Filtern nach
Aktualisierungsstatus
AlleLaufendAbgeschlossen
Sortieren nach
AlleBeliebtEmpfehlungBewertungenAktualisiert
Antara Mantan dan Selingkuhan

Antara Mantan dan Selingkuhan

Hilda Wardanicerita selingkuh dengan mantan pacarcerita selingkuh dengan bapak mertuacerita selingkuh bapak mertuatante selingkuh
"Malam jangan berlalu, jangan datang dulu terang, telah lama ku tunggu, ku ingin berdua denganmu, biar pagi datang, setelah aku memanggil ...." - Mari Bercerita, Payung Teduh ___________________ Mone mengarahkan mobilnya menuju bilangan Grand Indonesia, Pandu yang tidak mengetahui tujuan Mone bingung saat Mone sudah memasuki area parkir Gedung Mall ini.
105.4K AufrufeLaufendZur Bibliothek 172 Mal als puisi payung teduh hinzugefügt
Lesen
+Bibliothek
Secangkir Kopi Untuk CEO

Secangkir Kopi Untuk CEO

Pena Langit kata kata secangkir kopiceo cantik milik si satpamwattpad duduk di pangkuan ceosecangkir kopi motivasi
Membuat Anita hampir tak percaya. Perasaan Anita bercampur, antara bingung dan senang. Perubahan sikap Sagara masih saja membuatnya terkejut. “Em... Di sini saya mau membacakan sebuah puisi, karangan Pena Langit dengan judul Orang Asing. Maaf sebelumnya kalau bukan karya saya sendiri. Karena saya tidak pandai membuat puisi," terang Sagara sambil tersenyum canggung.
107.6K AufrufeLaufendZur Bibliothek 196 Mal als puisi payung teduh hinzugefügt
Lesen
+Bibliothek
Di Bawah Langit Senja

Di Bawah Langit Senja

Teh Manisdi bawah langitbackground langit senjakata kata langit senjadi bawah langit yang sama
Pernah kita lalui semua, jerit tangis, canda tawa Kini hanya untaian kata, hanya itulah yang aku punya Tidurlah, selamat malam, lupakan sajalah aku Mimpilah dalam tidurmu bersama bintang -Drive, “Bersama bintang” Matahari hampir tenggelam ketika Carine dan Ulfa keluar dari taman Maerakaca,
106.1K AufrufeLaufendZur Bibliothek 206 Mal als puisi payung teduh hinzugefügt
Lesen
+Bibliothek
Cahaya di Ujung Jalan

Cahaya di Ujung Jalan

Fafafe 36kata-kata cahayacahaya kasihcinta di ujung jalan lirikcahaya surga
"Terima kasih, Mas Fajar. Terima kasih sudah melindungi kami. Aku tahu ini bukan perjalanan yang mudah." "Aku akan selalu melindungi kalian, Sayang. Tidak peduli apa pun yang terjadi." Matahari mulai tenggelam di ufuk barat, memancarkan warna keemasan yang indah di langit. Suasana damai menyelimuti rumah kecil mereka, membawa harapan baru untuk masa depan yang lebih cerah. ---
1.5K AufrufeAbgeschlossenZur Bibliothek 46 Mal als puisi payung teduh hinzugefügt
Lesen
+Bibliothek
Cintaku Tak Lekang Oleh Waktu

Cintaku Tak Lekang Oleh Waktu

Lia Pambudi cinta tak tepat waktucinta yang hilang di ujung waktucinta di waktu yang salahcinta yang terlewatkan
Namun, belum sempat kalimat itu terucap Hanna sudah berlalu menjauh bersama temannya. Kini Arsyad termenung sendiri. Payung warna biru itu ia pegang begitu erat. Seolah-olah payung itu adalah harta yang begitu penting dan berharga. 'Tidak ada cuaca yang lebih baik dari hujan. Karena hujan siang ini membawa berkah untukku. Hujan telah mempertemukan aku denganmu. Dan aku akan menyimpan semua memory hari ini dalam ingatanku!'
1.4K AufrufeLaufendZur Bibliothek 43 Mal als puisi payung teduh hinzugefügt
Lesen
+Bibliothek
Sang Menantu Perkasa

