PERJAKA MENIKAHI JANDA
"Ayah nih, Ya, kenapa Mba itu senyum-senyum aja dari tadi Bunda perhatiin."
"Ya ... Ayah, enggak tahu Bun, dia yang senyum, Ayah cuma balas senyum tipiskan, Bun."
"Nah itu, kenapa Ayah nimpalin dan balas senyum, Bunda lihat loh! Tipis apanya, orang Bunda lihat Ayah senyum genit gitu."
Waduh, aku enggak tahu Nisa segitunya memperhatikanku.
"Ya, kalau Ayah cemberut saja, enggak enaklah Bun, nanti dikira sombong, lagi."