Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku, Seorang Istri Tetangga: Gairah Membara yang Terbebaskan

Aku, Seorang Istri Tetangga: Gairah Membara yang Terbebaskan

Sabun berbusa tapi ia tidak peduli. Kata-katanya canggung, tata bahasanya salah, rimanya tidak jelas, tapi tulus. "Mata Raisa seperti bintang di langit Bandung". Ia tertawa waktu itu, bilang itu puisi paling konyol yang pernah ia dengar. Tapi ia simpan sampai sekarang di laci. Lipat rapi. Seperti artefak dari kehidupan lain. Sekarang satu-satunya puisi yang kau tulis adalah laporan keuangan. Angka dan grafik. Tidak ada ruang untuk perasaan.
18.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 423 kali sebagai puisi puitis
Baca
+Pustaka
Bride (Indonesia)

Bride (Indonesia)

jangan lupa vote, like and love follow juga writer in box @writer in box youtube puisi, writer in box
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai puisi puitis
Baca
+Pustaka
Married With The Badboy

Married With The Badboy

Seisi kelas menatap Pipit penasaran. "Jangan lupa like blog halamannya Allisya ya guys," Pipit membantu memprosikan. Allisya senang. 'Makasih banget pit,' batinnya. "Apa namanya?" tanya Pipit. "Puisi gombalan. Masih 287 like sih," "Gak papa sya, nanti kita promosiin rame-rame," "Iya, karya lo harus di liat dan di hargai semua orang,"
6.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai puisi puitis
Baca
+Pustaka
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

Tetesan lendir bening itu melumasi paha bagian dalamnya secara merendahkan martabat seorang wanita penipu. Dibombardir berulang kali pada titik paling sensitif, mahasiswi penyebar hoaks itu kembali menjerit melengking memecah suara derit engsel meja. Tubuhnya bergetar dahsyat dihantam gelombang orgasme kedua yang seketika melumpuhkan seluruh sendi lutut penyangganya hingga nyaris ambruk ke lantai. -> Koreksi arsitektur: karena paragraf sebelumnya 2 kalimat, ini saya pecah jadi 3 kalimat. Dibombardir berulang kali pada titik paling sensitif, mahasiswi penyebar hoaks itu kembali menjerit melengking memecah suara derit engsel meja. Gelombang orgasme kedua langsung menghantam rahimnya tanpa bela
9.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 256 kali sebagai puisi puitis
Baca
+Pustaka
Diary Yang Basah

Diary Yang Basah

“Jingga di ujung senja// Jingga di ujung senja/ bersinar semakin redup/ Memudar berganti malam yang turun seperti kabut// Dalam penantian senja yang tak tahu/ Apakah ada ujungnya// Di atas cakrawala/ Jingga di ujung senja/ Melupakan kisah di ujung senja//” Tidak beberapa lama Resti lihat di stori Whatssapp, Rikka bikin status , “Puitis!” Resti tertawa puas. Resti tahu bahwa Rikka membalas status Resti di f******k dan membuat story di Whatssapp.
108.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai puisi puitis
Baca
+Pustaka
CINCIN TAK BERTUAN

