Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Lalu ia menarik napas panjang, meletakkan tangannya di dada, dan mulai mendeklamasikan: > “Kamu seperti nasi hangat Di pagi yang belum sempat Aku lapar, kamu kenyang Hatiku tenang, dompetku senang.” Tari mengerjap, lalu menutup mulutnya sendiri. Tapi ia tak bisa menahan lebih lama. Tawanya pecah begitu saja. “Apa itu?” katanya di antara tawa. “Apa-apaan itu?” Radit tersenyum bangga. “Itu puisi. Judulnya Sarapan Perasaan. Masih ada bait kedua kalau kamu kuat.”
1011.6K viewsCompletedAdded to Library 407 Times as puisi 12 bait
Read
+Library
PAPA MUDA

PAPA MUDA

Cinta Tak pernah meminta berlabuh di mana Sekotor apa pun wadahnya, tetap kan menyapa Derap langkah akan selalu mencari cara Untuk akhir yang tersembunyi bersama rahasia Cinta Kuatkan hati agar selalu setia Luaskan sabar menahan lara Hingga doa mampu berikan asa Aku dan kamu bisa bersama Gerimis di bumiku, 4 Oktober' Puisi terunggah tanpa menunggu lama. Ada kepuasan tersendiri bisa menyampaikan rasa lewat aksara. Bahkan ada keinginan untuk mencoba hoki dalam dunia literasi dan mengejar mimpi lewat satu cerita. Namun, nyalinya belum sekuat itu. Ia takut malah tidak bisa lagi berenang ke tepian lalu tenggelam karena melakukan tindakan berbahaya. Sementara raga belum mempersiapkan diri sama sek
108.9K viewsCompletedAdded to Library 212 Times as puisi 12 bait
Read
+Library
Hidup Kembali di Zaman Kuno

Hidup Kembali di Zaman Kuno

Guru: "Sastra bukan sekedar untaian kata. Ia adalah cermin jiwa dan perjalanan zaman. Nah, siapa di antara kalian yang dapat menjelaskan makna bait pertama ini?" Seisi kelas diam, hingga Raka mengangkat tangan dan mulai berbicara dengan lancar. Raka: "Puisi ini bukan sekedar mengisahkan keberanian, tapi juga pengorbanan. Seorang pemimpin sejati bukan hanya menggenggam pedang, tapi juga berpikir jauh ke depan. Seperti pepatah, 'Mata pena lebih tajam dari mata pedang.'"
1012.6K viewsCompletedAdded to Library 454 Times as puisi 12 bait
Read
+Library
Mendadak Jadi Istri Pangeran Buruk Rupa

Mendadak Jadi Istri Pangeran Buruk Rupa

Tangannya tetap bergerak, kuasnya menari pelan di atas kertas. Ia hanya mengangguk. Jim melirik sekilas tumpukan gulungan di nampan, lalu ke arah rak kayu di sudut ruangan yang sudah hampir penuh oleh puisi-puisi lain. “Bukankah Yang Mulia sudah menciptakan lebih dari sepuluh puisi minggu ini?” lanjut Jim, nadanya ragu. “Ini—” “Puisi-puisi itu gagal.”
1030.3K viewsCompletedAdded to Library 848 Times as puisi 12 bait
Show Reviews (15)
Read
+Library
Beta's Family
thor.. saking kamu irit bgt updatenya , aku sampe nanjak lg ngulang baca dr awal.. masih suka & exited. ramadhan bisa lah thor sekali update 5 bab gt... kalo pas adegan putri & putra mahkota jgn tiba² dipotong dong thor trs langsunh jump ke adegan lain , sangat disayangkan.
nanadvelyns
Dear, pembaca terkasih. Terima kasih banyak untuk yang masih setia menunggu penulis update 。⁠◕⁠‿⁠◕⁠。. Dukungan, perhatian, dan doa yang kalian tinggalkan di kolom komentar sangat berarti! Mulai hari ini novel akan update seperti biasa ya, karena alhamdulillah keadaanku sudah membaik:>. Love youuu
Read All Reviews
Suamiku, Sayangilah Aku!

Suamiku, Sayangilah Aku!

