Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Altair dan Sepasang Matahari

Altair dan Sepasang Matahari

Kata-kata Ifa membuatnya teringat kembali pada mamanya. ”Ibu saya adalah orang pertama yang mengajari saya tentang hidup. Ia adalah karang di tengah samudra kehidupan yang menegarkan saya ketika saya begitu rapuh. Ia adalah mata air yang tak habis-habisnya mengalirkan cinta di saat saya dahaga. Air mata kasih sayangnya menghujani padang hati saya yang kering kerontang oleh kerasnya kehidupan. Doanya adalah pengiring dan penjaga dalam tiap langkah saya.” Al menahan nafas. Darahnya berdesir, tak tahu kenapa. Ia hanya merasa sering terpukau mendengar puisi atau kata-kata seindah itu yang ditujukan pada seorang ibu.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai puisi buat ibu guru
Baca
+Pustaka
Sleep With My Enemy

Sleep With My Enemy

jawab Ciara beralasan lalu mengambil tumbler di tasnya. Tak lama kemudian guru Bahasa Indonesia pun memasuki kelas. Pak Sastra Wijaya menyapa murid-muridnya dengan ramah lalu berkata, "Subtema kita pagi ini adalah puisi kontemporer. Bapak akan memberi tugas untuk kalian, buat sebuah puisi modern boleh berima atau tak terikat rima sebanyak tiga bait. Silakan dikerjakan hingga 30 menit ke depan ya!" "Baik, Paak!" seru para murid kelas 10-A kompak.
9.818.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 492 kali sebagai puisi buat ibu guru
Tampilkan Ulasan (40)
Baca
+Pustaka
Dilla dilawan
seru yah ngeliat para besan ini kompak. apalagi kolab masak sampe2 masakan rumah makan padang pindah ke rumah mereka.... kadang kan kl besan2an ini suka saling ga mau kalah ya kan. duh mama nya igo bikin hati mama cia makin resahkan. yg udah kepikiran jd makin kepikiran. andai dia tau kl suaminya...
Kania Putri
bener banget urusan Steven mending serahkan sama igo kamu cuma duduk manis aja. eh ampun abis kelar makan full tenaga dia anuan astaga kentang amat sih mana udah bugil gitu lanjut gak ya??? tapi masih penasaran tega banget tuh Hartono menghiasi mama Wina kurang bersyukur kamu astaga, keplak juga nih
Baca Semua Ulasan
ISTRI PILIHAN TUAN BRAGA

ISTRI PILIHAN TUAN BRAGA

Puisi Braga "iih kak Bram ini kalau sudah buat puisi, pasti aku selalu bisa luluh, hmm ya sudah aku ingin membalas puisi kak Bram ya. "Memang tidak mudah menjadi yang kau inginkan, namun aku selalu pasrahkan hatiku, takdir yang akan menjawabnya, andaikan engkau tahum betapa aku sangat mencintaimu dan menyayangimu, jika aku bukan jalanmu, aku akan berhenti mengharapkanmu, namun jika aku memang tercipta untukmu, aku akan memilikimu"Puisi Gaby
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai puisi buat ibu guru
Tampilkan Ulasan (13)
Baca
+Pustaka
gunawan satura
Hmm....kisah yang belum pernah ada, Semoga Gaby segera menyadari kalau Braga adalah Bram seorang hero masa kecilnYa dulu. Sudah tidak sabar melihat mereka bersatu. Di tunggu Thor kelanjutannya, Dan untuk Rachel dan tante Lidia semoga mereka dapat ganjaran yang setimpal....
Issabella Glown
Sumpah Aku gemes baca ceritanya, Gaby lelaki yang selama ini kamu tunggu sudah di depan mata itu, kalau jadi aku pasti akan bisa mengenali walau dia menyamar sekalipun, lanjutkan Thor jangan lama - lama, dan buat Rachel.. biarin saja dia kena hukuman......
Baca Semua Ulasan
Dia Ibumu Bukan Pembantumu

Dia Ibumu Bukan Pembantumu

celetuknya. "Menurut saya sih, sebaiknya bu Citra ini gak usah jadi guru ngaji lagi. Kalau gak bisa jagain dan didik anak-anaknya. Masa iya, anaknya sendiri berani bunuh suaminya kemarin-kemarin anaknya, kan? Sekarang----" "Sudah cukup, Bu-Ibu! Hentikan celotehan ini, baiknya kalian pergi saja dari sini!" usirku seraya menatap mereka tanpa berkedip.
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai puisi buat ibu guru
Baca
+Pustaka
Aira's

