Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Alvaro, Sang Penguasa Dunia

Alvaro, Sang Penguasa Dunia

Dia berbalik dan terkesima melihat paras Siti yang begitu cantik bahkan saat sedang tertidur. Namun, seketika wajahnya berubah muram, hatinya terasa seperti diayak-ayak. Sambil masih terus menatap Siti, mulutnya menggumamkan sebuah puisi yang menggambarkan isi hatinya. "Pertemuan adalah momen penuh tantangan, tapi perpisahan jauh lebih memilukan. Jika kita nggak pernah bertemu, nggak akan ada lahirnya kerinduan. Jika kita nggak pernah saling mengenal, nggak akan ada kenangan yang menghantui. Jika kita nggak pernah bersama, nggak akan ada luka yang tertinggal."
9.6151.9K viewsCompletedAdded to Library 5.9K Times as puisi tema perpisahan
Read
+Library
Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Pagi: “Menulis Puisi Kehilangan” Sesi pagi ini dipandu oleh Mbak Nisa, seorang penyair yang juga pernah mengalami kehilangan mendalam. Ia meminta semua peserta menulis puisi tentang orang yang telah pergi—bukan untuk meratapi, tetapi untuk merayakan cinta yang pernah ada. Anya menulis perlahan, kata demi kata. Puisinya sederhana, tapi penuh kejujuran: Aku pernah menunggumu pulang,
102.4K viewsCompletedAdded to Library 70 Times as puisi tema perpisahan
Read
+Library
Delia (Gadis Pengagum Senja)

Delia (Gadis Pengagum Senja)

Guru mulai memanggil peserta no 7 untuk maju dengan percaya diri Delia membacakan bait demi bait syair yang ia buat bersama Damar berjudul senja. Senja Kau memberikan ketenangan Datangmu penuh harap Meninggalkan kesepian Ketika kau pergi, Pertemukan ku dengan malam Senja aku tak ingin sendiri Penuh asa menunggu mu datang Memandang pelik di tepi Pantai Riuh suara desir angin Menyapu keheningan
106.1K viewsOngoingAdded to Library 202 Times as puisi tema perpisahan
Read
+Library
Penyesalan di Ujung Perpisahan

Penyesalan di Ujung Perpisahan

Pada tahun ketiga aku memalsukan kematianku, aku didatangi oleh ibu dan anak dari Keluarga Surya. Demi mengusir mereka, aku mengancam akan bunuh diri sambil membawa pisau. Sampai putri kami yang berusia tujuh tahun memegang selang oksigen ayahku. Gina berdiri di samping, mengancam dengan suara bergetar. "Ezra, kamu mau ayahmu mati atau menikahiku kembali, keputusan ada di tanganmu!" Aku terlalu emosi hingga sekujur tubuhku gemetar, tetapi terpaksa aku meletakkan pisau dan menikahinya kembali. Begitu kembali ke rumah yang tidak asing itu, aku berubah menjadi sosok ayah dan suami yang paling sempurna di Keluarga Surya. Adik angkatku sedang murung dan butuh ditemani Gina. Aku segera menyingkir
354 viewsCompletedAdded to Library 11 Times as puisi tema perpisahan
Read
+Library
Jadi Suamiku Ya, Om?

Jadi Suamiku Ya, Om?

ucap Nindya tulus. "Sudah lupakan itu, lalu kita mulai bernyanyi. Penonton sudah bersorak ramai di depan sana, menunggu lagu kita," ucap Dio. Perpisahan Termanis Jadikan ini perpisahan yang termanis Yang indah dalam hidupmu Sepanjang waktu Semua berakhir tanpa dendam dalam hati Maafkan semua salahku Yang mungkin mmenyakitim Bila mungkin memang tak bisa
107.8K viewsCompletedAdded to Library 264 Times as puisi tema perpisahan
Read
+Library
Bahagia Setelah Berpisah

Bahagia Setelah Berpisah

Bahagia Usai Berpisah 5 🍁🍁🍁 "CUKUP MAS!" Aku dapat merasakan getaran suaraku sendiri. Dari awal kenal, hingga menikah dan memiliki anak tak pernah satu kali pun aku berteriak di depan Mas Farhan. Mimik wajahnya seketika berubah. Ia tampak tak percaya jika aku baru saja meninggikan suaraku di hadapannya.
1011.8K viewsOngoingAdded to Library 461 Times as puisi tema perpisahan
Read
+Library
Memergoki Suamiku Dengan Gundiknya

Memergoki Suamiku Dengan Gundiknya

Persis separti gerakan hormat saat upacara. Setelah berpamitan, Satriya pun pergi meninggalkan rumah. Deru mobil perlahan menghilang berganti keheningan yang sempat tercipta. Kini kami terpisah oleh jarak. Meski hanya sementara. Terkadang kita harus merelakan seseorang itu pergi. Bukan meninggalkan, namun berjuang untuk kebahagiaan keluarga. Karena bukan hanya batin yang harus terpenuhi, materi pun harus tercukupi.
1079.6K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as puisi tema perpisahan
Read
+Library
Suamiku, Musim Dingin Tanpa Akhir

Suamiku, Musim Dingin Tanpa Akhir

Di luar sana, daun-daun bergetar pelan tersapu angin seolah ikut menyanyikan lagu perpisahan yang tak pernah sempat terucap. Ada bagian dalam diriku yang masih ingin berlari ke bandara, menahannya, menanyakan kenapa harus pergi tanpa berpamitan, tapi di sisi lain mungkin Abiyasa tahu bahwa perpisahan tanpa pamit justru satu-satunya cara kami berdua bisa benar-benar berhenti menyakiti satu sama lain. ***
107.2K viewsCompletedAdded to Library 266 Times as puisi tema perpisahan
Read
+Library
Sebelum Aku Pergi

Sebelum Aku Pergi

gumam Glen sambil membuka halaman dengan puisi berjudul "Aku Tidak Ingin Mati, Tapi Aku Lelah Hidup Sendiri.” Ia membacanya pelan, suaranya serak oleh emosi. Aku tidak ingin mati karena aku ingin kau menahanku. Tapi setiap langkahku menjauh, tak ada yang mencengkeram tanganku. Maka, aku berpikir, mungkin memang tak ada yang butuh aku. Maka, biarlah aku pergi… meski aku ingin tinggal. Glen menutup buku itu, lalu mengecup punggung tangan Aruna.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as puisi tema perpisahan
Read
+Library
Black Finger (Indonesia)

Black Finger (Indonesia)

Gerak tangan Isabel terhenti. Rin menerawang ke malam perpisahan anak tingkat tiga. Sebagai ketua panitia acara, puisi itu digunakan J-End sebagai kalimat pembuka dalam pidatonya. “Dia hanya bilang ‘Sebuah Puisi Tua dari Slavidion’, tanpa judul dan tanpa nama penyair.” 'Hitam dan Putih Dalam kilatan waktu Terpecah jauh' “Kamu bisa mengingatnya?” tanggap Isabel tak percaya. Padahal ia juga hadir dalam acara perpisahan itu.
1013.8K viewsCompletedAdded to Library 496 Times as puisi tema perpisahan
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status