Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Legenda Raja Pendekar

Legenda Raja Pendekar

Akulah sang pengembara Melenggang ke Barat, Meluruk ke Timur, Merangsak ke Utara, Merantau ke Selatan, Kan kuremas matahari di telapak tanganku Kan kupecahkan wajah rembulan Tak ada lawan, Tak ada tandingan, Ilmu dari segala ilmu...!" Semua orang di ruangan saling pandang. Tidak ada suara lain kecuali kumandang syair itu. Suaranya mendengung dan bergema di segala penjuru Sesaat kemudian suara lenyap.
1044.1K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as puisi rembulan
Show Reviews (28)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
Jangan lupa mampir ke cerita baru saya berjudul : SI BUTA DARI SUNGAI ULAR 'Dalam kegelapan, sosok seorang putra. Dendam dan lara menutup kedua matanya. Dia terjerumus sebagai manusia. Dan bangkit menjadi Legenda'
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Read All Reviews
REINCARNATION

REINCARNATION

Akan tetapi, tampaknya Garvin tidak merasakan apa pun. Malam ini, rembulan bersinar sangat terang. Tidak ingin kalah dengan kumpulan rasi bintang yang selalu mencuri perhatian. Tiba-tiba, Caroline teringat ucapan seseorang. Katanya, "Rembulan tidak bersinar karena kesempurnaan."
106.3K viewsOngoingAdded to Library 246 Times as puisi rembulan
Read
+Library
SUSUK TERATAI PUTIH

SUSUK TERATAI PUTIH

Sinarnya menerangi Rawa Ireng yang hidup dalam kegelapan. “Sari patinipun sukma.”(Sari patinya sukma.) “Terbebas saking raga.” (Terbebas dari raga) “ Wiyos makhluk enggal.”(Lahirlah makhluk baru) “Saking rawa cemeng.” (Dari rawa hitam) Sang ratu kembali menyenandungkan kidung, matanya tertutup, tangannya masih ia rentangkan ke arah rembulan purnama yang telah membulat sempurna, siap menerima puncak kekuatan dari sang rembulan.
9.751.0K viewsOngoingAdded to Library 1.2K Times as puisi rembulan
Read
+Library
LANTING BRUGA

LANTING BRUGA

Udara malam terasa begitu dingin, rembulan terang tampak menggantung tepat di atas kepala mereka. Ombak laut seolah butiran mutiara yang mengambang di permukaan air, karena pancaran dari cahaya rembulan tersebut. Lanting Beruga mengunyah jahe merah darah sambil mengernyitkan kening, tampak sedang berpikir keras.
9.33.2M viewsCompletedAdded to Library 123.7K Times as puisi rembulan
Show Reviews (1034)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
Izin promosi Thor… Baraka adalah SANG PEWARIS PARA DEWA yang telah diramalkan kelahirannya sejak Seribu Tahun Yang Lalu. Baraka memiliki takdir yang akan menjadi ujian bagi dirinya untuk naik kelangit dan menjadi seorang dewa. Baca kisahnya dalam : PENDEKAR KERA SAKTI
Zhu Phi
Ijin promosi thor ... Pendekar Kitab Iblis Dunia Persilatan gempar oleh terbunuhnya Pendekar golongan putih dan hitam secara misterius. Pelakunya dikenal sebagai Hantu Dunia Persilatan yang selalu membuka Kitab Iblis yang bercahaya. Siapakah dia? Ikuti kisahnya ya. Update tiap hari. Terima kasih.
Read All Reviews
Bara Dendam di Perbatasan

Bara Dendam di Perbatasan

Istana Panjalu tampak tenteram di permukaan, tapi di bawah permukaannya ada arus gelap yang mulai berputar—dan Seta berdiri tepat di tepinya. Sejak menemukan surat rahasia itu di bawah lantai bangsal timur, pikirannya tak pernah tenang. Kata-kata dalam pesan itu berputar-putar di kepalanya seperti mantra yang sulit lenyap: “Tunggumu di batu bundar. Malam saat rembulan ganjil.” Dan malam ini, rembulan itu sedang ganjil—bulan purnama menyorot miring, menimbulkan bayang panjang di atas taman belakang istana.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as puisi rembulan
Read
+Library
Hati yang Remuk dan Mati

Hati yang Remuk dan Mati

Setelah menyelesaikan kelas online, Sheila berbaring dengan nyaman di kursi rotan di balkon, memanggang ubi di kompor kecil dengan santai. Selama sebulan ini, dia menjauh dari emosi berkualitas rendah, dan tenggelam dalam kelas. Dia pun langsung jadi bersinar, dan tampak jauh lebih baik. Saat dia hendak mengupas ubi panggang, teleponnya tiba-tiba berdering. Terdengar nada suara Lina bercanda, "Pria penuh kasih sayang itu terus menerus tulis surat cinta di internet, apa kamu sudah lihat?"
36.1K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as puisi rembulan
Read
+Library
Air Mata si Kupu-Kupu Malam

Air Mata si Kupu-Kupu Malam

Kini dia sedang berdiri di luar ruang, saat menatap ke atas terlihat langit gelap dihiasi bintang-bintang kecil yang sinarnya tampak berpendar. Di sekelilingnya banyak bunga mati dan lampu ceri. Tak jauh darinya ada sebuah meja bundar dengan dua kursi yang di atasnya ada lilin dan alat makan. Laura menoleh ke arah Taufan takjub. "Ini kita di atas rooftop?"
101.1K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as puisi rembulan
Read
+Library
Istri yang Kau Remehkan

Istri yang Kau Remehkan

Suri tertawa. Lihatlah, digombali receh seperti ini saja, jiwanya sudah melayang sampai ke bulan. Inilah bedanya jika digombali oleh orang yang kita cinta. Walau kalimat yang digunakan adalah pengulangan kata dari zaman baheula, tapi rasanya mengena. Coba kalau digombali oleh orang yang tidak kita suka. Dibacakan puisi tujuh hari tujuh malam pun tidak akan terasa syahdunya.
1082.4K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as puisi rembulan
Read
+Library
Sang Kupu-Kupu Malam

Sang Kupu-Kupu Malam

#30HariMenulisNovelBatch5 #Day4 #SangKupuKupuMalam #Part3 Sub judul: Lelaki Misterius Genre: Romance sad Nama: Rita Juwita Jumkat: 985 Jam menunjukkan sembilan pagi. Ayu masih saja bergeming di tempat tidur. Rasa lelah, muak dan sedih bercampur menjadi satu. Kantuk sudah hinggap sedari tadi. Namun, wanita cantik itu masih sulit untuk memejamkan matanya. Dia masih terus memikirkan ucapan Agni. Bagaimana perasaan anak gadisnya selama ini? Apakah tersiksa seperti yang dia rasakan?
103.2K viewsOngoingAdded to Library 126 Times as puisi rembulan
Read
+Library
Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Tanpa menatap Isvara, jemarinya yang panjang mulai memetik senar Wina. Begitu dawai pertama bergetar, aliran udara di dalam barak serasa berhenti. Melodi yang mengalir bukanlah kemarahan, melainkan sebuah nada romantis yang menyayat hati. Rudra memainkan sebuah gubahan klasik "Ratapan Bulan di Ujung Langit". Sebuah lagu legendaris, yang menceritakan tentang rembulan yang setia mencintai bumi, walau dipaksa menjauh oleh garis takdir.
1014.4K viewsCompletedAdded to Library 532 Times as puisi rembulan
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status