Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Asmaraloka Sang Putri Pusaka

Asmaraloka Sang Putri Pusaka

“Satu panggung? Ini bukan sandiwara, Kangmas!” “Lalu apa?” Rakai tersenyum kecil. “Kau tahu, kadang medan perang bisa jadi tempat orang bertemu jodoh. Siapa tahu kau jatuh cinta padaku di mimpi itu juga.” Raras melongo. “Aku melawanmu pakai pedang, bukan bunga, Kangmas!” Rakai menahan tawa. “Ah, siapa tahu pedang itu bentuk kasih sayangmu yang terselubung.”
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai puisi tentang asmara
Baca
+Pustaka
Asmaraloka

Asmaraloka

"Semua janji yang kita buat dulu. Kita selalu membayangkan masa depan bersama, Ain. Kita membayangkan bahwa Asmaraloka—tempat di mana kita semua bisa bersama, di mana kita tidak perlu berjuang lagi—akan menjadi kenyataan.” Ain mengangguk pelan, matanya penuh dengan penyesalan yang dalam. “Asmaraloka…” gumamnya, mengingat kembali kata-kata itu yang dulu begitu indah. “Tempat yang kita ciptakan dalam imajinasi kita. Tempat di mana tidak ada pengkhianatan, tidak ada pengorbanan yang sia-sia. Tempat di mana cinta kita bisa tumbuh tanpa halangan.”
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai puisi tentang asmara
Baca
+Pustaka
Konfirmasi Cinta

Konfirmasi Cinta

Yang terlihat pas nan cantik di jari Arshima. Kemudian Rendra berdiri dan memeluk Arshima dengan posesif. Arshima merasa bahagia, ternyata belahan jiwa nya itu masih mencintai dan setia menunggu dirinya. Padahal ia sendiri pergi meninggalkan Rendra, dan mencoba untuk melupakan laki-laki itu. Nemun, Rendra benar-benar memberikan cinta yang luar biasa untuk nya.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai puisi tentang asmara
Baca
+Pustaka
Bukan Sekedar Pengganti

Bukan Sekedar Pengganti

lirih Arion menempelkan dahi mereka setelah puas saling membagi dan memberi manisnya cinta. "Aku juga mencintaimu, Arion. Sangat mencintaimu." Kembali keduanya saling mengungkap cinta dengan penyatuan yang indah dan manis. Berasamaan dengan aroma segar bunga yang tertiup angin segar. Beberapa kupu-kupu pun terbang di atas kelopak bunga yang mekar indah. Ashera, bukan sekedar pengganti. Namun, Ashera adalah bukti dari sebuah cinta sejati.
1018.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 661 kali sebagai puisi tentang asmara
Baca
+Pustaka
Balas Dendam Sang Dokter Ahli Farmakologi

Balas Dendam Sang Dokter Ahli Farmakologi

Setiap gulungan berisi sesuatu yang berbeda. Salah satu gulungan berisi instruksi detail tentang ramuan yang sangat aneh. Bukan racun yang membunuh tubuh, tapi sesuatu yang lebih halus. "Racun Asmara," bisiknya sambil membaca dengan sangat teliti. "Campuran herbal dan feromon yang mampu mengikat hati dan pikiran. Membuat target terobsesi. Membuat mereka bertekuk lutut tanpa menyadari bahwa mereka sedang dikendalikan."
1017.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 520 kali sebagai puisi tentang asmara
Baca
+Pustaka
Gairah Cinta Paman Presdir

Gairah Cinta Paman Presdir

Menyelami kedalaman gelombang asmara, layaknya mutiara yang tenggelam di dasar lautan, cinta mereka menjadi perhiasan paling berharga. Di tengah lautan yang luas, gelora merebak bak rasa asmara nan merdu yang bergelora dalam jiwa mereka. Sepasang duyung cinta, berenang bersama dalam keintiman dalam birahi. Setiap tetesan air laut membentuk tarian mesra di tubuh Rubby dan Elvano, dalam balutan samar sinar bulan mereka berdua menyatu dalam arus lintas asmara, gulungan gelombang berpadu dengan gairah. Perasaan mereka umpama anguilla laut, meliuk menelusuri remuk samudra.
1090.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai puisi tentang asmara
Baca
+Pustaka
Mencarimu dalam Bimbang

