Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PERNIKAHAN DADAKAN DENGAN MANTAN

PERNIKAHAN DADAKAN DENGAN MANTAN

Karuna terdiam dengan manik yang mengerjap pelan. Baginya, Jakarta adalah Rajendra. “Jakarta itu tempat saya belajar jadi lebih dewasa,” jawabnya kemudian. Pratama meliriknya lagi, tetapi tak ada percakapan lain selain maniknya yang memandang berubahnya sorot milik Karuna.
9.85.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai puisi kepada jakarta
Baca
+Pustaka
Munajat Perawan Tua

Munajat Perawan Tua

ucap Bu Chandra terlihat cemas membuatku meraih jemarinya. "Saya pakai uang pribadi, Bu. Lagipula tidak ada aturan yang menyatakan kita tidak boleh naik bis. Kota Jakarta memiliki pencemaran udara paling tinggi di Indonesia. Apa saya akan membiarkan anggota saya terkena ISPA? Itu bukan hal yang benar, bukan. Mari masuk, Bu,"ajakku tenang.
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai puisi kepada jakarta
Baca
+Pustaka
Identity ( Indonesia )

Identity ( Indonesia )

Enjoy Reading *** Jakarta, Ibu Kota Indonesia. Tempat ribuan orang menggantungkan nasibnya, tempat orang menggapai cita- citanya sekaligus tempat orang kehilangan harapannya. Jakarta, di sinilah aku tinggal sekarang, bersama dengan ke- empat adikku dan Emak. 6 orang dalam satu kontrakan dengan 3 ruangan, satu ruang untuk tidur, satu ruang untuk dapur dan satu lagi kamar mandi.
9.915.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 552 kali sebagai puisi kepada jakarta
Baca
+Pustaka
Ahli Waris

Ahli Waris

Aku tidak menghiraukannya saja. “Cinta, ada apa di Jakarta?” tanyaku memastikan. “Buka pesanku!” bentaknya dan menutup ponsel. “Nikah siri!” “Opo maneh iki?!”
9.7418.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.5K kali sebagai puisi kepada jakarta
Tampilkan Ulasan (125)
Baca
+Pustaka
Esi Apresia
Hai semua makasih yang sudah menunggu Mas Agus. Mulai besuk akan up setiap hari dua bab yaaaa. Selamat membaca dengan kisah perjuangan Agus dan Cinta dalam melahirkan ahli waris dan semua masalah rumitnya.
Adista Tanuwijaya
ada novel cetaknya gk kak?mahal kl baca disini tiap bab tuker koin tiap bab tuker koin,buat yg gemar baca tp bnyk duit mungkin gk masalah tp buat yg gemar baca tp kekurangan gimana?bisa baca gk bisa mkn ini mah.
Baca Semua Ulasan
Bukan Selera Tuan Muda

Bukan Selera Tuan Muda

ujar Kiki. "Pokoknya lo enggak boleh pergi ke kota loh habis ini. Minimal hindarin kota Jakarta dulu deh, didalem rumah aja terus. Ngerem. Ya kerja tetap sih, buat ngempanin perut tiap hari. Ngebawain ikan, itung-itung olahraga ye gak." ujar Putra. Kiki terkekeh. "Iya." Kiki tidak benar-benar ingin memberitahu keadaan dirinya saat ini, kalau saja Putra tahu jika dirinya sudah tidak berada di Purwakarta, ia pasti akan sangat kecewa.
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai puisi kepada jakarta
Baca
+Pustaka
Ditikam Cinta

Ditikam Cinta

Ujar Ika “Jika aku jadi dia mungkin sedikit cemas apa lagi kekasihnya jauh lebih muda darinya. Dan di Jakarta banyak pria pria tampan yang akan menggodamu.” Ujar Ika “Jika pemikirannya masih kekanak kanakan dia pasti akan memikirkan hal itu terhadapmu yang menjadi Pacarnya.” Ujar Ika
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai puisi kepada jakarta
Baca
+Pustaka
Teman Tapi Suami Istri

Teman Tapi Suami Istri

Laki-laki itu tetap fokus menyetir, hanya sesekali menoleh pada Sarah. “Jakarta terkenal dengan sejarahnya, dulu punya keinginan bisa mengunjungi tempat-tempat sejarah, kayak Kota Tua, Museum, Lubang buaya, Galeri Seni dan tempat-tempat lainnya, kalau bisa mengelilingi kota Jakarta,” ucap Sarah menampilkan senyum lebarnya. Ia bahkan terkekeh sendiri. Mana bisa, pikirnya. Rafi sangat menyukai seyum itu dan mulai serakah ingin terus bisa melihat senyum manis milik Sarah.
99.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 385 kali sebagai puisi kepada jakarta
Baca
+Pustaka
KALI KEDUA

KALI KEDUA

Ia tak sabar akan hal apa kiranya yang begitu penting ingin mereka bicarakan. Kota Jakarta disambut cerahnya mentari pagi ini. Cuaca cerah juga mampu meningkatkan gairah untuk semangat beraktivitas. Manusia terlihat melakukan runtunitas yang berulang dari hari ke hari dan tetap dijalani dengan senang hati. Kicauan burung juga mewarnai pagi, dikelilingi tiupan angin yang syahdu mengakibatkan daun beterbangan memadati jalanan. Kota Jakarta merupakan kota kelahiran Max. Banyak cerita yang tertulis di sini serta banyak rasa yang telah tercipta.
1047.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai puisi kepada jakarta
Baca
+Pustaka
Jin Qorin, Sang Kembaran Jiwa

Jin Qorin, Sang Kembaran Jiwa

Sahut Paramita dengan wajah kuatir. “Bibi, ini Jakarta. Kota metropolitan. Wajar banyak hal yang terjadi dengan beraneka ragam suku dan bangsa yang mendiaminya. Lama kelamaan orang akan melupakan apa yang terjadi disini. Di wilayah mana di Jakarta yang bersih dari tindak kejahatan? Bayu rasa tidak ada!” Kata Bayu lagi menghibur Bibinya. Paramita hanya terdiam dan merenung, tidak membalas perkataan Bayu.
9.315.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 338 kali sebagai puisi kepada jakarta
Baca
+Pustaka
Pendekar Semprul

Pendekar Semprul

“Jaka Warangan... kau baru membuka pintu pertama. Tapi di baliknya... tersimpan rahasia yang akan menghancurkan seluruh tanah Jawa.” Kemudian siluet itu lenyap, ditelan kabut malam. --- Di pendopo, Jaka masih terjaga. Ia menatap langit, lalu bergumam lirih: “Perang telah usai... tapi perjalananku baru dimulai.” Dan di dalam rumah, Gayatri menulis puisi pendek di atas kertas lontar: > “Bila darah menjadi harga dari keadilan,
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai puisi kepada jakarta
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status