Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pesona Sang Peri

Pesona Sang Peri

Arnor mesti berbuat sesuatu. Peri itu menenangkan pikirannya. Ia mengira-ngira ke mana pasukan itu dikerahkan. Negeri yang berada di arah yang sedang dituju pasukan itu hanya ada tiga. Pertama adalah negeri para pemburu. Malakora tidak mungkin menyerang negeri itu karena mereka dengan sukarela telah bergabung bersamanya. Kemudian, ada negeri para kurcaci yang menghuni gunung. Meski mereka melindungi negerinya dengan batu kokoh, tetap saja, kata Sofia dulu, mereka sudah berhasil dimusnahkan oleh Malakora. Jadi, yang tersisa hanyalah negeri terakhir, yaitu negerinya.
109.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 347 kali sebagai puisi banda neira
Baca
+Pustaka
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Bakat dan kerja kerasmu akhirnya terlihat olehnya, senang banget! Terlampir foto Nana dan Joses. Postingannya dipenuhi komentar pujian, [Nana hebat banget, sama seperti ibunya yang cantik!] [Joses tidak pernah menerima murid, gadis kecil ini pasti sangat genius, 'kan?] [Aku iri banget, hanya Wenny yang bisa melahirkan putri sehebat itu!] Semakin cerah senyum Nana di foto itu, semakin sedih Julian menangis.
17.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 395 kali sebagai puisi banda neira
Baca
+Pustaka
Balada Perawan Tua

Balada Perawan Tua

jawab Novia sambil berlalu, tidak lupa ia langsung melantunkan sebuah lagu yang belum pernah aku dengar. "Pak Bos emang secinta itu sama Kak San." Mayang menyuarakan pikirannya. Kulihat ia manggut-manggut dengan menempelkan pulpen di dagunya. "Nggak nyangka Kak San bisa bikin si bapak jadi super bucin." Aku menoyor kepala Mayang. "Ngawur!" "Ih mana ada ngawur! Ini itu adalah sebuah fakta!" seru Mayang.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai puisi banda neira
Baca
+Pustaka
Antara Kau, Aku & Papimu

Antara Kau, Aku & Papimu

Dan berakhir dengan mengerang, lalu melepaskan cairan kenikmatannya di kedua gunung kembar Tiara. **** Sementara itu, di kamar berbeda Erlangga pun sedang menikmati percintaan dengan Elena. Hanya saja saat ini pikiran Elena melayang jauh pada Herlambang yang kini sedang bertempur dengan istrinya. Hingga membuat Erlangga yang melakukan genjotan pada bagian kenikmatan secara terus menerus hanya beberapa kali mendengar desahan Elena. “Sayang..., Nggak enak yaa?” tanya Erlangga sedikit kecewa.
9.781.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai puisi banda neira
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Parikesit70
Terima Kasih untuk Pembaca Setia Parikesit70 yang udah ikut sampai ke sini.. Terharu... dan sulit utk diungkapkan dgn kata-kata. Apalah arti cerita ini tanpa dukungan dari kakak semua Love You All Sekebon yaa.........️...... ...️LOVE...LOVE...LOVE...️
Pepermints
duh baru bisa baca kak, kemaren sakit dan harus dikurangi hpnya .......padahal udah kangen bgt sama erlangga........ love love pokoknya.. maksih ya kak.. semangat terus nulisnya.. jangan lupa istrhat.. .........
Baca Semua Ulasan
Infinity Love (Bahasa Indonesia)

Infinity Love (Bahasa Indonesia)

Dengan anggunnya ia berbisik . "Kamu pasti akan berhenti tertawa, saat tahu bahwa aku adalah pemimpi yang keras kepala. Aku enggak akan ke mana-mana. Ke Singapura, Hawai, atau ke neraka sekalipun. Neira____ akan tetap di sini, di tengah keluarga Bagaskara. Aku akan mewujudkan semua mimpiku. Selamat mimpi buruk Tuan Naragra!" Neira mengakhiri ucapannya dengan melenggang cantik meninggalkan Agra yang masih terpaku. Pertempuran dua manusia ini akan segera dimulai.
9.916.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 638 kali sebagai puisi banda neira
Baca
+Pustaka
Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Tiba-tiba kapur itu kembali bergerak, menulis kalimat kedua: “INGATAN BUKAN MILIKMU.” Angin dingin berhembus, membawa aroma dupa basi bercampur darah. Lorong itu bergetar, dan dari dinding-dinding retak, keluar tangan-tangan hitam yang berusaha meraih tubuhnya. Jari-jari itu dingin, kasar, dan mencakar kulit Neira sampai memerah.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai puisi banda neira
Baca
+Pustaka
EGO

