Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bertemu di Perancis

Bertemu di Perancis

Puisi ini Ten wiersz jest Garis surya di dinding Żyłką słoneczną na ścianie Seperti semua fotografi musim semi Jak fotografia wszystkich wiosen Aku akan membawakanmu beberapa nyanyian hujan Kantyczki deszczu wam przyniosę Nada musik pudar di lonceng langit Wyblakłe nutki w nieba dzwon Seperti menghirup angin muda Jak młodym wiatrem oddychanie
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai puisi tentang hujan singkat
Baca
+Pustaka
RESEP CINTA UNTUK HATI YANG RETAK

RESEP CINTA UNTUK HATI YANG RETAK

PESAN YANG MULAI DI BALAS ☘️☘️☘️ Hujan datang tanpa mengetuk, menyapu sore yang letih dengan suara jatuh yang berulang. Ia menimpa atap-atap tua, jendela yang setengah terbuka, dan kenangan yang tak sempat disusun rapi. ~~~
10698 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai puisi tentang hujan singkat
Baca
+Pustaka
JERAT CINTA JURAGAN TUA

JERAT CINTA JURAGAN TUA

Hujan di bulan ini, seolah menari-nari dari atas langit. Gemuruh petir yang sesekali terdengar, bagai denting piano yang mengalunkan sajak duka. Alma mengusap air mata yang tak sengaja jatuh dari netra sendunya. Sejauh ini perjalanan takdir membawanya pada muara luka yang seolah tak ada tepiannya. "Melamun, Nduk? Kenapa nggak dimakan singkongnya?"
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai puisi tentang hujan singkat
Baca
+Pustaka
Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah

Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah

Tetesan airnya mengenai kaca jendela mobil Jihan setelah beberapa saat. Jihan sudah seminggu tidak tidur nyenyak, dia menatap hujan yang turun dengan mata yang memerah. Dia mengatupkan bibirnya dengan lemah. Rasa putus asa yang mencekam hatinya sama seperti hujan yang turun dengan deras dan menghalangi jalan di depan sehingga orang yang berjalan di bawahnya tidak tahu harus ke mana ....
9.5955.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30.6K kali sebagai puisi tentang hujan singkat
Tampilkan Ulasan (255)
Baca
+Pustaka
Novelia222
1.077 kenapa makin kesini JIHAN makin lembek thor, masa mau menyerahkan Wina ke IVAN demi kebahagiaan IVAN gila lu ndro ga masuk akal!!! penuh kasih sih sih blh tapi tegas itu karakter, jls Wina ssh payah di dapatkan dan juga WINA sendiri yg memilih Jihan, bahkan pria lemah aja akan menjaga ISTRINYA
Indah sabiq Sabiq indah
Ga mungkin peran utamanya Jihan meninggal... coba scroll deh, dulu pernah baca komenan ada yang bilang, Wina akan punya anak 2, atau 3 dari Jihan, dan Jihan pun akan tegas ke anak2nya... Ga mungkin lah Jihan nya Mati, gara2 Pembedahan Otak, bakalan End ini novel.. logika di Medan Hitam ada Winata
Baca Semua Ulasan
Kopi Panas Untuk Si Jalang

Kopi Panas Untuk Si Jalang

Memutar-mutar tubuh indahnya, berdansa sendiri kesana dan kemari sembari tersenyum lebar dengan penuh kehangatan. “Aku menyukai rintik hujan, menari lalu mengitari seisi bumi Sesudahnya, mereka menyelimuti orang-orang yang sakit hati di karenakan patah hati Hujan adalah sebuah anugerah yang tidak tertandingi, karena dia. Mereka menjadi satu dalam ikatan yang suci Teruntuk yang sedang jatuh hati jangan dimabuk dengan ikatan yang tak pasti, memang awalnya sangat happy tapi akhirnya sedikit sakit hati.”
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai puisi tentang hujan singkat
Baca
+Pustaka
WITHERED

WITHERED

'Akan seringan apa rasanya, jika hujan mampu meluruhkan rasa yang sedang kurasakan? 'Akan setenang apa diriku jika dinginnya hujan bisa membekukan rasa yang sedang ku rasakan?' Tapi, hujan yang turun dari langit gelap itu, hanya membasahi tubuhku. Hanya membuatku merasakan rasa dingin yang juga tak kuperdulikan. Sampai langit gelap yang hujannya menetesi wajahku tak lagi terasa karena ada payung yang menutupi.
1023.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 733 kali sebagai puisi tentang hujan singkat
Baca
+Pustaka
BATAL NIKAH

BATAL NIKAH

la merasa bahwa hujan adalah penghibur setia yang mampu meluapkan rasa sakit yang tak terucap di dalam hatinya. Tiap helai rambut basahnya mengingatkan Yaya akan masa saat awal dia kenalan dan pacaran dengan Rian. Rasa sakit dan kekecewaan yang seolah hilang terbawa oleh tiap tetes hujan yang membasahi wajahnya. Keheningan di bawah guyuran air hujan memberikan kesempatan bagi Yaya untuk merenung dan melupakan sejenak perasaan yang begitu membebani.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai puisi tentang hujan singkat
Baca
+Pustaka
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Setelah makan malam, hujan mulai turun di luar. Julian bersikeras ingin tidur bersama Federik, jadi Susan mengizinkannya menginap. Namun, saat bangun untuk minum air di tengah malam, Susan malah bertabrakan dengan Federik. "Aduh." Susan menjerit dan jatuh ke samping. Federik meraih dan menariknya ke dalam pelukannya, lalu bertanya dengan gugup, "Ada apa? Apa kamu terluka?"
17.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 581 kali sebagai puisi tentang hujan singkat
Baca
+Pustaka
Mabuk di Malam Hujan, Berpisah di Terik Kemarau

Mabuk di Malam Hujan, Berpisah di Terik Kemarau

Setiap napas singkat saat ditarik ke permukaan air selalu disertai dengan keputusasaan dan ketakutan yang makin mendalam. Air sungai yang sedingin es terasa seperti ribuan jarum yang menusuk kulit, tulang, hingga ke jantungnya. Dalam ketakutan akan kematian dan rasa sakit akibat dingin yang ekstrem, berbagai kilasan ingatan menyerbu benaknya tanpa kendali. Usia 16 tahun, di bawah pohon tabebuya, seorang pemuda dengan wajah merah menyerahkan surat cinta. Tulisan tangannya tampak canggung, tetapi berisi perasaan yang begitu membara.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai puisi tentang hujan singkat
Baca
+Pustaka
Badai Berlalu, Bahagia Menyambut

Badai Berlalu, Bahagia Menyambut

"Aku terlalu sombong, mengira kamu nggak akan pernah meninggalkanku, jadi aku mengabaikan perasaanmu. Aku ... aku benar-benar berengsek ...." "Aku nggak bisa tidur sejak kamu pergi. Setiap mataku terpejam, yang ada di pikiranku cuma kamu. Aku ... aku hampir gila ...." Dia mencurahkan isi hatinya dengan terbata-bata, tampak benar-benar menderita. "Aku tersadar, aku nggak bisa hidup tanpamu. Aku nggak bisa kehilangan kamu, Erika ...."
4.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai puisi tentang hujan singkat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status