Mencarimu dalam Bimbang

Namun, kini ku temukan sajak yang ku tunggu Rembulan itu kini bergulir dalam irama laguku Dan ku nikmati cinta yang ku janjikan pada-Mu Tuhan, Berikan aku sehelai kain panjang Agar ku dapati terbang Bersama bidadari yang kau kirimkan Irama keyword terus berkerlik, mengetuk titik tombol hurup demi hurup, hingga tersurat gagasan cantik penuh rima. Coretan warna bertumpu pada kekokohan sebuah dinding. Angin rindu bertiup, bagai gunung dan lembah yang membekukan jalan. Sungguh, dingin sekali.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai puisi tentang asmara
Baca
+Pustaka
KARMA : Balasan untuk Keluarga Tak Tahu Diri

KARMA : Balasan untuk Keluarga Tak Tahu Diri

menahan nyala cinta sedang kau berkata kau hanya mampir sebentar saja Kita juga pernah menebak kata-kata terakhir yang akan kita ucapkan sebelum malam benar-benar begitu dingin dan kau pamit berlalu seperti angin Tapi kita membisu tak sepatah rindu terucap tak juga ucapan selamat malam hinggap di rekah bibirmu yang lembap Hingga masing-masing kita pergi dan yang tersisa hanya bayanganmu yang terus saja menancap dalam ingat tepat di selasar harap yang senantiasa kudekap (Puisi By : Ikhlas El Qasr) TAMAT.
1045.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai puisi tentang asmara
Tampilkan Ulasan (8)
Baca
+Pustaka
Nur Inayah
ceritanya bagus,aku suka tokohnya yg menampilkan perempuan yg kuat,cerdas dan tidak mudah tumbang meski awalnya didera banyak cobaan,perempuan harusnya memang seperti itu,biar tidak gampang ditindas,dianggap makhluk lemah yg g bisa apa2 dan dianggap remeh,good job,Amira
Bahagia53114202
novelnya keren. tapi, ini babnya nggak sampe kek sinetron Tersanjung, kan? takut kepanjangan dan gak tamat2 malah ujungnya mbulettt kek benang ruwet. apalagi sampe bab 200 lebihhh. haduh, bisa puyeng liatnya. ...
Baca Semua Ulasan
Godaan Memikat Lelaki Penguasa

Godaan Memikat Lelaki Penguasa

Laksa rindu terbalut indahnya senja, menawan hati bertabur bungah. Hati telah terpatri, bersama lantunan kidung cinta. Dahaga mengukung rasa yang tiada puas. Meski bersambut, bersua sewaktu-waktu rasa mengajuk semakin penuh, tumbuh. Begitu hasrat sepasang suami istri tersebut, tiada kata bosan dan lelah dalam memupuk terai asmara. Panah amor tepat menancap di atma masing-masing, mengukir afeksi, menyulam semakin erat.
1046.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai puisi tentang asmara
Tampilkan Ulasan (59)
Baca
+Pustaka
KarRa
Assalamu'alaikum, halo buat para pembaca Godaan Memikat, jangan lupa ikuti giveaway Godaan Memikat menuju tamat ya, dengan cara ... -Subscribe Godaan Memikat -Share Vote Gem -Share komentar Akan ada souvenir jam dinding & Walldecor Godaan Memikat buat yang beruntung diumumkan saat tamat ya ......
Kiki Sulandari
Hampir saja Aarav tak bisa menahan gejolak dirinya ketika bersama Maya.... Tapi bayang bayang wajah Larisa selalu ada dipelupuk mata Aarav... Semoga Larisa bisa segera membuka hati untuk Aarav,sehingga Aarav tak memendam hasrat... Axelle Zeroun afa disini juga,ya.........
Baca Semua Ulasan
Bertahan hidup di zaman majapahit

Bertahan hidup di zaman majapahit

ujar Anjasmara lirih sambil menatap kepergian Pria yang amat sangat dicintainya. Saat itulah, aku yang semula melihat dari sudut pandang orang ketiga, melebur menjadi satu dengan sosok Anjasmara dan memandang semua kisah ini dari sudut pandang orang pertama. Tubuhku menjadi satu dengan wanita itu, namun aku tidak dapat mengendalikanya. Aku hanya bisa menuruti keinginan tubuh ini tanpa mampu melawan. Bersamaan dengan itu, aku merasakan kerinduan yang amat sangat. Hari berganti hari seiring dengan membuncitnya perutku. aku menanti kedatangannya. Kekasihku, Damarwulan.
882 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai puisi tentang asmara
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status