Hamil Anak Calon Wakil Presiden
Hari itu, tanpa alasan yang jelas, kakinya membawanya ke tempat yang paling dia benci—perpustakaan.
Langkahnya perlahan terhenti di depan pintu perpustakaan. Tempat itu sunyi, tenang, dan dipenuhi aroma khas kertas tua yang menguar dari tumpukan buku-buku di rak. Bagi kebanyakan orang, perpustakaan adalah surga bagi mereka yang haus ilmu. Namun bagi Sulistyo, tempat ini adalah mimpi buruk. Ia benci membaca, ia benci buku.
Namun, sesuatu di dalam sana membuatnya terpaku. Matanya menangkap pemandangan yang jarang sekali ia lihat.
Hot Chapters