Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

Mengapa kau mengalir pergi Kala ucap terpatri di hati Akankah kau buktikan kau benci dirimu sendiri Kau tolak empat mata Namun, kau suka main mata Nan, bolak balikkan kata Laksana bunga tidur yang terasa Pijar yang ku cari Bukan kata manis yang kau beri Nostalgia yang ku rasa Apa kau merasa hal yang sama? Iblis kejam... Lihat tanda tanya ini Bisakah kita menjadi sahabat? Atau Berteman hingga akhir hayat? Nan, maaf kutelusupkan kau dalam puisi ini 26-04-2018 “Siapa yang menulis puisi ini? Tidak ada penulisnya” ucap Arka “Mungkin di kotak tadi ada sesuatu yang lain” lanjut Arka sambil turun dari kasurnya mengambil kotak yang dia banting tadi
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai puisi puitis
Baca
+Pustaka
Sì Hong To (Golok Empat Penjuru)

Sì Hong To (Golok Empat Penjuru)

Ong Kiat: (tanpa menoleh) "Berhasil untuk apa?" Suaranya serak. Bukan karena dingin. Ah Wu: "Untuk... untuk negara, Tuan. Untuk... untuk—"yang Ong Kiat: (tertawa pahit) "Untuk negara? Atau untuk Selir Hui?" Mereka diam. Mereka tahu jawabannya. 🏮 PUISI YANG TAK PERNAH SAMPAI Kenangan lain datang—lebih manis, lebih perih di pelupuk Ong Kiat. Ia menggenggam Buku Puisi Karya putri yang diinginkannya. Yang tidak cantik sekali, tapi halus budi bahasanya.
459 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9 kali sebagai puisi puitis
Baca
+Pustaka
TANGISAN CINTA

TANGISAN CINTA

Laura langsung menangis usai mendengar Siddarth membacakan puisi yang pernah Romeo kirim padanya setelah dia di sakiti oleh Cruz. Siddarth sengaja membacakan puisi tersebut untuk Laura, agar Laura sadar jika dia tidak boleh larut dalam kesedihannya, sebab Romeo merindukannya bukan ingin melihatnya menangis. "Sudah! Kamu jangan sedih lagi, sebagai gantinya, ini, aku sudah belikan kamu buku puisi terbaru dan ter favorit saat ini, bukunya berjudul SEJUTA PUISI CINTA ROMEO karya Hazman Arif, di buku tersebut banyak sekali puisi yang mampu menggambarkan perasaan kita, mulai dari sedih, bahagia, kehidupan hingga jatuh cinta, aku tahu kamu sangat menyukai puisi jadi karena itu, aku membelikan kamu
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai puisi puitis
Baca
+Pustaka
Prajurit Tangguh

Prajurit Tangguh

Ok sir," jawab Lusi. (Baik Pak,) Lusi akhirnya membacakan puisi yang berjudul Prajurit Tangguh. "You are a valiant young man, with a striped uniform and a long-barreled weapon that you always hold in your hand. You are a Tough Soldier, who is a lamp in the dark. Which becomes an umbrella when it rains, which becomes a comfort when we are sad. You are willing to die to protect the Republic of Indonesia, O tough soldier," ucap Lusi dengan semangat empat lima membacanya.
1014.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 507 kali sebagai puisi puitis
Baca
+Pustaka
BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

Kalimat yang kutulis ringkas, padat, dan menusuk: Aku adalah puisi yang hanya bisa dibaca, Bukan untuk disentuh jari-jari dunia. Namaku: Harga Diri. Tempatku: Keheningan yang sunyi. Di sinilah aku, tak bertamu, tak menemui. "Ck.. ck.. Aku kira puisi dahsyat apa, ternyata cuma begitu? Biasa saja," cibir Bonaga sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Ia tampak cemas, takut kalau-kalau puisi sesingkat itu akan ditolak mentah-mentah dan membuat kami jadi bahan tertawaan seisi ruangan.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai puisi puitis
Baca
+Pustaka
Cinta Sang Preman

