Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bangkitnya Kekuatan Luar Biasa Sang Karyawan Magang

Bangkitnya Kekuatan Luar Biasa Sang Karyawan Magang

Dan Ilmarë pun mulai menjawabnya dengan nyanyian kuno Nimfa, yang bisa mengguncang langit dan membuka lorong ke dimensi kesadaran. Satu malam, di bawah hujan bintang merah, sang Penulis Abadi menuliskan satu kalimat panjang. Kalimat itu tidak mengambang seperti biasanya. Ia menancap di batu, membelah tanah. “Jika pena ini kugunakan untuk menulis cinta, dunia akan pecah jadi dua: Yang mempercayai harapan, dan yang mempercayai kehancuran.”
101.3K viewsCompletedAdded to Library 48 Times as puisi dukamu abadi
Read
+Library
MENDADAK JADI PEMBANTU KESAYANGAN TUAN MAFIA

MENDADAK JADI PEMBANTU KESAYANGAN TUAN MAFIA

aku ingin mencintaimu dengan sederhana; dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu aku ingin mencintaimu dengan sederhana; dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada David tahu itu adalah salah satu puisi milik Djoko Damono yang terkenal. Puisi yang diberikan untuk menyatakan rasa cinta dalam diam pada orang yang disukai. David meremas foto itu. Dadanya panas, mulai terbakar cemburu. Walau tahu bahwa itu adalah masa lalu.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 162 Times as puisi dukamu abadi
Read
+Library
Cinta Semu yang Kukira Abadi

Cinta Semu yang Kukira Abadi

Pupil matanya menyempit, jantungnya berdegup keras. Dia mengangkat tangannya, menunjuk ke arah kalung yang tergantung di belakang meja, lalu bertanya dengan suara bergetar, "Itu ... apa?" Petugas menoleh dan menjawab, "Oh, itu produk baru kami, kalung abu kremasi. Kalau seseorang nggak ingin berpisah dari orang yang dicintai, abunya bisa dimasukkan ke dalam sana dan dibawa ke mana-mana."
61.4K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as puisi dukamu abadi
Read
+Library
BUNGA ABADI

BUNGA ABADI

Bisma tertawa menyeringai. "Apa maksud ucapannya?" batin Lingga dan melirik buku yang dibaca oleh Bisma. Yang abadi hanyalah nama sebuah bunga. Dengan bunga abadi itu engkau melepas genggaman tanganku dan terjun bersama dengan cintamu. "Buku apa yang kamu baca?" "Ini buku yang sama seperti dulu, bukunya Romo" jawab Bisma lalu menutup bukunya tersebut.
107.9K viewsCompletedAdded to Library 229 Times as puisi dukamu abadi
Read
+Library
Cinta di Balik Singgasana

Cinta di Balik Singgasana

“Aku lindungimu, dan aku kembali hidup atau mati.” Mereka duduk dalam diam. Suara air kolam dan cicit burung terdengar.Angin membawa aroma kenanga, seolah memperlambat waktu. Dunia terasa damai, tetapi badai Majapahit mengintai. Malam itu, di bilik sederhana Raka, ia duduk di tepi ranjang kayu. Puisi Dyah terbentang di tangannya.Cahaya lampu minyak menerangi wajahnya yang letih. Luka di lengannya perih di bawah balutan kain.Pedangnya bersandar di sudut. Kilatnya mengingatkan tugas yang menanti. Jimat biru di samping puisi, penuh makna.Ketukan pelan terdengar di pintu. Raka bangkit, meraih belati.
874 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as puisi dukamu abadi
Read
+Library
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

Haidar chat kasih puisi: Wanitaku, Sayang! Rahim yang Kugali Kini Telah Tertali Aduan Nafsu Menganga Doa dan Cinta pun Berbunga Tubuh yang Kuraba Kini Hangatnya Mengaba Tersingkir dari Angin Membunuh Gemuruh Dingin Qobiltu yang Menjadi Janji Kini Telah Kuhempas dari Ruji Menjemput Pagi
105.0K viewsCompletedAdded to Library 114 Times as puisi dukamu abadi
Show Reviews (45)
Read
+Library
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Read All Reviews
Pak Dosen Jangan Nakal, Ah!

Pak Dosen Jangan Nakal, Ah!

Takkan selamanya tanganku mendekapmu Takkan selamanya raga ini menjagamu Seperti alunan detak jantungku Tak bertahan melawan waktu Dan semua keindahan yang memudar Atau cinta yang telah hilang Tak ada yang abadi Tak ada yang abadi Tak ada yang abadi Tak ada yang abadi Biarkan aku bernafas sejenak Sebelum hilang Takkan selamanya tanganku mendekapmu Takkan selamanya raga ini menjagamu Jiwa yang lama segera pergi Bersiaplah para pengganti Tak ada yang abadi Tak ada yang abadi Tak ada yang abadi Tak ada yang abadi Tak ada yang abadi Tak ada yang abadi Tak ada yang abadi Tak ada yang abadi Ranti menyanyikan lagu itu dengan nada sedih. Terlihat menghayati dan menjiwai.
108.9K viewsOngoingAdded to Library 354 Times as puisi dukamu abadi
Read
+Library
SURGA YANG DIHADIRKAN

SURGA YANG DIHADIRKAN

832) Surat ad-Dukhan ayat 51-54 "Sesungguhnya orang-orang bertakwa berada dalam tempat yang aman, (yaitu) di dalam taman-taman dan mata air-mata air. Mereka memakai sutra yang halus dan sutra yang tebal, (duduk) berhadap-hadapan, demikianlah. Dan Kami nikahkan mereka dengan bidadari-bidadari." (ad-Dukhan: 51-54) Wanita yang berparas jelita dengan kecantikan yang luar biasa sempurna, dengan mata-mata mereka yang jeli, lebar, dan berbinar. (Taisir al-Karimir Rahman, hlm. 775)"
109.9K viewsOngoingAdded to Library 355 Times as puisi dukamu abadi
Read
+Library
Legenda Dewa Cahaya

Legenda Dewa Cahaya

tanya Bara sedikit mendesak. Lu Xie hanya menghela napas lalu dia pun menjawab pertanyaan pemuda tersebut. "Kakak Sukma Geni menginginkan bagi siapapun yang ingin melamarnya agar membawakan padanya Api Abadi yang hanya dimiliki oleh satu makhluk di seluruh dunia ini..." kata Lu Xie membuat kedua mata Bara Sena seketika membesar. "Api Abadi...? Maksudmu, Sukma Geni menginginkan api milik Raja Dewa Yama...!? Pemilik Neraka 4 Dunia...Gila! Itu hal yang mustahil!" seru Bara tanpa sadar.
1076.4K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as puisi dukamu abadi
Read
+Library
Legenda Lima Pendekar dan Seekor Naga

Legenda Lima Pendekar dan Seekor Naga

Al kisah di Dunia Abadi. Tanah Leluhur, terdapat sebuah Gunung bernama Gunung Padang. Di Gunung ini merupakan tempat para Abadi tinggal. Mereka tinggal selama 1500 tahun. Wijaya kusumah seorang Abadi yang bersemayam di Gunung Padang. Dia menetap disana setelah perang besar Alam semesta pertama di Lembah Naga Armagedon.
104.1K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as puisi dukamu abadi
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status