Aira's

batin ibu bergumam bersama tatapan mematikan yang tak diketahui anak didiknya. Ibu kembali memandang kelas yang hening lantas memejamkan matanya sejenak sembari mengembuskan napas panjang untuk menetralkan perasaannya. "Oke! Karena ibu ada urusan sedikit jadi ibu mau kasih kalian sepuluh soal aja tentang apa itu Atom," ujar ibu seraya berjalan ke arah bor dan menuliskan setiap kalimat yang akan ia jadikan pertanyaan.
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 428 kali sebagai puisi buat ibu guru
Baca
+Pustaka
Perfect Love

Perfect Love

sahut Jeremi denga suara lantang. "Kalian memang siswa pemalas. Ya sudah, kita akhiri pertemuan Ini. Kalian, Jeremi dan Diyo, besok jangan masuk pelajaran Ibu lagi, kalau kalian masih bermalas-malasan," ujar Ibu guru itu agak kesal. "Ibu, jangan marah-marah dulu. Kami 'kan sebentar lagi akan lulus," jawab Jeremi menggoda Ibu guru cantik itu.
1010.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 336 kali sebagai puisi buat ibu guru
Baca
+Pustaka
Segalanya untukmu ibu

Segalanya untukmu ibu

"KENAPA KALIAN SEMUA DIEM? ZAHRA TANYA EMANGNYA KENAPA KALAU ZAHRA ANAK HARAM?! Zahra diam sejenak, lalu menggenggam tangan ibunya dengan sayang. Sudah berkali-kali Zahra menahan air matanya agar tidak keluar, sudah berkali-kali ia menghapus air matanya, apalagi dihadapan ibunya sendiri. Zahra memang tidak mau menunjukkan rasa kesedihannya pada ibunya. Tapi kali ini, ia benar-benar sakit hati atas ejekan mereka, sehingga ia menangis di depan ibunya sendiri. "Kalian boleh hina Zahra, tapi jangan ibu Zahra! hiks...." Zahra diam sejenak, ia melihat ibunya yang sedang joget-joget tidak jelas. "Walaupun ibu Zahra udah gak waras, tapi Zahra tetep sayang. Karena apa? KARENA IBU ZAHRA UDAH NGELAHIRI
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai puisi buat ibu guru
Baca
+Pustaka
Pernikahan tidak selalu indah

Pernikahan tidak selalu indah

Guru yang sejak tadi diam langsung berkata, "Kamu perkenalkan diri kamu kepada teman-teman yang ada di kelas ini" Guru yang mengajar mereka hari ini adalah ibu Mia, dia wanita yang masih cukup muda masih umur 25, dia baru saja lulus dari kuliyahnya dan langsung mengajar di kelas ini dan dia yang mengajarkan pelajaran seni budaya, dia menggunakan baju atasan lengan panjang berwarna coklat dengan celana panjang yang menutupi kaki putih panjanganya dan rambut yang pendek sebahu, dan dengan kacamata yang terbingkai dengan indah di matanya dan dengan wajah biasa tidak cantik dan juga tidak jelek, dia membawa buku seni budaya di tangannya dan masih dia gengngam, terlihat seperti guru biasa, walapu
1016.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 385 kali sebagai puisi buat ibu guru
Baca
+Pustaka
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

Mengapa kau mengalir pergi Kala ucap terpatri di hati Akankah kau buktikan kau benci dirimu sendiri Kau tolak empat mata Namun, kau suka main mata Nan, bolak balikkan kata Laksana bunga tidur yang terasa Pijar yang ku cari Bukan kata manis yang kau beri Nostalgia yang ku rasa Apa kau merasa hal yang sama? Iblis kejam... Lihat tanda tanya ini Bisakah kita menjadi sahabat? Atau Berteman hingga akhir hayat? Nan, maaf kutelusupkan kau dalam puisi ini 26-04-2018 “Siapa yang menulis puisi ini? Tidak ada penulisnya” ucap Arka “Mungkin di kotak tadi ada sesuatu yang lain” lanjut Arka sambil turun dari kasurnya mengambil kotak yang dia banting tadi
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai puisi buat ibu guru
Baca
+Pustaka
Hasrat Terlarang Seorang Tutor

Hasrat Terlarang Seorang Tutor

Setelah ini, mana mungkin aku pantas menjadi teladan sebagai seorang guru? Aku menggigit bibirku, dibalut oleh rasa malu dan kenikmatan yang tidak bisa dijelaskan. “Citra, dengarkan penjelasan Ibu Guru, ya?” ucapku panik. Namun belum sempat aku menjelaskan, Citra sudah menuangkan aku segelas air, kemudian berkata, “Ibu Guru, pasti Ibu terlalu lelah mengajar, sampai pakaian Ibu basah oleh keringat. Bagaimana kalau kita istirahat sebentar?”
11.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 231 kali sebagai puisi buat ibu guru
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status