EGO

Mae Takataereseleros
"Iya... Maaf nyonya, cuma becanda." Sebuah konser anak jalanan, mengumpulkan beberapa pengunjung sore itu. Fikri meminjam sebuah gitar salah seorang pemusik. Ikut bernyanyi untuk menghibur diri hingga khalayak ramai ikut menyaksikan. Sekaligus berusaha mengalihkan perhatian Elzora agar tertuju kepadanya. Usaha kali ini sedikit berhasil, Elzora mendekati seorang pemain biola. Mereka bersuka ria bersama para penonton dan para anggota seniman jalanan. Melodi yang diciptakan oleh mereka teramat indah. Beberapa orang meminta beberapa lagu untuk dinyanyikan. Sebuah dawai dimainkan dengan piawai oleh dua sejoli itu. Sebuah lagu romantis ciptaan Banda Neira dilantunkan begitu serasi dengan suasana s
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai puisi banda neira
Baca
+Pustaka
Ning Bidadari yang Dilamar 99 kali

Ning Bidadari yang Dilamar 99 kali

Yang patah tumbuh, yang hilang berganti Yang hancur lebur akan terobati Yang sia-sia akan jadi makna.. Entah sudah berapa kali aku replay lagu berjudul 'Yang patah tumbuh, yang hilang berganti' dari salah satu band indie bernama Banda Neira.
1014.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 321 kali sebagai puisi banda neira
Tampilkan Ulasan (12)
Baca
+Pustaka
fanni nidda
Nggak pernah bosen baca cerita dari Bani Ahmad, paling favorit cerita gus nazril dan anak2nya. Pertama penasaran banget sama kisah kafa & biya sampai di bela2in beli ebooknya, terus beli novel gus dokterku, yang di baca berulang2 cerita master jenggala (masyaallah seru)
Eka Defy
subhanallah kak.... sungguh crta2mu itu bikin aku kepengen nyantri kak,bnr2 hbs bca crta tu rasanya makin cinta Al-Qur'an dan semakin cinta sm Alloh dan rasulnya ... trimakasih kak buat smua manfaat dr crt2 yg kakak buat
Baca Semua Ulasan
Trapped By The Devil

Trapped By The Devil

Oh astaga, tawa gadis berparas cantik itu nyaris meledak. "Apa hari ini ada yang istimewa?" tanya Rahee. Bimo menyodorkan ponselnya yang sedang memutarkan video musik sebuah band. Band tersebut mengenakan riasan yang menyerupai konsep monster. Kenapa menyeramkan sekali? "Band ini hebat, kan?" "Mereka siapa?" mata Rahee menyipit pada layar ponsel, penasaran. "Mereka adalah HEXID! Band paling populer di Indonesia! Oh, tidak, tidak. Aku yakin mereka juga terkenal di luar negeri."
108.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 347 kali sebagai puisi banda neira
Baca
+Pustaka
Ujung Senja

Ujung Senja

“Kemana perginya hati. Kemana hilangnya rasa. Engkau kan menghilang diri, Sayang, untuk insan yang kau puja. Kutakkan berkecil hati. Kutakkan rasa kecewa. Walaupun perih pilu di hati. Kau kuiring senyum mesra. Ingatlah, kau, duhai Jelita, hati ini untukmu saja. Dhai kasih, sanjungan kalbu, engkau pergi tanpa relaku. Hatiku kau curi kini, kau bawa pergi bersama. Kering kini taman sanubari, tiada lagi senyum indah.”
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 302 kali sebagai puisi banda neira
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status