Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sage Benua Longwu

Sage Benua Longwu

Li Wei tengah menatap papan nama di atas bangunan yang tertulis ‘Perpustakaan’ "Beruntung sekali. Pintu perpustakaan terbuka lebar." Li Wei membuka pintu perpustakaan dengan hati-hati. Meski tak banyak pengunjung, ada tak kurang sepuluh anak muda tekun membaca di sana. "Serahkan token siswa anda, biarkan aku mencatatnya. Sesudahnya kamu bebas memilih buku apa yang kamu baca.” Pria setengah tua, tapi gagah itu menegur Li Wei.
9.512.1K viewsCompletedAdded to Library 422 Times as puisi perpustakaan
Show Reviews (17)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Dahlia Agustin
Cerita yg menarik.. Sy mengikuti pengarang ini, di mulai dr aplikasi tetangga sebelah.. dikarenakan kelanjutannya belum tayang2, sehingga sy mencari kesini, trnyata sm jg blm ada penambahan.. oklah.. dtunggu untuk buku lanjutannyah..
Read All Reviews
Jenderal, Nyonya Muda Menginginkanmu!

Jenderal, Nyonya Muda Menginginkanmu!

Ia telah membacakan hukuman bagi ratusan orang di istana ini, namun baru kali ini ia melihat seseorang menyambut hukuman seolah-olah baru saja menerima hadiah paling berharga. Li Lian tahu betul bahwa bagi Ibu Suri, perpustakaan adalah tempat pembuangan bagi mereka yang dianggap "kurang ajar", namun baginya, itu adalah gerbang menuju kebenaran yang terkunci selama delapan belas tahun. Keesokan harinya, Li Lian tiba di gerbang Perpustakaan Besar Kerajaan dengan pakaian sederhana tanpa perhiasan.
1042.6K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as puisi perpustakaan
Read
+Library
Istri Juragan Jagatnata (His by Law, Never by Love)

Istri Juragan Jagatnata (His by Law, Never by Love)

Kadang yang lebih menyakitkan dari ditolak adalah diberi harapan, lalu dibanting diam-diam. Jagat sudah pergi sejak satu jam yang lalu. Pria itu akan ke kota dan hal ini Sukma gunakan untuk pergi ke perpustakaan. Ia melangkah pelan, penuh kehati-hatian. Rambut panjangnya dikepang rapi. Tidak ada keraguan, meskipun sejujurnya ia sedang melarikan diri. Sukma tiba di depan bangunan tua berdinding kayu yang sederhana. Plang kayu di atas pintu bertuliskan Perpustakaan Desa dengan hurufnya mulai pudar dimakan usia, tapi tempat itu tetap menjadi sudut sunyi yang paling ia rindukan. Ia membuka pintu pelan. Bau buku tua dan kayu lapuk langsung menyambut. Ruangan itu tidak besar. Hanya rak-rak tinggi
958 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as puisi perpustakaan
Read
+Library
TERLAHIR KEMBALI UNTUK MENGUBAH TAKDIR

TERLAHIR KEMBALI UNTUK MENGUBAH TAKDIR

Ia menembus keramaian, memfokuskan pandangan hanya pada satu tujuan: pintu perpustakaan. Saat ia mendorong pintu besar itu, suara berderit lembut terdengar. Aroma khas kertas tua, tinta, dan debu menyeruak. Perpustakaan itu luas, dengan deretan rak-rak tinggi menjulang, jendela besar yang memancarkan cahaya emas matahari sore, dan suasana hening yang dijaga oleh lirih bisikan serta langkah hati-hati mahasiswa. Namun semua keindahan itu terasa palsu bagi Arga. Terlalu damai, terlalu rapuh, seperti panggung sandiwara yang menunggu runtuh.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as puisi perpustakaan
Read
+Library
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Kai mengangguk, memperhatikan celah-celah di udara di mana cerita-cerita baru mulai terhapus. “Seseorang sedang menulis ulang dari balik naskah... secara diam-diam.” Perpustakaan yang Muncul dari Bayangan Suatu malam, Lena bermimpi tentang Perpustakaan yang Tidak Pernah Dibuka, sebuah tempat yang hanya bisa ditemukan oleh pertanyaan. Ketika ia terbangun, ada jejak tinta hitam di lantainya, membentuk satu kalimat:
2.6K viewsCompletedAdded to Library 53 Times as puisi perpustakaan
Read
+Library
Perpustakaan Tengah Malam

