Dikira Melarat Usai Bercerai
“Nah, itu kekuranganmu, Mas. Kalau sama aku, kamu nggak bisa kaya pas sama Lisna dulu. Cukup sudah aku menahan enam bulan ini ya, Mas. Sekarang, aku maunya kamu berubah. Sikatan, kumur-kumur setiap satu jam. Ganti tuh, gigimu yang udah karatan. Terus, uang buat perawatan gigimu kalau bisa jangan ganggu gajimu, ya. Gajimu khusus buat aku doang. Kalau bisa, kamu mulai sekarang pikirin gimana caranya dapat uang lebih. Mau pesugihan kek, babi ngepet kek, miara tuyul kek, atau korupsi sekalian, aku nggak peduli. Aku tahunya uangmu banyak. Udah itu aja.”
Langit langsung kelabu rasanya. Hujan seakan-akan mau turun menimpa tubuhku yang merinding disko. Ya ampun, Siska. Bisa-bisanya kamu nyuruh aku p
Capítulos Populares