CINCIN TAK BERTUAN

HUJAN DAN DIA Melalui rintik hujan Ada sesuatu dalam pikiran Mengenang kisah tak terlupakan Telah terukir dalam ingatan Kita yang dahulu selalu ada Kini sirna bahkan tiada Terlalu mengikuti rasa Jenuh pun melanda Duhai ... Kekasih hati Mampukah diri ini pergi? Meninggalkan segala situasi Mungkinkah kisah kan kembali? Hujan mengungkit semuanya Kasih dan benci menjadi satu Ciptakan perih dan nelangsa Terlahirlah ragu Empat bait puisi itu mampu melunakkan hati. Kadang meratap tiada guna. Ahh, padahal hubungan dengan Arul baik-baik saja. Kenapa puisi itu seolah karena terluka?
108.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 274 kali sebagai puisi puitis
Baca
+Pustaka
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Kemudian, dia memandang para pejabat yang hadir dan berkata, "Para menteri sekalian, apakah ada di antara kalian yang ingin menandingi puisi Wira?" Begitu Senia melontarkan kata-kata itu, semua orang langsung terkejut. Puisi ini benar-benar luar biasa, lantas apakah ada yang berani bersaing? Itu ... itu sama saja dengan mempermalukan diri sendiri! Wira tampak tersenyum sinis. Puisi ini adalah salah satu dari sepuluh puisi yang paling berpengaruh di dunia! Ingin bersaing dengannya? Benar-benar lelucon!
96.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141.2K kali sebagai puisi puitis
Tampilkan Ulasan (2659)
Baca
+Pustaka
Winda KD Fashion
Ceritanya bagus, penuh inspirasi tapi... saya tidak setuju Wira nikah lagi. Kasihan Wulan, selama 3 tahun menahan siksa dari Wira lahir dan batinnya. Walaupun dia tersiksa, dia gak mau ninggalkan Wira, dia selalu melayani dan memenuhi kebutuhan Wira. Wira jadi orang kaya, malah nambah istri lagi ...
Hasan Aunur Rofiq
saya sangat menyukai novel ini karena ceritanya sangat menarik dan pembaca dapat dengan mudah memahami isi novel ini tetapi sayangnya bab di dlm novel ini sangat pendek namun dengan kelebihan dan kekurangan tersebut novel ini tetap sangat layak untuk di baca dan terimakasih untuk pembuat novel ......
Baca Semua Ulasan
The Devil's Mistress

The Devil's Mistress

Kilau sinar di pagi hari Sambut jiwa yang penuh ambisi Memulai langkah mengarungi Masa depan yang cerah dinanti Kumulai dengan langkah pasti Menatap cahaya sang mentari Denyut nadi yang tak henti Menapak langkah teguhkan hati Tentang harapan tentang cita Walau jauh kan ku tempuh jua Setinggi bintang hias angkasa Ku akan tetap tuk menggapainya Sejuta langkah tuk meraihnya Seluas lautan keringatku Tak akan pernah pedulikan Ku akan raih semua impian Oleh: wawan setiawan * “Aku menyukai ekspresi yang tersurat. Ada kegigihan yang dituangkan dalam tiap katanya,” gumam Joya. “Ajaib, Indonesia memiliki banyak pujangga muda yang berbakat. Puisi itu adalah salah satu kesukaanku.” Virgo menuangkan kemb
1088.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai puisi puitis
Baca
+Pustaka
Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

"Dalam babak kedua, dewan juri menyediakan tiga kartu berisi kata. Peserta harus membuat puisi pendek dengan kata tersebut. Siapa yang paling cepat dan dalam maknanya, jadi pemenang." Kartu pertama dibuka. Kata sungai tertulis di sana. Begitu kata itu ditunjukkan, Shu Yi segera mengucap puisinya. [Sungai mengalir tak kenal lelah. Seperti hidup yang mengarunginya] Dewan juri mengangguk-angguk dan sepakat bahwa karyanya layak dipilih. Dengan demikian, dia dapat satu poin. Kartu selanjutnya dibuka. Kata Damai tertera jelas.
1022.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 716 kali sebagai puisi puitis
Baca
+Pustaka
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

“Jangan pakai rima macam anak SMA, ya.” “Rimanya dewasa, tenang saja,” balas Radit sambil mengangkat alis. “Puisi ini akan memenangkan hatimu kembali. Kalau bisa, aku akan daftarkan ke kompetisi nasional puisi suami takut istri.” Radit menoleh sebentar ke luar jendela, pura-pura merenung. Lalu ia menarik napas panjang, meletakkan tangannya di dada, dan mulai mendeklamasikan:
1011.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 319 kali sebagai puisi puitis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status