Perpustakaan Tengah Malam

Hanya sedikit orang yang tahu tentang keberadaannya, dan mereka yang pernah mengunjunginya mengatakan bahwa perpustakaan ini memiliki koleksi buku-buku yang tidak dapat ditemukan di tempat lain. Suatu malam yang gelap dan berangin, seorang remaja bernama Lila sedang berjalan-jalan di sekitar kota. Ia merasa bosan di rumah dan memutuskan untuk mencari sesuatu yang menarik. Saat ia melewati jalanan sepi, ia melihat cahaya redup dari sebuah bangunan tua di ujung jalan. Dengan rasa penasaran, ia mendekati bangunan tersebut dan melihat papan nama yang bertuliskan "Perpustakaan Tengah Malam."
101.9K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as puisi perpustakaan
Read
+Library
PEMBALASAN DENDAM SANG DEWA DARI JURANG NAGA HITAM

PEMBALASAN DENDAM SANG DEWA DARI JURANG NAGA HITAM

Tanah di bawah kaki mereka bergetar, membentuk lubang spiral yang mengisap udara dingin. “Perpustakaan Kehendak Terlarang,” katanya dengan nada berat. “Tempat segala pengetahuan yang pernah dihapus oleh langit, dikubur agar tak pernah ditemukan kembali.” Yue Lian menggigit bibirnya, menatap lubang itu dengan mata waspada. “Tempat yang bahkan Dewa tak berani sentuh…”
107.5K viewsOngoingAdded to Library 239 Times as puisi perpustakaan
Read
+Library
Mission of Coordinate

Mission of Coordinate

Sementara kedua sahabatnya hanya saling bertatapan tidak paham. Mereka menuju perpustakaan. Perpustakaan merupakan tempat paling nyaman bagi para siswa tertentu. Mereka yang benar-benar ambisius akan lebih banyak menghabiskan waktunya di ruangan ini. Selain suasananya yang nyaman, koleksi bukunya pun juga sangat lengkap. Jutaan buku dari berbagai belahan dunia terdapat di perpustakaan Silverleaf.
107.6K viewsCompletedAdded to Library 211 Times as puisi perpustakaan
Read
+Library
Penjelajah Benak

Penjelajah Benak

“Kemarilah.” Putri Kaya melambai dan mempersilahkan kami masuk ke perpustakaan tempat ia sedang menghabiskan waktu sore harinya dengan membaca. Kami mengangguk lalu masuk. Begitu berada di dalam ruangan, jiwa pustakawanku seakan terpanggil membuat aku tanpa sadar menoleh kesana kemari memperhatikan setiap sudut ruangan. Bagaimana rak dan lemari diletakkan dan bagaimana setiap buku dengan sampulnya yang berwarna-warni disusun pada tempatnya.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 144 Times as puisi perpustakaan
Read
+Library
ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM

ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM

Suara Yolanda menggema di seluruh perpustakaan. Pustakawan tua yang sejak tadi menyusun kitab langsung mengangkat kepala. “Ssst…” Ia menempelkan telunjuk di depan bibirnya. “Ini perpustakaan, Lady Yolanda. Tempat membaca, bukan tempat berdebat.” Peringat pustakawan tua menahan emosi. Isabella mengangguk sopan. Ia menutup bibirnya dengan telapak tangannya. “Benar sekali,”
1027.0K viewsCompletedAdded to Library 728 Times as puisi perpustakaan
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status