Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Saat Kau Ambil Suamiku, CEO Itu Jadi Milikku

Saat Kau Ambil Suamiku, CEO Itu Jadi Milikku

Musim hujan datang tanpa banyak peringatan. Awalnya cuma gerimis lembut yang membasahi jalan, lalu berubah jadi rintik-rintik yang menetap, mengetuk jendela dengan ritme tenang. Buat kami, hujan bukan sekadar cuaca. Ia seperti bab baru—bukan yang menutup, tapi yang menyembuhkan. Surya menemukan kesenangan aneh dari suara hujan. Sore itu, dia duduk di dekat jendela, dagunya bertumpu di lutut, dahinya menempel di kaca dingin.
10861 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 32 fois en tant que puisi tentang hujan 1 bait
Read
+Librairie
Ketika Luka Lama Kembali Menyapa

Ketika Luka Lama Kembali Menyapa

Hujan kembali turun, tapi kali ini hanya gerimis kecil. "Apa kamu masih menyimpan tulisan itu?" tanya Mikael tiba-tiba. "Yang mana?" "Puisi yang kamu tulis waktu kamu patah hati." Liora tertawa kecil. "Itu banyak. Mana yang kamu maksud?" "Yang ini." Mikael membuka catatan di ponselnya dan mulai membacakan: “Aku menyimpan bekasmu di jemariku, bahkan setelah hujan menghapus yang lainnya. Tapi jangan salah sangka aku bukan menunggu, hanya belajar menerima.”
101.5K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 36 fois en tant que puisi tentang hujan 1 bait
Read
+Librairie
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

“Kau tahu apa artinya ini?” Risa mengangguk pelan. “Dunia mulai meniru kita lagi. Dan itu berarti dunia... sedang belajar membenci.” --- Malam tiba. Hujan turun, tapi butirannya bukan air. Setiap tetes mengeluarkan suara kecil—“ting, ting, ting”— seperti nada-nada yang tak selaras. Risa berjalan sendirian ke arah lembah tempat cahaya Bara dulu muncul.
1.3K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 39 fois en tant que puisi tentang hujan 1 bait
Read
+Librairie
Ketika Hujan Tak Lagi Reda

Ketika Hujan Tak Lagi Reda

Basah kuyup. Hati Juan seolah digenggam oleh tangan hangat. Sesak, nyeri, dan penuh haru hingga air matanya hampir jatuh. Dia segera menghentikan mobil. Bahkan tanpa sempat mengambil payung, dia mendorong pintu mobil dan berlari menerjang hujan dingin. Air hujan langsung membasahi seluruh tubuhnya, tetapi dia tidak peduli. Di matanya hanya ada sosok itu.
2.3K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 48 fois en tant que puisi tentang hujan 1 bait
Read
+Librairie
Menikahi Tuan Maximilian

Menikahi Tuan Maximilian

Ironinya, hanya tinggal dirinya sendiri di sana menghuni. Hujan datang di enam menit lalu. Pandangan Jharna terpaku, menatap kosong genangan air hujan di aspal. Terkadang, dia bertanya-tanya, apakah hujan memiliki ingatan? Atau, sesuatu yang dapat memancingnya petir menemani di sela derasnya hujan itu sendiri.
1.9K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 64 fois en tant que puisi tentang hujan 1 bait
Read
+Librairie
Suamimu Masih Mencintaiku

Suamimu Masih Mencintaiku

lelah? Aku mematikan ponsel kembali. * Malam itu, hujan turun mendadak. Derainya membasahi atap rumah kayu, menciptakan irama yang menenangkan sekaligus menyiksa. Kilat menyambar di langit laut. Dan aku… berdiri di depan jendela, mengusap perut. “Kita harus sama-sama bertahan, walau sulit,” bisikku pada udara.
103.7K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 139 fois en tant que puisi tentang hujan 1 bait
Read
+Librairie
PEREMPUAN MASA LALU

PEREMPUAN MASA LALU

Aku hanya bisa tersenyum tanpa suara. Hujan memiliki banyak hikmah. Ia bagian dari rezeki Allah yang diturunkan melalui perantara Malaikat Mikail. Selain dapat menyuburkan tanaman, juga karena hujanlah Rafan tidak masuk kerja hari ini sehingga rumah tidak sunyi.
1037.3K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 894 fois en tant que puisi tentang hujan 1 bait
Read
+Librairie
Di Balik Hujan

Di Balik Hujan

“Yah sudah, tunggu apalagi? Ayo kita … mandi hujaaan ….” Saat itu, pertama kalinya aku keluar dari rumah dan merasakan, bagaimana rasanya, ditimpa air yang jatuh dari langit dengan jumlah yang sangat banyak. Begitulah yang tergambar di benakku, ketika pertama kalinya melihat hujan. Pikirku, rasanya akan terasa sakit. Tapi? Hmm … dingin? Basah? Ya, rasanya aneh, tapi seru, hahaha. ***
108.0K Vuesen attenteAjouté à la bibliothèque 176 fois en tant que puisi tentang hujan 1 bait
Read
+Librairie
Istrimu, Bukan Kekasihmu

Istrimu, Bukan Kekasihmu

Ucapnya. Aku terekeh. “Aku hanya menyukai saat-saat seperti ini, hujan selalu menjadi anugerah untuk bumi. Meski bumi harus menahan diri untuk tak melihat matahari.” Hujan tak salah, dia hanya sebagai perantara, atau mungkin sebagai pengisi kekosongan diantara keduanya. Hujan juga bisa dijadikan sebagai sesuatu yang menjadi jeda, atau tempat singgah sebelum bumi dan matahari saling menatap.
101.5K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 55 fois en tant que puisi tentang hujan 1 bait
Read
+Librairie
Dernier
123456
...
9
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status