Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Gadis Kecil Di Kamar Hotel

Gadis Kecil Di Kamar Hotel

Rindu dan kesepian menikam yang meraja lima belas tahun belakangan dan seperti tak berujung, mulai berganti musim-musim harap akan sesuatu yang lebih hangat dan berwarna. Masa depan mungkin tak akan baik-baik saja, Delia, karena begitulah lakon kehidupan, kadang mesti dihajar pahitnya kenyataan. Namun akan ada asa demi asa yang wajib disemai demi menyulut energi menjemput impian esok hari. Senyummu telah mengoyak janji setia pada cinta yang telah bersemayam di tempat peristirahatan.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as puisi harapan masa depan
Read
+Library
Kembalinya Sang Dewa Pedang

Kembalinya Sang Dewa Pedang

Dengan lantang dia berpuisi meski suaranya hilang terbawa angin dan hujan salju. "Siapa peduli dengan waktu? Kemarin, hari ini, atau besok—semuanya akan menjadi masa lalu. Biarkan semuanya berlalu. Tak ada yang perlu disesali, tak ada yang perlu ditangisi. Mari kita terus berjalan di jalan yang terbentang di depan. Apakah itu jalan lebar yang ramai atau jalan setapak yang sunyi, kita harus terus melangkah hingga tiba di ujung."
9.527.4K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as puisi harapan masa depan
Show Reviews (15)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Yzuki_
hai... ceritamu bagus! mungkin kah kamu juga tertarik dengan ceritaku? mungkin sedikit berbeda dari yang lain. cerita fantasi lokal di dunia modern. tokoh utamanya anak SMA kembar cewek cowok. semoga kamu tertarik, terimakasih
Read All Reviews
Istri yang Tak Kau Harapkan

Istri yang Tak Kau Harapkan

“Thank you for everything, ya, Ta. I owe you a lot. Aku beruntung Kai ketemu perempuan secantik dan sebaik kamu. Mungkin emang udah takdirnya, aku dan Kai nggak bersama. “We’re not meant to each other. Kayak… selama ini kami dipertemukan hanya untuk memilih jalan masing-masing. Untuk meyakinkan satu sama lain bahwa masa depan kami ternyata nggak ada. “Masa depan dia adalah kamu. Dan masa depanku bukan dia.” “Cessa….”
105.3K viewsOngoingAdded to Library 169 Times as puisi harapan masa depan
Read
+Library
HOW BAD DO YOU WANT ME?

HOW BAD DO YOU WANT ME?

Sesuai dengan harapan terbaik hati. Karena masa depan berhak mendapatkan cahaya terang seperti lampion yang terbang melalang buana entah kemana. Hanya mengikuti jalan yang telah takdir persiapkan. Dan takdir bisa berubah jikalau kita memiliki keinginan kuat dan usaha besar dalam mengubahnya. Karena masa depan adalah hasil dari usaha di masa lalu.
102.0K viewsCompletedAdded to Library 50 Times as puisi harapan masa depan
Read
+Library
TERPAKSA MENIKAH dengan CEO TEMPERAMEN

TERPAKSA MENIKAH dengan CEO TEMPERAMEN

“Menurutmu ... masa lalu bisa benar-benar hilang, nggak?” Mas Very tertawa kecil dan menggenggam tanganku. “Masa lalu itu kayak bayangan, Na. Kadang terlihat, kadang nggak. Tapi selama kita fokus ke masa depan, bayangan itu nggak akan bisa menyakiti kita.” Aku ingin percaya pada kata-katanya. Namun, firasatku berkata lain. Ada sesuatu yang menunggu di balik semua kebahagiaan ini, dan aku hanya bisa berharap aku siap saat waktunya tiba.
102.4K viewsCompletedAdded to Library 68 Times as puisi harapan masa depan
Read
+Library
TAKHTA BAYANGAN

TAKHTA BAYANGAN

“Aku ingin kita merencanakan masa depan. Bukan hanya sebagai pelarian, atau sesuatu yang kita buat berdasarkan rasa takut. Tapi sebagai sesuatu yang nyata. Aku ingin kita benar-benar menikmati hidup ini bersama.” Kata-kata itu meluncur dari mulutnya dengan begitu lembut, namun Ayra merasakan dampaknya begitu besar. Setiap kata yang keluar dari bibir Dante membawa serta harapan yang besar, dan Ayra merasa jantungnya berdegup lebih cepat. “Aku juga ingin itu, Dante,” jawab Ayra dengan keyakinan. “Kita berdua sudah melalui terlalu banyak, dan kita layak untuk merasakan kedamaian ini. Masa depan kita, itu milik kita untuk ditentukan.”
101.6K viewsCompletedAdded to Library 63 Times as puisi harapan masa depan
Read
+Library
Kebahagiaan Menanti

Kebahagiaan Menanti

Zayn merintih kesakitan sambil merengek, "Istri dan ibu tiriku nggak bisa diandalkan. Hanya ibu yang menyayangiku. Maafkan aku, Bu. Aku menyesal. Kumohon, bantulah aku dan Jihan. Kami sudah nggak punya yang lagi." Aku tidak berkomentar apa pun, lalu menutup telepon. Arya, Kevin, dan Laura memanggilku. Hari ini adalah perayaan ulang tahunku ke-58. Mereka mengucapkan selamat ulang tahun dan berharap aku selalu merasa bahagia. Ya, aku akan bahagia.
5.7K viewsCompletedAdded to Library 159 Times as puisi harapan masa depan
Read
+Library
Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Anya berbagi bahwa ia menemukan harapan dalam dirinya sendiri: “Aku dulu takut aku tidak akan pernah merasa utuh tanpa Rio. Tapi sekarang aku tahu, aku punya ruang di hatiku untuk harapan baru.” 15.00 – Sesi Visualisasi: “Membangun Masa Depan” Prof. Mahendra mengajak peserta memvisualisasikan masa depan yang mereka inginkan. “Bayangkan hidupmu lima tahun dari sekarang. Apa yang kamu rasakan? Apa yang kamu lakukan?” Anya memejamkan mata. Ia melihat dirinya tersenyum, memimpin kelas meditasi, dan memiliki taman kecil penuh bunga.
102.1K viewsCompletedAdded to Library 83 Times as puisi harapan masa depan
Read
+Library
Setelah Kamu Pilih Dia

Setelah Kamu Pilih Dia

Isinya adalah puisi yang ia tulis sendiri. “Kau bukan datang dari rencana, tapi dari harapan yang tumbuh di luka. Kau bukan jawaban dari tanya, tapi pelukan yang menenangkan semua gundah.” “Kau akan kami panggil dengan nama, Tapi cintamu akan hidup bahkan sebelum suara pertamamu terdengar.” Dinda menahan air mata. Ia menggenggam tangan Rayhan erat-erat. “Kita udah siap, ya?”
88.4K viewsOngoingAdded to Library 192 Times as puisi harapan masa depan
Read
+Library
Harapan Anak Menggantikan Aku

Harapan Anak Menggantikan Aku

"Sekarang kamu sudah bebas, mengapa nggak melanjutkan impian masa mudamu lagi?" "Kalau begitu, bukankah pilihan terbaik adalah ikut denganku pergi ke Pelados untuk belajar lebih lanjut?" Betul, kata-kata Niel membuatku sedikit tergiur. Peragaan busana, Pelova. Kata-kata yang sulit digapai ini dulu pernah begitu dekat denganku. Namun setelah aku menikah, aku menunda impianku tanpa batas waktu.
5.2K viewsCompletedAdded to Library 171 Times as puisi harapan masa depan
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status