Cinta Sang Preman

*** Rasa Aku berkelana melewati rimba aksara, menembus lebatnya kata Aku berenang dalam kubangan gelap dan terangnya pikiran Mencari rasa yang sepat singgah pada manik jiwa Terbang mengikut angin berhembus sampai akhirnya leyap pada batas nyata Luka hanyalah setitik duka yang tersirat dalam kisah semesta Aku pun pergi pada cinta, kuiklaskan diri dalam rengkuhnya Cumbuannya membangkitkan gelora hasrat jiwa, hadirkan selaksa bahagia ** Jadi lagi satu puisi, coba up lagi di medsos. Siap dikritik, daripada harus diam menunggu kabar dari manusia yang mulai menghilang dari peredarannya. [Ta,] Kenzo mengirim pesan [Uyy, dapa, Ken?] [Sibuk 'gak?] [Gak, kenapa?]
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai puisi puitis
Baca
+Pustaka
Aku, Seorang Istri Tetangga: Gairah Membara yang Terbebaskan

Aku, Seorang Istri Tetangga: Gairah Membara yang Terbebaskan

Sabun berbusa tapi ia tidak peduli. Kata-katanya canggung, tata bahasanya salah, rimanya tidak jelas, tapi tulus. "Mata Raisa seperti bintang di langit Bandung". Ia tertawa waktu itu, bilang itu puisi paling konyol yang pernah ia dengar. Tapi ia simpan sampai sekarang di laci. Lipat rapi. Seperti artefak dari kehidupan lain. Sekarang satu-satunya puisi yang kau tulis adalah laporan keuangan. Angka dan grafik. Tidak ada ruang untuk perasaan.
19.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 443 kali sebagai puisi puitis
Baca
+Pustaka
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

Tetesan lendir bening itu melumasi paha bagian dalamnya secara merendahkan martabat seorang wanita penipu. Dibombardir berulang kali pada titik paling sensitif, mahasiswi penyebar hoaks itu kembali menjerit melengking memecah suara derit engsel meja. Tubuhnya bergetar dahsyat dihantam gelombang orgasme kedua yang seketika melumpuhkan seluruh sendi lutut penyangganya hingga nyaris ambruk ke lantai. -> Koreksi arsitektur: karena paragraf sebelumnya 2 kalimat, ini saya pecah jadi 3 kalimat. Dibombardir berulang kali pada titik paling sensitif, mahasiswi penyebar hoaks itu kembali menjerit melengking memecah suara derit engsel meja. Gelombang orgasme kedua langsung menghantam rahimnya tanpa bela
10.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai puisi puitis
Baca
+Pustaka
Diary Yang Basah

Diary Yang Basah

“Jingga di ujung senja// Jingga di ujung senja/ bersinar semakin redup/ Memudar berganti malam yang turun seperti kabut// Dalam penantian senja yang tak tahu/ Apakah ada ujungnya// Di atas cakrawala/ Jingga di ujung senja/ Melupakan kisah di ujung senja//” Tidak beberapa lama Resti lihat di stori Whatssapp, Rikka bikin status , “Puitis!” Resti tertawa puas. Resti tahu bahwa Rikka membalas status Resti di f******k dan membuat story di Whatssapp.
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai puisi puitis
Baca
+Pustaka
CINCIN TAK BERTUAN

CINCIN TAK BERTUAN

HUJAN DAN DIA Melalui rintik hujan Ada sesuatu dalam pikiran Mengenang kisah tak terlupakan Telah terukir dalam ingatan Kita yang dahulu selalu ada Kini sirna bahkan tiada Terlalu mengikuti rasa Jenuh pun melanda Duhai ... Kekasih hati Mampukah diri ini pergi? Meninggalkan segala situasi Mungkinkah kisah kan kembali? Hujan mengungkit semuanya Kasih dan benci menjadi satu Ciptakan perih dan nelangsa Terlahirlah ragu Empat bait puisi itu mampu melunakkan hati. Kadang meratap tiada guna. Ahh, padahal hubungan dengan Arul baik-baik saja. Kenapa puisi itu seolah karena terluka?
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 279 kali sebagai puisi puitis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status