Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

Puisi dan Musik untuk Kampanye Selain video dan foto, Sinta meminta beberapa pemuda untuk menuliskan puisi tentang Lambusango. Sari, seorang pemudi yang dikenal pandai merangkai kata, menciptakan puisi indah yang menggambarkan hubungan antara manusia dan alam. Ia membacakannya di depan Sinta dan Jun: "Di antara dedaunan hijau dan burung bernyanyi, Hutan ini adalah rumah, jiwa, dan hati.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai puisi pak sapardi
Baca
+Pustaka
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Lalu ia menarik napas panjang, meletakkan tangannya di dada, dan mulai mendeklamasikan: > “Kamu seperti nasi hangat Di pagi yang belum sempat Aku lapar, kamu kenyang Hatiku tenang, dompetku senang.” Tari mengerjap, lalu menutup mulutnya sendiri. Tapi ia tak bisa menahan lebih lama. Tawanya pecah begitu saja. “Apa itu?” katanya di antara tawa. “Apa-apaan itu?” Radit tersenyum bangga. “Itu puisi. Judulnya Sarapan Perasaan. Masih ada bait kedua kalau kamu kuat.”
1011.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 448 kali sebagai puisi pak sapardi
Baca
+Pustaka
MENGEJAR IMPIAN DAN BERTEMU CINTA SEJATI

MENGEJAR IMPIAN DAN BERTEMU CINTA SEJATI

"Hmmm, mengapa aku selalu merindukannya? Namanya selalu bertahta di dalam hati dan pikiranku. Di tengah kegalauannya, Raidi menulis puisi untuk teman lamanya itu. SAJAK SANG KEKASIH Engkau sang pengusik rindu Kepadamu ku tuliskan sebuah puisi Puisi tentang kisahku dan kisahmu Yang selalu bertahta dalam ilusi Wahai sang pemilik hati Untukmu, kutuliskan subuah kisah Kisah tentang imajinasi Untukmu sang kekasih Wahai sang pemilik rasa Bayangmu selalu memenuhi imajinasiku
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai puisi pak sapardi
Baca
+Pustaka
Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

PUISI SATIR TENTANG YANG LUKA DIA TERBANG TAPI TAK PUNYA SAYAP KARENA DEMIKIAN SEKARANG IA SUDAH MERAYAP SAYANGNYA IA TIDAK MERAYAP SESUAI TEMPAT SEHINGGA DEDAUNANNYA ITU JATUH TERLEBIH DAHULU SEBELUM DIRAPAT JIKA DEDAUNANNYA SUDAH RUNTUH APALAH DAYA SEBUAH BUAH YANG TIDAK MEMPUNYAI ALAT FOTOSINTESIS SEBAGAI RUMAH YANG MEMBERINYA BUTUH TENTU BUAH ITU TAK JADI SEGAR TENTU BUNGA ITU TAK JADI MEKAR MEMANG SEBUAH KEJAHATAN TIDAK AKAN LARI DARI PENANGKAPAN MEMANG YANG BAIK ITU AKAN SELALU MENDAPATKAN CELAH KEMENANGAN
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai puisi pak sapardi
Baca
+Pustaka
GAMBAR SUAMIKU DAN SELINGKUHANNYA DI BALIHO RAKSASA

GAMBAR SUAMIKU DAN SELINGKUHANNYA DI BALIHO RAKSASA

“Puitis amat sih, Pak.” “Dulu saya memang suka puisi. Saya suka puisi cinta dari Kahlil Gibran. Waktu SMA saya suka sama seorang wanita tapi ditolak karena gak bisa nembak. Jadi dia bilang mau pacaran sama sahabat saya saja, tapi ternyata sahabat saya itu juga gak bisa nembak. Akhirnya dia pacaran sama guru BK.” “Sedih amat kisah Bapak.”
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai puisi pak sapardi
Baca
+Pustaka
Sang Pendekar

