!"
9.5455.7K viewsCompletedAdded to Library 10.9K Times as puisi 12 bait
Show Reviews (59)
Read
+Library
Nelly Rosida
Saya sudah baca 52 bab dalam 1 hari, semoga saya tidak lagi menjadi korban penulis2 sebelum nya yg tidak bertanggung jawab. Semoga penulis ini,istiqamah,komit dgn update harian dan bisa menghargai hasil karya nya sendiri melebihi para pembaca dgn cara menamatkan tulisahn ini dgn cara yg elegan.
Kentang Imajinasi
venessa, Luna , Maya, yu yin, lili mati dipenggal sama karakter gak penting, buat venessa yang harusnya jadi icon utama di nerf habis2an dan matinya dibuat gak pantas Sama sekali. buat yang baru baca atau dah setengah jalan mending berhenti baca cari novel lain. daripada sakit hati
Read All Reviews
Superhero, Inc. (Bahasa Indonesia)

Superhero, Inc. (Bahasa Indonesia)

Di sana terselip kertas yang tertulis puisi buatanku. “Buat?” kejar Four. “Ya, buat kamu,” jawabku sambil siap-siap membacakan puisi cinta. Four tampak super bingung. Aku menarik nafas sejenak, lalu mulai membaca bait pertama. “Wajahmu bersinar bagai rembulan.” Demi mendengarnya, Four langsung meraih ember di dekatnya, lalu muntah hebat.
1012.5K viewsOngoingAdded to Library 487 Times as puisi 12 bait
Read
+Library
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Shrr shrrr! Trofi di tangan Susan jatuh ke lantai dan pecah. Julian baru berusia lima tahun, tetapi dia suka main piano, terutama pertunjukan piano Joses. Joses memiliki temperamen yang aneh dan tidak menerima murid. Susan berusaha keras mendekati istrinya, mengirimkan camilan dan hadiah, serta menemaninya berbelanja dan melakukan perawatan kecantikan...
17.2K viewsCompletedAdded to Library 586 Times as puisi 12 bait
Read
+Library
Jeruji Tanah Anarki

Jeruji Tanah Anarki

“Dedaunanku menari Iringi senandung nabastala Cerah berpendar Sebiru gagang pedangmu Lukaku merona Pancar penuh tawa Atas kabar bersambutnya rasa Dersik pembawa bahagia Katamu akulah sahmura Pendar mewangi helai mahkota Kataku akulah akara Pendar meluruh tiap amerta Sejuk dersik sarayu Simpul terukir kehadiratmu Indah irama jantung bertalu Tuan, nada ini untukmu.” Usai membaca puisi, Shaw mengusap tengkuk. “Aaa ... aku tidak begitu memahami puisinya.” “Tapi puisinya bagus. Kira-kira siapa penulis puisi itu?” Jari telunjuk Bailey mengetuk-ngetuk dagu, otaknya berpikir.
1010.0K viewsOngoingAdded to Library 219 Times as puisi 12 bait
Read
+Library
The Devil's Mistress

The Devil's Mistress

Kilau sinar di pagi hari Sambut jiwa yang penuh ambisi Memulai langkah mengarungi Masa depan yang cerah dinanti Kumulai dengan langkah pasti Menatap cahaya sang mentari Denyut nadi yang tak henti Menapak langkah teguhkan hati Tentang harapan tentang cita Walau jauh kan ku tempuh jua Setinggi bintang hias angkasa Ku akan tetap tuk menggapainya Sejuta langkah tuk meraihnya Seluas lautan keringatku Tak akan pernah pedulikan Ku akan raih semua impian Oleh: wawan setiawan * “Aku menyukai ekspresi yang tersurat. Ada kegigihan yang dituangkan dalam tiap katanya,” gumam Joya. “Ajaib, Indonesia memiliki banyak pujangga muda yang berbakat. Puisi itu adalah salah satu kesukaanku.” Virgo menuangkan kemb
1088.5K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as puisi 12 bait
Read
+Library
Mengubah Takdir sang Figuran Tragis

Mengubah Takdir sang Figuran Tragis

"Bukan kedalaman samudera yang kutakuti, melainkan dangkalnya hati yang merasa paling mengerti. Jika kau mencari jejak di atas air, kau hanya akan menemukan bayangan yang mencair." Setelah bait itu terucap, keheningan menyelimuti aula. Zhou Xinyi menahan napas, terpukau oleh rima yang begitu indah namun penuh dengan sindiran. Yan Haoxuan tertegun. Ia terdiam selama beberapa detik, matanya menyipit saat mencoba mencerna makna di balik kata-kata itu. Puisi itu adalah tamparan halus bagi kecurigaannya, sebuah peringatan bahwa ia tidak akan pernah benar-benar bisa "membaca" Lin Ruyue.
105.7K viewsOngoingAdded to Library 199 Times as puisi 12 bait
Read
+Library
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status