Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dibuang Suami Pelit, Dinikahi Sang Pewaris

Dibuang Suami Pelit, Dinikahi Sang Pewaris

tanyaku. Ayah menyunggingkan sebuah senyuman. Tipis, sangat tipis. “Tentu Ayah betah, karena bisa dekat dengan anak Ayah sendiri. Kenapa kamu tanya seperti itu? Ayah sudah lebih baik dari sebelumnya. Jangan khawatir,” jawabnya. Aku menghela napas dalam. Kuanggukan kepala ini. Kali ini aku bisa melihat Ayah berbicara bukan dari hati.
4.7K viewsCompletedAdded to Library 140 Times as puisi senyum ayahku
Read
+Library
Menantu Bayangan : Istri Simpanan Pewaris Tersembunyi

Menantu Bayangan : Istri Simpanan Pewaris Tersembunyi

Senyumnya tipis, meski matanya berkaca. “Maaf, Kei jarang datang. Kei baru datang ke sini setelah banyak hal yang… berantakan.” Ia mengusap tangan ayahnya pelan, seperti dulu ketika masih kecil dan ketakutan karena mimpi buruk. Hanya saja, kini mimpi buruknya nyata—dan tak ada siapa pun yang bisa membangunkannya. “Ayah,” lanjutnya, suaranya hampir bergetar, “Kei capek banget. Kei pikir Kei kuat, tapi ternyata Kei cuma pura-pura.”
1029.2K viewsCompletedAdded to Library 758 Times as puisi senyum ayahku
Read
+Library
Jadi Mama Bohongan? Siapa Takut!

Jadi Mama Bohongan? Siapa Takut!

Beberapa detik berlalu dalam keheningan yang memekakkan. Pria itu mengukir senyum tipis di bibirnya, tapi tak ada secercah hangat di matanya yang dingin. “Ayahnya,” jawab pria itu singkat, suaranya berat dan penuh arti. Kalimat itu seperti pecahan kaca yang jatuh ke lantai membuat udara di ruangan mendadak beku. Sunyi membungkus seisi ruangan, ketegangan merambat merayap.
886 viewsCompletedAdded to Library 31 Times as puisi senyum ayahku
Read
+Library
Terpikat Pesona Ayah Temanku

Terpikat Pesona Ayah Temanku

Senyum getir muncul di wajahnya, lalu dia melangkah lebih dekat dan mengambil figura itu dari meja. Tangannya yang kecil mengusap permukaan kaca dengan lembut, seperti ingin menghapus debu yang nyaris tidak ada di sana. Ayahnya tersenyum hangat dalam foto itu—senyum yang dulu selalu membuatnya merasa aman. “Papa …,” gumamnya lirih. Ia lalu menarik napas panjang, berusaha menahan air mata yang hampir menetes. Beberapa detik kemudian, Anthony akhirnya bersuara. “Nona Alessia? Boleh saya tanya sesuatu?”
1015.2K viewsCompletedAdded to Library 334 Times as puisi senyum ayahku
Read
+Library
Gadis Manis Simpanan Ceo

Gadis Manis Simpanan Ceo

Pintaku menenangkannya. Benar saja Ayah buru-buru mengusap air mata yang mulai membanjiri kedua pipinya. Ia lantas tersenyum padaku, reflek akupun membalas senyuam penuh arti itu. "Kita pulang yuk Yah!". ucapku kemudian. "I-iya Nak, ayo udah mau sore juga" jawab Ayah kemudian. Aku lantas mengikuti langkah Ayah untuk kembali menaiki sepeda tua itu, seulas senyum tergambar jelas dari wajah Ayah.
105.5K viewsOngoingAdded to Library 155 Times as puisi senyum ayahku
Read
+Library
3 Minutes With You

3 Minutes With You

Beliau lekas berdiri dan tak lupa menenteng tas kerjanya, “Ayah berangkat dulu.” Chea mencium tangan Ayah. Ayah berjalan menuju pintu sementara Chea memilih untuk membereskan meja makan. “Chea.” Ayah memanggil namanya dengan nada yang serius. Chea berpaling menatap Ayah yang sudah berdiri di depan pintu mungkin jarak Ayah dan pintu hanya enam puluh sentimeter saja. “Selamat ulang tahun, Nak.” Chea tersenyum dengan mata yang berkaca-kaca mendengar ucapan singkat yang tulus dari Ayah. Dia tahu betul Ayah memang tak pandai mengekspresikan perasaannya, “Makasih, Yah.”
4.6K viewsCompletedAdded to Library 123 Times as puisi senyum ayahku
Read
+Library
Kiara

Kiara

Dia menyukai perasaan kunci di tangannya saat dia membenamkan jari-jarinya di dalamnya. Dia menyukai senyumnya, cara bibirnya melengkung ke samping untuk membentuk senyum termanis yang pernah dilihatnya. Senyumnya, bagaimanapun, akan menghilang begitu ayahnya memasuki ruangan, jari-jarinya secara naluriah menarik-narik blusnya setiap kali ayahnya memanggilnya. Dia tahu dia takut pada ayahnya, dan meskipun dia tidak benar-benar menyukai fakta itu, pemikiran bahwa dia takut pada seseorang selalu membuatnya tersenyum.
4.9K viewsOngoingAdded to Library 167 Times as puisi senyum ayahku
Read
+Library
Malam Penuh Topeng

Malam Penuh Topeng

Dia menduga bahwa gadis itu memiliki rasa gengsi yang sama tinggi dengan ibunya yang tak pernah lagi terlihat memerah pipinya ketika ayahnya mengganggunya — justru menggerutu dan menyebut humornya kolot. “Kenapa Ibu tak pernah tersenyum pada humor Ayah?” “Oh,” ujarnya, membuka kipas kembali. “Ayahmu sudah terlalu dimanjakan dengan senyumku sejak dulu. Dia akan mengira aku masih terpesona padanya.”
102.2K viewsCompletedAdded to Library 71 Times as puisi senyum ayahku
Read
+Library
KARMA PERSELINGKUHAN AYAH

KARMA PERSELINGKUHAN AYAH

tanya ayah lagi lalu memelukku, tercium aroma parfum wanita dari kemejanya. “Aku nungguin Ayah enggak pulang-pulang nomor Ayah juga tidak aktif. Aku tidak mau Ayah pergi seperti Ibu,” jawabku dengan nada sesedih mungkin. Mulai sekarang kita adu akting Yah, kita lihat siapa yang akan tereliminasi. “Cuup ... sudah jangan nangis lagi, Ayah kan, sudah pulang.” “Ayah habis dari mana kok kemejanya bau parfum cewek?” Ayah salah tingkah kemudian dia mencium-cium sendiri kemejanya.
1068.7K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as puisi senyum ayahku
Read
+Library
Sugar Baby for Sugar Mommy (Pacar Kontrak)

Sugar Baby for Sugar Mommy (Pacar Kontrak)

“Untukmu, Ayah .... Lewat puisi ini, aku katakan Betapa aku sangat menyayangimu .... Aku mengagumimu lebih dari apa pun Aku menghargai semua pengorbananmu .... Setiap hari kau berkerja untukku Menyisakan sepotong roti bakar atas bukti cintamu .... Menjadi pahlawan terbaik sepanjang hidupku Melakukan segalanya untuk melindungiku .... Ayahku tersayang .... Walaupun kau selalu tersenyum padaku Aku tahu bahwa hatimu menangis
105.2K viewsCompletedAdded to Library 145 Times as puisi senyum ayahku
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status