Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Elements

Elements

Ninna Krisna / Ninna Krisnamurtielvesritesriesel
Pohon itu tepat berdiri di belakang tubuhnya. Kemeresak dedaunan bertambah keras. Angin bertiup kencang, beberapa daun kering berjatuhan. Sesaat suasana itu berkesan magis di mata manusia Dipa. Dia merasakan pertempuran batin yang sedang dilakukan para roh pepohonan ini.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as puisi pepohonan
Read
+Library
Sang Penabur Benih

Sang Penabur Benih

POV VALERIE Memberi keturunan yang Raleigh harapkan? Apa aku tidak sedang bermimpi? Jika sedang bermimpi maka bangunkan aku Tuhan. Aku hanya tidak mau terlalu cepat menuntaskan tidur ini sebelum jiwa dan hatiku terlena dengan bunga tidur ini. Tapi jika ini nyata, tolong jangan biarkan dia pergi dariku atau dia kembali ke dalam pelukan Celia. Jadikan aku satu-satunya wanita yang ia cintai hingga akhir hayat kami.
7.4K viewsOngoingAdded to Library 200 Times as puisi pepohonan
Read
+Library
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 43 A Oleh: Kenong Auliya Zhafira Peribahasa tentang semakin tinggi pohon menjulang bisa tertiup angin kencang mungkin benar adanya. Semakin sukses seseorang terkadang akan selalu ada ujian yang tanpa diprediksi mampu menghancurkan segalanya dalam sekedip mata. Tanpa tahu datangnya kapan dan bagaimana caranya. Apabila hari itu datang, hanya butuh persiapan mental untuk menghadapinya dengan lapang dada. Karena jika tidak, maka diri yang akan terbawa dan hancur tanpa lagi sisa.
108.8K viewsCompletedAdded to Library 202 Times as puisi pepohonan
Read
+Library
My Husband's Secret

My Husband's Secret

Di negeri bayangan. Kami bertiga menyusuri hutan yang ditumbuhi pepohonan tinggi. Aku sama sekali tidak tahu nama pohonnya apa. Namun yang kulihat, hutan di sini masih sangat asri dan alami. Terbukti, dedaunan yang tumbuh di atas tanah setinggi dada. Hal itu kadang-kadang membuat aku sedikit mengeluh. Tanganku perih, sementara, perut juga keroncongan. “Kalau saja kita pulang. Kita nggak akan kayak gini!” Aku mengeluh.
1022.6K viewsCompletedAdded to Library 633 Times as puisi pepohonan
Read
+Library
Alstroemeria

Alstroemeria

"Saat jumpa pertama engkau beri hatimu relungnya rona pagi cerah musim semi Saat jumpa kembali engkau sampaikan seuntai kata baranya laksana musim panas tak terlukiskan Ketiga kalinya engkau beri tanganmu dalamnya tersembunyi musim rontok daun berguguran Terakhir kalinya berjumpa lewat mimpi singkatku dalam mimpi terdapat gumpalan angin musim dingin." Ah mengapa panjang sekali? Mengapa puisi ini sangat aneh? berakhir dengan musim-musim dan musim, tapi tunggu...
1015.8K viewsOngoingAdded to Library 504 Times as puisi pepohonan
Read
+Library
Fragmen di Bawah Hujan

Fragmen di Bawah Hujan

Di tepi lembah, ia menemukan sebuah pohon besar. Akar-akarnya melingkari batu-batu, dan di batangnya tertulis ribuan kalimat—semuanya tak lengkap, menggantung. Ia menyentuh salah satu akar yang bersinar lembut. Dari situ, muncul selembar daun yang menulis sendiri di udara: “Ketika cinta berhenti di bibir, lembah akan melanjutkannya.” Aira memandangi daun itu perlahan jatuh dan larut ke sungai cahaya.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 25 Times as puisi pepohonan
Read
+Library
SELUMBARI

SELUMBARI

Satu-satunya hal yang bisa aku nikmati di tengah kegelapan yang sunyi. “Ada apa lagi?” Suara itu memecah keheningan. Aku mencoba mengurai kegelapan satu-persatu, mencoba mencari rahasia yang tersembunyi. Perlahan muncul bayangan di balik hujan. Aku menajamkan mata. Tampak siluet sesuatu yang besar dan tinggi. Ah, aku tahu itu apa. “Pohon.” Sebentar, tidak hanya satu pohon. Tiba-tiba muncul banyak siluet yang mirip. “Ada banyak pohon.”
101.9K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as puisi pepohonan
Read
+Library
Pungguk Merindukan Bulan

Pungguk Merindukan Bulan

"Oh Papa … Seika juga rindu sekali dengan Mama." "Ah Lieverd, kita doakan Mama selalu, ya?" "Pasti, Papa!" Bila nanti saatnya tlah tiba Kuingin kau menjadi milikku Berjalan berdampingan dalam terik dan hujan Berlarian ke sana ke mari dan tertawa (Payung Teduh)
105.6K viewsCompletedAdded to Library 112 Times as puisi pepohonan
Read
+Library
Crescent Moon

Crescent Moon

Aku berhenti berbicara, memberi jeda pada perkataanku sebelum akhirnya kembali meneruskan, “Kupikir memang ada sesuatu yang janggal di sini. Mengapa burung berkicau di tengah malam? Mengapa pepohonan itu bergerak? Maksudku, mereka tampak lurus sebelumnya. Tidak sebungkuk itu.” Aku menoleh pada batang pepohonan yang tidak kutahu namanya itu sekali lagi, kemudian mendapati fakta jika tumbuhan itu memang ‘hidup’. Aku bersumpah posisi mereka tidak sama seperti terakhir kali aku melihatnya—mereka berpindah. Sejauh yang kupelajari, pepohonan tidak mempunyai kaki—atau apa ada materi yang pernah terlewat olehku? Aku memandang pada buluh-buluh tipis yang bergerak mendekat itu dengan sepasang mata yan
1015.4K viewsOngoingAdded to Library 552 Times as puisi pepohonan
Show Reviews (41)
Read
+Library
D'sparage Je
Banyak pelajaran yang bisa kita dapat dari karakter Anna Ortiz ini. Cuman sedikit saran aja, ikuti perjalanan Nando merebut kembali Permata seribu dari tangan raja Lacodra dalam cerita The Destinable Of Light
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Wanita Masa Depan CEO Muda

Wanita Masa Depan CEO Muda

Hati terbisu, merindu yang tiada Rindu itu bagai bunga yang layu Di taman hati yang sepi dan sunyi Kucoba menyusun kata-kata indah Namun tetap saja, rindu tak terucap Seiring waktu berlalu tanpa henti Kerinduan ini semakin terukir dalam jiwa Oh, ribuan pagi yang menyelinap Seperti embun pagi yang merindu matahari (Puisi karya Swonos) Seusai menuliskannya Zahira pun tergugu, ia tidak tahan ingin bertemu dan memeluk Hasan, ia sangat merindukannya. Tapi ia juga tak ingin merengek pada suaminya untuk segera pulang, ia tidak mau menghalangi Hasan mengejar cita-citanya. Ia tidak mau tangisannya kelak akan memberatkan langkah suaminya di medan perang. Bagaimana pun ia ingin menjadi istri yang baik
106.1K viewsCompletedAdded to Library 224 Times as puisi pepohonan
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status