Di Ujung Senja
Harus secepat inikah mamanya itu pergi meninggalkan dirinya?
Redita membiarkan air matanya menitik, rasanya ia sudah kehilangan arah, kehilangan tujuan hidup, kehilangan semuanya. Ia hancur! Ia terisak sambil memeluk kayu nisan sang mama ketika kemudian ada tepukan lembut di bahunya.
Redita tersentak, ia menoleh dan mendapati sosok itu sudah jongkok di sisinya.