Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
So Hard in Loving You

So Hard in Loving You

Sekarang malamnya tidak lagi seindah dan secerah langit di luar sana. "Dulu kau bilang aku bagai mentari yang menyinarimu, sang bulan, di malam kelam. Jarak dan waktu memang selalu menjadi penghalang. Namun, kau bilang untuk tidak perlu merisaukan. Karena hal itu akan menjadi pemupuk rindu yang membuat waktu kita bertemu menjadi lebih berharga. Seperti layaknya ketika matahari dan bulan bertemu yang menyebabkan terjadinya gerhana. Tidak mengindahkan keadaan yang menjadi gelap karena cahaya hanya terpusat pada mereka berdua. Begitu pula kita yang bertemu hanya sesekali setelah beberapa lama. Terasa indah dan bahagia. Dulu aku sempat membayangkan gerhana yang indah pada pertemuan kita. Namun n
102.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 104 Beses bilang puisi rembulan
Read
+Library
Catatan Rumi

Catatan Rumi

Tapi malangnya kehebatanmu tidak ada satu orang pun yang bisa mengakuinya. Bak melati yang harum baunya, tetap saja tidak akan ada yang mau memungutnya ketika mereka tahu bahwa melatinya sudah busuk dan layu. Aku di sini hanya bisa menuliskan semuanya untuk kamu. Kamu, yang selalu berharap dihadirkannya ke damaian abadi. Kamu, yang selalu berharap bisa menghilang dari bumi. Dan kamu, yang selalu berharap dianggap ada setelah sekian lama ditiadakan.' ...
2.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 75 Beses bilang puisi rembulan
Read
+Library
Bintang untuk Angkasa

Bintang untuk Angkasa

Semesta bicara tanpa bersuara / Semesta ia kadang buta aksara / Sepi itu indah, percayalah / Membisu itu anugerah Seperti hadirmu di kala gempa / Jujur dan tanpa bersandiwara / Teduhnya seperti hujan di mimpi / Berdua kita berlari Semesta bergulir tak kenal aral / Seperti langkah-langkah menuju kaki langit / Seperti genangan akankah bertahan / Atau perlahan menjadi lautan Seperti hadirmu di kala gempa / Jujur dan tanpa bersandiwara / Teduhnya seperti hujan di mimpi / Berdua kita berlari
9.870.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.5K Beses bilang puisi rembulan
Read
+Library
Ku Titip Rinduku Dalam Naungan Cinta-Mu

Ku Titip Rinduku Dalam Naungan Cinta-Mu

Malam ini... Cahaya rembulan menemaniku ...Mengungkap wajahnya... Di balik tabir hati Yang selalu ku samarkan Perlahan... Ku uraikan perasaan yang terpendam Mengalirkan cerita pada sang maha cinta Tentang dia Yang hadirnya tersimpan indah Dalam rajutan jiwa Gemerlapnya bintang-bintang Hanya nampak di malam hari
102.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 112 Beses bilang puisi rembulan
Read
+Library
DIOFANO

DIOFANO

Rembulan dengan bangga menyombongkan diri pada makhluk bumi betapa indahnya sinar yang dia miliki. Salah satu makhluk bumi yang menikmati keindahan dari sang rembulan adalah gadis manis yang sedang bersandar pada bahu ranjang miliknya, dia mencoba menenangkan diri dengan merenung untuk menyemangati dirinya sendiri. Sesekali di menengok ke arah jendela dimana sang rembulan terpampang nyata dari balik jendela kamar miliknya. Tok tok
103.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 114 Beses bilang puisi rembulan
Read
+Library
End of the Flame Cult (Bahasa Indonesia)

End of the Flame Cult (Bahasa Indonesia)

"Tapi pernahkah kau melihat rembulan padang pasir? Ketika melihat itu menggantung di tengah-tengah lautan pasir, rasanya kau menemukan pusat kehidupan. Bulan menunjukkan bahwa dalam kegelapan malam pun, ada sesuatu yang cantik menunggumu di luar sana." Tanpa Fioretta sadari, kalimat itu berhasil menarik sepasang sudut bibir dia. Rasanya sudah lama semenjak Fioretta tersenyum dengan tulus tanpa sedikit pun noda palsu di baliknya. Jarang juga hati itu merasa tenang dan benar-benar bahagia melalui suku kata sederhana.
103.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 70 Beses bilang puisi rembulan
Read
+Library
Cahaya Bulan yang Merindukan Masa Indah

Cahaya Bulan yang Merindukan Masa Indah

Mungkin sejak pertama kali melihat Riana, Bimo sudah tahu bahwa seumur hidupnya dia tidak akan pernah sanggup melepaskan wanita itu. Sampai sekarang, dia masih mengingat malam musim hujan itu. Seorang gadis kecil yang kurus duduk meringkuk di bawah pohon, tubuhnya nyaris tanpa sehelai benang. Gadis itu menggigil hebat karena diterpa hujan dan angin dingin yang menusuk. Namun, sepasang matanya yang indah berkilau seperti bintang di langit.
12.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 399 Beses bilang puisi rembulan
Read
+Library
DI PEMBERHENTIAN TERAKHIR

DI PEMBERHENTIAN TERAKHIR

♡ Sejak kubertemu denganmu Kau menjadikan dirimu segalanya bagiku Di pagi hari, kau adalah embun yang menyejukkan hatiku Di siang hari, kau adalah matahari yang menyinari hariku Di malam hari, kau adalah rembulan yang menerangi langkahku Terima kasih, Karena telah menjadi seseorang yang berarti dalam hidupku ♡ Puisi yang saat itu aku anggap lebay dan norak! Jadi itu Reno?
8.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 163 Beses bilang puisi rembulan
Read
+Library
Takdir Istri Pengganti

Takdir Istri Pengganti

Aku luapkan segala yang menyesakkan dada lewat jendela dan hendak bertegur sapa, tapi rembulan telah duduk di pembaringan, dengan matanya yang sayu mengandung rayuan, pipi merah merona menyapa sepi yang bergelayut di hati. Aku dan rembulan hanya terdiam, tapi dinding-dinding kamar tak henti menyampaikan pesan. Bibir terkunci oleh sanubari yang melingkupi, suaraku tertahan di ujung tenggorokan, hanya binar mata yang menguatkan rasa membara di dada.
3.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 120 Beses bilang puisi rembulan
Read
+Library
Legenda Raja Pendekar

Legenda Raja Pendekar

Akulah sang pengembara Melenggang ke Barat, Meluruk ke Timur, Merangsak ke Utara, Merantau ke Selatan, Kan kuremas matahari di telapak tanganku Kan kupecahkan wajah rembulan Tak ada lawan, Tak ada tandingan, Ilmu dari segala ilmu...!" Semua orang di ruangan saling pandang. Tidak ada suara lain kecuali kumandang syair itu. Suaranya mendengung dan bergema di segala penjuru Sesaat kemudian suara lenyap.
1044.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.3K Beses bilang puisi rembulan
Ipakita ang mga Review (28)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
Jangan lupa mampir ke cerita baru saya berjudul : SI BUTA DARI SUNGAI ULAR 'Dalam kegelapan, sosok seorang putra. Dendam dan lara menutup kedua matanya. Dia terjerumus sebagai manusia. Dan bangkit menjadi Legenda'
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status