Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sakit Sesaat Demi Kebahagian Masa Depan

Sakit Sesaat Demi Kebahagian Masa Depan

"Manusia harus terus maju. Aku nggak ingin seperti Ruha, terus terpenjara dalam kenangan masa lalu." "Aku mencintaimu, sangat mencintaimu. Mungkin cinta kita nggak bersamaan waktunya dan aku menyadarinya terlambat. Tapi, aku nggak menyesal. Aku berutang terlalu banyak padamu, bahkan mungkin nggak pernah bisa lunas di kehidupan ini." "Tapi setelah semua ini, hatiku sedikit lebih lega. Jadi, kamu nggak perlu merasa bersalah, apalagi menyesal. Luna, hiduplah dengan bahagia ...."
7.1K viewsCompletedAdded to Library 191 Times as puisi harapan masa depan
Read
+Library
Tak Lagi Berharap

Tak Lagi Berharap

Gimana kamu bisa tahu? [Kalau begitu, kenapa kamu bilang aku akan mengkhianatimu?] Rendra tidak menulis, tetapi aku tahu dia pasti sedang bergumam, 'Aku begitu mencintaimu, mana mungkin aku akan mengkhianatimu?' Aku bisa membayangkan raut wajah Rendra di usia tujuh belas yang terkejut, bingung, dan tidak percaya. [Aku tahu semua ini karena dirimu di masa depan sudah menceritakan semuanya. Kamu yang berusia tiga puluh tahun juga bilang kamu menyesal sudah melakukan semua ini.]
5.6K viewsCompletedAdded to Library 155 Times as puisi harapan masa depan
Read
+Library
Permaisuri yang Diabaikan

Permaisuri yang Diabaikan

'Ya, kau benar, Allendis.' Kenyataan tempatku berada berbeda dari masa lalu. Tidak akan mudah, tetapi aku tidak akan terjebak di masa lalu lagi karena masa laluku tidak akan pernah kembali. Aku memimpikan masa depan, dan aku menemukan sedikit harapan bahwa aku bisa mengubah nasibku.
63.8K viewsOngoingAdded to Library 133 Times as puisi harapan masa depan
Read
+Library
Merenungi Masa Lalu di Bawah Mentari Senja

Merenungi Masa Lalu di Bawah Mentari Senja

"Apa anak itu milikku atau bukan, sekarang sudah nggak penting lagi. Karena dia nggak akan punya kesempatan untuk lahir. Sylvaria, kamu merencanakan begitu banyak hal dengan penuh perhitungan, bukankah hanya ingin naik posisi?" "Biar kamu tahu, aku nggak akan memberi kamu kesempatan lagi untuk menyakiti Rina!" Sylvaria mengira dengan memiliki anak, dia akan mempunyai harapan untuk menarik kembali hati Vandero. Tidak disangka anak itu justru menjadi pukulan terakhir yang membuatnya kehilangan harapan. Sylvaria mundur sambil secara refleks melindungi perutnya. "Jangan, jangan ...."
7.7K viewsCompletedAdded to Library 294 Times as puisi harapan masa depan
Read
+Library
SOPIR PRIBADIKU TERNYATA MILIARDER

SOPIR PRIBADIKU TERNYATA MILIARDER

Ia tersenyum, merasa bahwa setiap sudut kota kini mencerminkan semangat baru—sebuah era di mana kebenaran tidak lagi ditutupi, dan di mana harapan tumbuh di setiap hati. Kembali ke ruang rapat, Keira membuka buku hariannya dan menuliskan baris baru: "Hari ini, aku menyaksikan bahwa masa depan adalah milik mereka yang berani bermimpi dan bertindak. Di setiap langkah yang kita ambil, terukir harapan yang tak pernah padam, dan dalam setiap senyum yang tercipta," "terdapat janji bahwa keadilan akan terus hidup. Kita telah menyalakan cahaya yang akan menerangi dunia, dan aku bersyukur karena kita melangkah bersama dalam kebenaran."
104.2K viewsOngoingAdded to Library 135 Times as puisi harapan masa depan
Read
+Library
My Sweet Bodyguard

My Sweet Bodyguard

Mungkin kita tidak bisa merubah masa lalu, tapi kita masih punya kesempatan untuk merubah masa depan. -Reyana- Masa lalu biarlah masa lalu Jangan kau ungkit jangan ingatkan aku Masa lalu biarlah masa lalu Sungguh hatiku tetap cemburu. Tarik sis ... semongko!!!
1099.6K viewsCompletedAdded to Library 3.5K Times as puisi harapan masa depan
Show Reviews (28)
Read
+Library
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Geronimo Noob
Eps nya pas, Ceritanya juga engga terlalu berbelit-belit, banyakin nulis yang eps pendek kek gini lagi dong author, daripada eps ribuan tapi berbelit-belit, semangat author, ditunggu cerita lainnya lagi :)
Read All Reviews
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Senja menulis dengan hati yang penuh cinta, membiarkan perasaannya mengalir bebas di atas kertas. Puisi itu tidak hanya menjadi ungkapan cinta, tetapi juga sebuah harapan. Harapan bahwa apa yang dia rasakan tidaklah sia-sia, bahwa mungkin saja Langit juga merasakan hal yang sama. Senja menulis dengan harapan bahwa suatu hari nanti, Langit akan membaca puisi ini dan memahami betapa dalam perasaannya. Cinta yang Tumbuh di Senja Di bawah langit senja, Ku temukan dirimu, tak terduga.
3.1K viewsCompletedAdded to Library 62 Times as puisi harapan masa depan
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

dengan "Masa Depan yang Hancur" Ia mengirimkan pesan cinta dan harapan kepada dirinya sendiri di masa depan. "Kau tidak sendirian! Kami di sini untuk membantumu!" Seketika, bayangan-bayangan masa depan yang tadinya menakutkan berubah menjadi cahaya yang menguatkan. Nara masa depan muncul kembali, tapi kali ini ia tidak hancur. Ia tampak sangat kuat. "Terima kasih, Nara masa lalu," kata Nara masa depan.
916 viewsOngoingAdded to Library 35 Times as puisi harapan masa depan
Read
+Library
Menunggu Bulan

Menunggu Bulan

*** Puisi Kerinduan *** Kurangkai sebait puisi sederhana Tempatku menuangkan segala asa Kupersembahkan khusus untukmu Wahai ... sang pemilik rindu Di sini ku terdiam Terbelenggu tabir hitam Entah kapan engkau datang Membawa secercah harapan Wahai ... sang Bayu Cukuplah engkau bersamaku Mendengarkan nyanyian pilu Dari jiwa yang terpaku Walau lelah Walau payah
2.9K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as puisi harapan masa depan
Read
+Library
Segala Harapan dan Kerinduan Hanyalah Kehampaan

Segala Harapan dan Kerinduan Hanyalah Kehampaan

"Nyonya, kami nggak berani melanggar perintah Tuan. Tolong, lakukanlah." Adeline pun mulai bersujud. Satu kali. Dua kali. Tiga kali .... Dia menganggapnya sebagai doa untuk anaknya yang telah meninggal. Semoga di kehidupan berikutnya, putrinya bisa terlahir dalam keluarga yang baik. Jangan lagi memiliki ibu seperti dirinya, seorang ibu yang bahkan tidak mampu melindunginya. "Lima puluh enam ... lima puluh tujuh ...."
2.5K viewsCompletedAdded to Library 85 Times as puisi harapan masa depan
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status