Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bagaikan Debu Bertemu Mercusuar

Bagaikan Debu Bertemu Mercusuar

Aku hanya terdiam. Pada saat itu, aku merasa minder, bahkan impian masa mudaku yang paling umum pun tak berani aku ungkapkan. Kemudian, Daren membawa naskah cerita yang aku tulis untuk mengikuti lomba atas namaku. Dia memperlihatkan sertifikat penghargaan itu di depanku sambil menunjukkan nama "Velia Wijaya" yang ada di atasnya. Dia berkata, "Jangan takut, Velia. Lihatlah, kamu benar-benar hebat."
7.5K viewsCompletedAdded to Library 246 Times as puisi merdeka
Read
+Library
ISTRIMU TERNYATA SULTAN

ISTRIMU TERNYATA SULTAN

Dia merentangkan tangan kirinya, sementara tangan kanannya memegang kertas puisi. "Dengarkanlah. Puisi ini berjudul: Neraca Saldo Rindu." Berlin menutup mulutnya, matanya membelalak. Neraca Saldo Rindu?! Rangga mulai membaca dengan nada dramatis, seperti sedang orasi pemilu: "Oh, Berlin... Aset Tetap di dalam jiwaku... Wajahmu bersinar bagaikan IHSG yang sedang bullish, Membuat hatiku mengalami inflasi rasa yang tak terkendali."
10915 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as puisi merdeka
Read
+Library
Siluet Cinta Olive

Siluet Cinta Olive

Ia telah mengkoordinir sembilan orang teman sekelas anggota geng dekil untuk merayakan kelulusan mereka sebagai sukses bersama yang harus dirayakan dan jangan sampai terlupakan. “Malam Senyap Menyergap Kesepianku”, itu salah satu bunyi sub judul dalam laman blog ini. Berisi puisi seronok yang konten kalimatnya makin vulgar dari atas ke bawah. “Sayang, masuklah menyongsongku. Aku sangat kesepian dan merindukanmu. Desakanmu yang meronta, engkau sangat perkasa. Pelukanmu yang makin kuat, kusambut dengan goyangan dahsyat. Oh...aku sungguh menikmati keperkasaanmu, Sayang...,’’ ‘’Mana Di? Nggak ada nomor kontaknya? Kok isinya puisi semua?”Tanya Bayu.
1010.4K viewsCompletedAdded to Library 312 Times as puisi merdeka
Read
+Library
Alstroemeria

Alstroemeria

"Pendaran purnama menerpa kamar Terbayang dinginnya halaman luar Menerawang terpana terang rembulan Menunduk terindu kampung halaman." "Berjudul 'Rindu dimalam sunyi' karya dari Li Bai pujangga legendaris." Cukup memudahkan aku! Ah suasana ini membuat aku semakin semangat saja.
1015.8K viewsOngoingAdded to Library 393 Times as puisi merdeka
Read
+Library
Ai (Untuk Leo)

Ai (Untuk Leo)

Kau Maha Adil Sang Pencipta Raga dan jiwaku kau wakilkan Hingga kubisa tenang pada waktunya Tunggulah aku semuanya Susulanku segera kalian terima Hingga waktu itu tiba Leo terkesan dengan dengan sajak puisi yang telah ia baca tersebut. Ia yakin, puisi ini memiliki makna tersendiri dan bukan hanya sekedar karangan. Terpikir dalam pikirannya untuk mencari tahu siapa penulisnya. Maka dibukalah lagi lembaran berikutnya. "Berlarilah karena mimpimu, jangan dengarkan perkataan mereka tentang mimpimu, Biarkan mereka tidak tahu, siapa sebenarnya dirimu."
103.9K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as puisi merdeka
Read
+Library
Pagi Baru Tanpa Dirimu

Pagi Baru Tanpa Dirimu

Dengan suara serak, dia berkata, "Aku bahkan sempat berpikir buat ninggalin semuanya demi kamu. Aku benar-benar bodoh. Kamu sama sekali nggak pantas!" Dia mengusap air mata di wajahnya dengan kasar, lalu mengeluarkan surat perjanjian perceraian dan membubuhkan tanda tangannya. "Besok kita ke kantor catatan sipil!" Setelah mengatakan itu, dia melemparkan dokumen tersebut ke arahku sebelum berbalik dan pergi tanpa menoleh lagi. Harvey meletakkan tangannya di bahuku. Aku menoleh kepadanya lalu berkata pelan, "Aku nggak apa-apa."
3.4K viewsCompletedAdded to Library 83 Times as puisi merdeka
Read
+Library
Menggodamu Hingga Takluk Padaku

Menggodamu Hingga Takluk Padaku

Jantungnya masih berdebar, tapi kini bukan karena takut, melainkan karena tekad. Tepuk tangan menggema saat ia duduk di bangku tinggi serta lampu sorot tertuju pada dirinya. Gadis itu pun menarik napas pelan, lalu jemarinya mulai memetik senar. Nada pertama mengalun dengan jernih dan lembut. Dan ketika Lumi membuka mulutnya, seluruh ruangan seakan hening. Suaranya mengalir, bening dan emosional. Lirik tentang cinta yang tak berbalas, serta penantian kepada seseorang yang mungkin tak pernah kembali, terasa hidup di setiap kata.
1033.1K viewsCompletedAdded to Library 827 Times as puisi merdeka
Read
+Library
Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

"Terlalu gombal. Rudra pasti akan muntah mendengarnya." Ia mengganti buku lain, sebuah puisi bertema perjuangan berjudul "Derap Ksatria Mahipura" "Darah menetes di ujung pedang, demi nusa kita menerjang! "Bagus, tapi tidak cocok dengan musik Wina. Ini lebih cocok diiringi genderang perang," keluh Isvara. Karena belum ada yang cocok, Isvara membaca buku berikutnya.
1014.4K viewsCompletedAdded to Library 287 Times as puisi merdeka
Read
+Library
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

ia menghilang saat mentari turun dari peraduanya tak sanggup ku kepakkkan kembali sayap ini ia telah patah… tertusuk duri duri yang tajam… hanya bisa meratap… meringis… mencoba mengapai sebuah pengangan…" Kak Citra membacakan puisi dengan penuh penghayatan. Musik masih mengalun pelan di sampingnya. Kak Citra seakan-akan bisa memboyong piala juara jika dia ikut kompetisi. Namun tidak dilakukannya. Dia tahu, dia memang sebagus itu. Kahlil Gibran adalah idolanya.
1015.2K viewsCompletedAdded to Library 456 Times as puisi merdeka
Read
+Library
Finding the Sun (Bahasa Indonesia)

Finding the Sun (Bahasa Indonesia)

Kepada pewaris peradaban, yang telah menggoreskan Sebuah catatan kebanggan, di lembar sejarah manusia Wahai kalian yang rindu kemenangan Wahai kalian yang turun kejalan Demi mempersembahkan jiwa dan raga Untuk negeri tercinta Wahai kalian yang rindu kemenangan Wahai kalian yang turun ke jalan Demi mempersembahkan jiwa dan raga Untuk negeri tercinta
108.7K viewsCompletedAdded to Library 279 Times as puisi merdeka
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status