Sang Menantu Perkasa

Abimananovel menantu penguasanovel menantunovel menantu legendariscerita mertua perkasa
Pria tua itu segera mengeluarkan setumpuk kertas dari kotak kayu, lalu memberikannya kepada Arjuna. Arjuna menulis enam puisi lagi untuk lelaki tua itu. "Anak tangga yang berhiaskan permata sudah putih karena embun; Sudah sangat larut sehingga embun membasahi stoking kasaku; Dan aku menurunkan tirai kristal; Dan melihat bulan melalui musim gugur yang cerah."
9.3430.3K AufrufeAbgeschlossenZur Bibliothek 14.2K Mal als puisi payung teduh hinzugefügt
Show Reviews (65)
Lesen
+Bibliothek
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Easy Loundry
ga cocok u pembaca kek aku yg menyanjung, pria dgn 1 wanita, yg g playboy, g apa2 jahat, intimidasi yg penting u 1 wanita, g suka pria yg gonta ganti wanita, celup sana celup sini. jd blm berani baca buku thor yg ini.. mianheee thorrr, nyari buku dgn judul yg laen milik thor aja...
Read All Reviews
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

Najincinta di ujung perjalanankelopak cinta di ujung senjacinta di ujung senjacinta di ujung belati
Setelah itu, botol dan kaleng makin banyak berdatangan silih berganti. Para wartawan pun berhamburan melarikan diri. Ibu Chika merangkul putrinya dengan mengenaskan, mereka berusaha menghindari serangan yang datang bertubi-tubi bagaikan hujan dan melarikan diri layaknya tikus got. Dari balik layar, aku menikmati tontonan lelucon ini dengan perasaan puas. Yoga meneleponku, suaranya terdengar sedikit lemah yang tidak biasa. "Ada lagi yang kamu butuhin dari aku? Masukin saja ke paket perceraian, aku nggak bakal narik biaya tambahan kok."
12.5K AufrufeAbgeschlossenZur Bibliothek 362 Mal als puisi payung teduh hinzugefügt
Lesen
+Bibliothek
Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

Auphibukan istri yang diinginkanapakah cheng yi sudah menikahshen yue dan suamisuami shen yue
Sebab itu, Shu Yi dan Xirou memakai cadar saat ini. "Kalau begitu kami ikut lomba puisi saja," cetus Xirou. Panitia meminta mereka duduk. Diberikan waktu sepembakaran dupa untuk menulis puisi dengan tema kebahagiaan. Shu Yi berusaha mengingat hal paling menyenangkan dalam hidupnya tetapi yang muncul justru wajah pangeran Qin ketika membawanya naik ke atap paviliun Youya. Mereka berciuman panas di bawah sinar rembulan.
1026.1K AufrufeAbgeschlossenZur Bibliothek 600 Mal als puisi payung teduh hinzugefügt
Lesen
+Bibliothek
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Hawa HajariMenantu Tertindasputri yang terbuangnovel puncak kehidupanmenantu pura pura miskin
Lalu ia menarik napas panjang, meletakkan tangannya di dada, dan mulai mendeklamasikan: > “Kamu seperti nasi hangat Di pagi yang belum sempat Aku lapar, kamu kenyang Hatiku tenang, dompetku senang.” Tari mengerjap, lalu menutup mulutnya sendiri. Tapi ia tak bisa menahan lebih lama. Tawanya pecah begitu saja. “Apa itu?” katanya di antara tawa. “Apa-apaan itu?” Radit tersenyum bangga. “Itu puisi. Judulnya Sarapan Perasaan. Masih ada bait kedua kalau kamu kuat.”
1011.5K AufrufeAbgeschlossenZur Bibliothek 298 Mal als puisi payung teduh hinzugefügt
Lesen
+Bibliothek
CINCIN TAK BERTUAN

CINCIN TAK BERTUAN

Sri Wahyuni Nababancintaku satucintaku bertepukcinta tak bertuancinta tak bertepi
HUJAN DAN DIA Melalui rintik hujan Ada sesuatu dalam pikiran Mengenang kisah tak terlupakan Telah terukir dalam ingatan Kita yang dahulu selalu ada Kini sirna bahkan tiada Terlalu mengikuti rasa Jenuh pun melanda Duhai ... Kekasih hati Mampukah diri ini pergi? Meninggalkan segala situasi Mungkinkah kisah kan kembali? Hujan mengungkit semuanya Kasih dan benci menjadi satu Ciptakan perih dan nelangsa Terlahirlah ragu Empat bait puisi itu mampu melunakkan hati. Kadang meratap tiada guna. Ahh, padahal hubungan dengan Arul baik-baik saja. Kenapa puisi itu seolah karena terluka?
109.0K AufrufeLaufendZur Bibliothek 224 Mal als puisi payung teduh hinzugefügt
Lesen
+Bibliothek
ZURÜCK
1
...
5678910
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status