Sang Pendekar

Senopati Rawana matanya terbelalak mengamati bentuk pedang di tangan sang adipati. Adipati Anggadita kemudian memberi tahu, tentang sejarah dan nama dari pedang itu, "Ini adalah pedang yang dibuat oleh Mpu Surya Wisesa sepuh kerajaan ini sama seperti pedang milik Prabu Erlangga dan Parabu Sandakala. Namun, ada yang unik dari pedang ini," ujarnya. Senopati Rawana mengerutkan kening dan kembali bertanya kepada sang adipati, "Apakah yang unik dari pedang ini wahai Adipati?"
9.9166.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.5K kali sebagai puisi pak sapardi
Tampilkan Ulasan (150)
Baca
+Pustaka
CahyaGumilar79
Terima kasih untuk semuanya yang sudah mampir di cerita ini. Buat Reader semua yang suka dengan karyaku, kalian bisa mampir juga ke cerita lainnya. Pandu Kesatria Genda Yaksa, Wanara, Sang Pendekar Season 2. Segala bentuk dukungan dari kalian sangat berarti buat aku sebagai penulis. Terima kasih...
Zhu Phi
Kalau berkenan mampir ya kak Cahya di Ksatria Naga Phoenix Ditunggu review-nya dan sarannya Terima Kasih Numpang promote juga ya Kisah ini bersetting kerajaan, persilatan, fantasi, serta misteri yang tidak terpecahkan
Baca Semua Ulasan
Gara-gara Sapu Ijuk ?

Gara-gara Sapu Ijuk ?

Mereka bertatapan. "Gara-gara sapu ijuk ...." ujar mereka bersama. 🧹🧹🧹 Wanita itu melangkah pasti menyusuri lorong kampus Universitas Widya Mandira, salah satu universitas swasta terbaik di kota Kupang. Hentakan lembut tapi berirama yang diciptakan pantofel hitam 5 cm, membuat setiap mata yang sedang sibuk, refleks menatapnya.
9.910.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 370 kali sebagai puisi pak sapardi
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
Arien Adjah
Ga nyangka baca2 eh udah tamat, kak bikin season 2 dong, jujur aku paling suka sama alf waktu nembak inn, aku jacob alfred suka sama Christiani dewi, aw aw, eh inn oame marah-marah ngomongin si alf pantas jadi bapaknya anaknya karlinda, wkwkwkwkkw, lanjuuutttkan karya berikutnya kak 👍❤️❤️❤️
ayyona
ah...ku ikut bahagia nih alf n inn...cie cie yg malam minggu ga beduan ma willy lg 😂😂 willy, kamu malming sama bu budi sambilnge plang..✌ kk author...gara gara sapu ijuk aku ngakak terus. kalo tamat gini,trs aku ngakaknya gimana dong 😂😂
Baca Semua Ulasan
The Blue Eyes

The Blue Eyes

ucapnya di sela-sela tawa. "Tidak, aku hanya penasaran, karena aku menemukan sebuah puisi di jurnal yang ditulis Nining, isinya sama persis dengan buku harian Haryadi," jelasku. "Tentu saja sama, karena puisi itu memang mereka buat bersama, tapi ditujukan pada orang yang berbeda," balasnya. "Mas Adi membuat puisi itu untukku. Sedangkan Nining untuk orang lain," lanjutnya seraya tersenyum..
95.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai puisi pak sapardi
Baca
+Pustaka
WARISAN DARI BAPAK

WARISAN DARI BAPAK

Pov FIRA Setelah semua masalah kemarin beres, kami pun berkemas untuk pulang karena sudah seminggu kami di sini. Kemarin, aku sempat menemui Pak Dodi lagi untuk melunasi hutang Mas Helmi. Sebenarnya aku tak tega melihatnya dililit hutang begitu, namun bagaimana lagi? Kalau aku menunjukkan rasa kasihan terus menerus, yang ada malah ia semakin melunjak.
1026.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 583 kali sebagai puisi pak sapardi
Baca
+Pustaka
ISTRIKU YANG MULAI MANDIRI

ISTRIKU YANG MULAI MANDIRI

POV Risfan ——— Kapan lagi kutulis untukmu Tulisan tulisan indahku yang dulu Pernah warnai dunia Puisi terindahku hanya untukmu Mungkinkah kau 'kan kembali lagi Menemaniku menulis lagi Kita arungi bersama Puisi terindahku hanya untuk...mu ——— Suara Malik sedang bernyanyi di iringi petikan gitar, membuatku dan Santo saling menoleh. Baru kali ini aku dan juga Santo mendengar suara Malik. Bagus juga ternyata suaranya.
9.647.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai puisi pak sapardi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status