Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Ia mulai memetik kecapinya dengan tempo yang lebih cepat, menciptakan ritme yang disebut The Pulse of Definition. "Kau bukan kehampaan!" teriak Nari ke arah kabut. "Kau adalah kanvas yang menunggu warna! Kau adalah keheningan yang menunggu lagu!" Nari mulai menyebutkan nama-nama: "Kau adalah Galaksi Harapan! Kau adalah Lautan Imajinasi! Kau adalah Benih Keajaiban!"
912 viewsOngoingAdded to Library 33 Times as puisi banda neira
Read
+Library
Aku Menikahinya Karena Ingin Balas Dendam

Aku Menikahinya Karena Ingin Balas Dendam

Ujar Nera “Pakai saja bajuku, baru selesai di laundry loh. Masih sangat harum loh, hihi.. kau sangat suka kan aroma baju yang baru saja di laundry. Apalagi bajuku, iyakan.” Nera menggoda Kekasihnya itu untuk membuatnya sedikit lebih tenang dan wajah Kezia pun terlihat tidak lagi marah dan ia terlihat sedang menahan senyum. Kezia yang malu-malu kucing pun memalingkan wajahnya. “Huaahh, pastinya wangi sekali dong.. hmm mana baju laundry nya masih di plastikin lagi. mmm aku buka ahh..” ejek Nera lagi.
104.6K viewsOngoingAdded to Library 125 Times as puisi banda neira
Read
+Library
Roh Dewa Perang

Roh Dewa Perang

Warna hitam kemerahan persis seperti mili Nira dulunya. “Arsa, Nira, Samara, Sahira. Sekali tepuk, empat lalat aku bunuh.” Sebuah senjata pisau tajam dibuat oleh Senandika dari batu neraka. Senjata itu telah selesai dan bentuknya kecil saja tapi runcing.
1028.8K viewsOngoingAdded to Library 864 Times as puisi banda neira
Read
+Library
Renjana dan Nestapa

Renjana dan Nestapa

Namun, langkah seorang Nenek menghentikan aksinya untuk membalas sindiran Lilis. Si nenek maju, mendekati Keukeu. Ia berlenggak-lenggok menunjukkan pesonanya bak seorang peragawati. Keukeu pun dibuat terheran-heran, sedangkan ibu-ibu tak kuasa menahan tawa. “Kenapa, Nek?” tanya Keukeu. “Emmm…. Nini…. mau…. daftar…. jadi…. foto model. Bisa, kan? Dulu waktu Sekolah Rakyat (setara SD) Nini sering berfoto sama orang-orang Belanda.”
2.1K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as puisi banda neira
Read
+Library
Sebening Senja

Sebening Senja

Namun, ia juga merindukan suasana kebersamaan di pondok Al Jabbar. "Iya, Ning Zil. Pasti saya datang. Salam buat Bu Nyai." Bening melengkungkan senyum seolah Ning Zil berada di hadapannya. "Oke, sip. Sampai ketemu tar sore, ya. Assalamualaikum." Ning Zil mengakhiri percakapan. "Waalaikum salam." Bening segera menyelipkan benda pipih itu ke dalam saku blazernya. Bergegas membereskan diri untuk berangkat ke bandara sesuai jadwal tugas hari ini.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as puisi banda neira
Read
+Library
Balada Cinta Sang Mandor

Balada Cinta Sang Mandor

ujar Rama dengan nada dingin. Tika terdiam sejenak sebelum menjawab dengan getir, "Oke, kalau itu mau kamu. Yang selama ini aku rasakan sebenarnya normal karena banyak perempuan yang merasakan hal yang sama." "Iya, kalian hanya bergerombol, menganggap persepsi kalian harus diterima hanya karena kalian tidak sendirian," tukas Rama menutup perdebatan.
300 viewsOngoingAdded to Library 10 Times as puisi banda neira
Read
+Library
SOPIR PRIBADIKU TERNYATA MILIARDER

SOPIR PRIBADIKU TERNYATA MILIARDER

Di pagi yang semakin cerah, Keira memutuskan untuk menulis sebuah puisi—kata-kata yang mengalir dari dalam hatinya, mencurahkan segala perasaan dan harapan. Ia menuliskan tentang malam-malam yang penuh keraguan, tentang cinta yang menantang segala rintangan, dan tentang janji yang terpatri dalam cincin di jarinya. Adrian membaca puisi itu dengan saksama, matanya lembab karena terharu. “Kata-katamu begitu indah, Keira. Mereka bercerita tentang keberanianmu dan tentang harapan yang kau miliki. Aku ingin selalu menjadi bagian dari setiap baitnya.”
104.2K viewsOngoingAdded to Library 130 Times as puisi banda neira
Read
+Library
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

Seiring lampu menyala, Kiara muncul dengan anggun seperti seekor angsa putih. Ayah terpaku memandangnya, matanya berbinar-binar penuh kekaguman. Tante Sandra pernah bilang ibuku juga seorang penari balet yang hebat. Aku juga sering membayangkan diriku berdiri di atas panggung. Akan tetapi, harapan itu dihancurkan oleh perkataan Ayah. Pada hari itu, dia menatapku dengan dingin dan berkata.
8.5K viewsCompletedAdded to Library 238 Times as puisi banda neira
Read
+Library
Mengejar Hati Cewek Dingin

Mengejar Hati Cewek Dingin

"Lo mau liat?" "Sini liat!" Lea menyusuri kertas dengan lukisan abstrak di tengahnya. Begitu banyak lomba yang diselenggarakan, tapi yang paling menyita perhatiannya adalah lomba band. "Ada band juga, bukannya kemarin ada yang ngusul ngundang band terkenal ya." Tentu saja Lea bermaksud menyindir Neta, cewek itu mendelik. "Iya, tapi hasil terbanyak lebih baik pake band sekolah, tapi kami masih nyari band mana aja yang bakal ikut, soalnya yang daftar baru satu."
2.7K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as puisi banda neira
Read
+Library
Stuck With Mr. Devil

Stuck With Mr. Devil

Tak menyangka kalau ternyata oknum yang berhasil memancing rasa penasarannya itu adalah Nevano Abraham, kakak kelasnya. Baru kali ini Zora mendengar Nevano bernyanyi secara langsung di depan kedua mata. Tak heran pemuda itu didapuk menjadi vokalis band sekolah mereka. Ternyata Nevano memang pandai bernyanyi. Suara baritone-nya sopan sekali masuk ke telinga, membuat Zora terhanyut tanpa sadar. I don't mind spending every day... Out on your corner in the pouring rain...
1018.0K viewsOngoingAdded to Library 540 Times as puisi banda neira
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status