Di sisi lain, Jacob juga ikut merasa tegang sehingga bertanya, "Apa itu?" Benny melirik sekilas, lalu mengernyit sembari menyahut, "Ini sebuah puisi. Hujan turun di malam hari, entah berapa banyak bunga yang berguguran. Puisi ini kita pelajari saat SD, aku nggak ngerti kenapa dia menulisnya."
9.3857.1K viewsCompletedAdded to Library 30.0K Times as puisi 12 bait
Show Reviews (296)
Read
+Library
Widya Syari Putri
sudah tahu jalur ceritanya sampai anak² mereka TK, tp tetap menunggu versi di sini karena tata bahasa di sini enak untuk dibaca...berharap authornya update banyak bab perharinya supaya cepet² selesai dr part² yg membosankan
S.n
Saat Penny ketahuan Sienna, banyak komentar dan seru, sekarang saat Sienna ketahuan anak keluarga Shankar sepertinya biasa aja ya.... Tapi jadi ngebaca misterinya terungkap setiap kelipatan chapter 700an kayanya he... Sekarang juga kan chapter 1400an...
Read All Reviews
Legenda Tang Hu

Legenda Tang Hu

Tentunya jika dibandingkan dengan ribuan bait yang terdaftar, bait milik Tang Hu bisa disebut harta. Kebanyakan dari bait yang Nona Qiao Mu dapatkan, isinya hanya tentang sanjungan tentangnya dan keindahannya. Namun bait milik Tang Hu tidak mengandung sanjungan sedikitpun, itu benar - benar memperlihatkan nilainya. Nona Qiao Mu sendiri merasa, jika penulis bait tersebut sangat - sangat memahami tentangnya. Walaupun sulit mengakuinya, dia hanya bisa mengakui jika bait tersebut penuh dengan kejutan diantara ribuan bait.
9.1147.9K viewsCompletedAdded to Library 3.8K Times as puisi 12 bait
Read
+Library
Stetoskop Hati

Stetoskop Hati

“Betul sekali, terima kasih Melia dan Jensen.” Aku menerangkan sedikit materi tentang puisi dan memberikan contoh puisi dari penyair-penyair hebat di Indonesia, seperti Chairil Anwar, Khalil Gibran, dan Sapardi Djoko Damono. Mereka sangat antusias membacakan puisi-puisi yang aku tampilkan lewat layar proyektor. “Nah, sekarang kalian coba tulis puisi mau tentang ayah, ibu, atau keduanya. Waktunya tiga puluh menit. Nanti Kakak periksa hasilnya.”
9.815.5K viewsOngoingAdded to Library 325 Times as puisi 12 bait
Show Reviews (11)
Read
+Library
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Read All Reviews
MY SWEET(no) BRIDE

MY SWEET(no) BRIDE

Sekolah besar itu hening sebab semua murid sedang belajar. Hari ini jam pelajaran Biologi membuat Dafa harus mengajar dengan dampingan guru lain. "Anak-anak sudah mengerti dengan puisi?" Itu bu nonna yang dikenal dengan julukan penggoda. Bahkan dia terlalu gatal sampai ada guru laki-laki yang pindah karena ulahnya. "Mengerti bu,"jawab murid dengan serentak. "Baik. Jadi tugas kalian adalah membuat puisi dengan bait minimal lima." Kali ini Dafa yang menjelaskan membuat semua murid menggerutu pelan. Minimal lima dalam lima baris itu yang di maksud Dafa.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as puisi 12 bait
Read
+Library
MENJEMPUT CINTA DI UJUNG GELAM

MENJEMPUT CINTA DI UJUNG GELAM

NYANYIAN RINDU Kala Rasa ini Tak mampu kuungkapkan, Kala Rindu ini Tak mampu kuceritakan, Yang ada hanya bisu dan sembilu. Rindu ini, Bagai malam merindukan siang, Laksana bintang-bintang merindukan gugusan awan, Selaksa mentari merindukan hadirnya Rembulan, Yang ada hanya asa yang terangan. Berpuluh-puluh musim telah berganti
109.4K viewsCompletedAdded to Library 357 Times as puisi 12 bait
Show Reviews (10)
Read
+Library
Mita el Rahma
Semoga terhibur dan mendapatkan sesuatu yang terselip-selip dalam cerita setiap chapternya ... Jangan lupa tinggalkan jejak rate dan komen karena itu adalah vitamin buat author ... Tengkyu untuk semua reader kesayangan yang udah kasih support. Semoga Allah limpahkan kasih sayangNya pada kita ...
Rendra Lima
lanjutannya usahain ceritanya yang ringan aja..klo bs konflik nya sedikit aja..klo terlalu banyak dan muter2 bakal bosen juga hehe...so far msh ringan lah...masih bisa dinikmati sambil minum soklat hangat di Indomaret..wkwkwkwkwk...
Read All Reviews
Secangkir Kopi Untuk CEO

Secangkir Kopi Untuk CEO

Sagara duduk termenung di sebuah kafe sambil membaca selembar puisi di tangannya. Bait demi bait, ia baca. Puisi karya Pena Langit ini sebenarnya tidak terlalu buruk jika diperhatikan baik-baik. Meski pemilihan kata-katanya kaku. Namun apa yang ingin disampaikan dalam puisi ini cukup menarik. Tidak terlalu muluk-muluk. Namun sayangnya apa yang tertulis indah dalam puisi ini belum bisa tersampai ke telinga Anita karena ia buru-buru mengusirnya.
107.6K viewsOngoingAdded to Library 266 Times as puisi 12 bait
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status