Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hidup Seorang Wanita

Hidup Seorang Wanita

Di ufuk timur sang surya sudah memancarkan sinarnya, semilir angin malam tergantikan dengan hangatnya belaian mentari, butir-butir embun pun perlahan menghilang termakan gagahnya sang penguasa siang. Jika sebagian wanita di komplek perumahan elitnya menghabiskan pagi dengan berjemur sambil berolahraga, berbeda dengan Mita yang setiap pagi harus bergumul dengan segala aktifitas mulai dari memasak sarapan, menyiapkan keperluan suaminya ke kantor, menyiapkan anak-anaknya ke sekolah di tambah dengan mengurus si bungsu yang sedang rewel-rewelnya.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as puitis kehidupan
Read
+Library
Petualangan Hidup

Petualangan Hidup

Sedangkan Rudi hanya tersenyum. Jadi kami tidak mengambil jalan yang lebih pendek, atau jalan yang lebih mudah. Mereka mengatakan efek dari peristiwa dapat tumbuh lebih besar dan lebih besar lagi seiring berjalannya waktu, jadi siapa tahu? Jika kita tidak berjalan di sepanjang sungai, mungkin Rudi, Hari dan Dimas masih hidup hari ini. Tidak, mereka tidak mati di hutan atau di sungai itu. Tidak ada yang mati dalam cerita ini kecuali beberapa lintah dan Sigit Purnomo, dan dia sudah mati sebelum cerita ini dimulai, sebenarnya. Tetapi memang benar bahwa di antara kami berempat yang memutar koin untuk melihat siapa yang akan pergi ke toko untuk mendapatkan makanan, hanya satu yang pergi yang masi
107.1K viewsOngoingAdded to Library 242 Times as puitis kehidupan
Read
+Library
Bloody Girl

Bloody Girl

Ia sudah terlalu lama hidup bersama kematian, maka ia akan menjalani hidup seperti itu. Haeun membuka pintu yang menjadi penghubung antara rumahnya dengan toserba. Aroma khas dari darah mulai menyeruak masuk ke dalam hidungnya. Ia biasa menyebutnya sebagai aroma kehidupan. "Kematian kalian adalah kesempatan hidup untukku." ~~~
102.8K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as puitis kehidupan
Read
+Library
Petualangan di benua kekacauan

Petualangan di benua kekacauan

Ratna yang jengkel karena si Penduduk masih memikirkan tentang apa yang di lakukan Faisal padanya menambahkan. "Aku tidakak tahu apa yang masih kau pikirkan, tapi seperti yang di ucapkan Pendekar itu. Cobalah memulai hidup baru dan menerima semua kenyataan pahit ini. Mata kita selalu menatap ke depan bukan, itu sebuah pertanda kalau kita hanya harus memikirkan apa yang ada di depan kita. Yang lalu biarlah berlalu, jangan terlalu dipikirkan. Sepertinya aku malah banyak bicara, pokoknya tetaplah semangat menjalani hidup!" Ucap Ratna sambil menyusul Faisal yang sedang menuju Padepokan.
8.37.0K viewsOngoingAdded to Library 281 Times as puitis kehidupan
Read
+Library
NYONYA MUDA, TUAN INGIN ANDA KEMBALI!

NYONYA MUDA, TUAN INGIN ANDA KEMBALI!

Biarlah nanti Tuhan yang membukakan jalan untuknya akan dibawa ke mana hidupnya. Puspita sudah berada di fase pasrah. Namun, saat menyadari berada di tempat asing dengan hanya Pram dan sopirnya yang berada di sana, ketakutan mulai menggelitiknya. Di mana ia sebenarnya? Bangunan rumah dua lantai yang berada di tengah halaman yang asri, pepohonan rindang yang ditiup angin sepoi-sepoi membawa hawa dingin, lalu ... pemandangan pegunungan dan persawahan luas di belakang bangunan itu. Ini seperti ...
1067.1K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as puitis kehidupan
Read
+Library
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Kehidupan yang diliputi kecemasan dan ketidakpastian bukanlah kehidupan, melainkan pertaruhan: hidup dan mati. “Kalau kalian bertiga ini, mau ke mana?” Lelaki tua itu balik bertanya. “Kami mencari sesuatu?” “Sesuatu? Apa itu?” Sebelum menjawab, Hara menoleh kepada Rimba dan Cucu, mencari isyarat persetujuan mereka. Rimba mengangguk, Cucu menggeram. Menilik lelaki tua itu yang masih mampu bertahan hidup di tengah sulitnya hidup nomaden, Hara akhirnya menjawab, “Suar.” Dia menoleh, “Kau pernah mendengarnya?”
102.0K viewsCompletedAdded to Library 54 Times as puitis kehidupan
Read
+Library
Kutukar Hidupku untuk Kalian

Kutukar Hidupku untuk Kalian

Aku menunduk, menggambar lingkaran di tanah. Hidup ini seperti sebuah lingkaran. Sekarang, semua orang sudah mengucapkan selamat tinggal padaku. Pelan-pelan, anak Eliza pun tumbuh dewasa. Saat mereka menyapaku, pohon keliyun itu pun ikut bergoyang pelan dan mengeluarkan suara gemeresik seolah menjawab. Entah sudah berapa tahun aku meninggal.
5.3K viewsCompletedAdded to Library 185 Times as puitis kehidupan
Read
+Library
Kala Hidup Mengalir dengan Damai

Kala Hidup Mengalir dengan Damai

Pasangan dan kehidupan baru? Ini sangat berbeda dengan setiap akhir yang dibayangkannya. Calista bukan hanya tidak tersentuh, bahkan sudah memiliki pacar .... Mereka baru bercerai, bagaimana mungkin Calista sudah memiliki kehidupan baru!
10.4K viewsCompletedAdded to Library 249 Times as puitis kehidupan
Read
+Library
From Your Eyes Only

From Your Eyes Only

“Bisa, Bu. Mereka baik-baik saja.” Syukurlah, Bu Pur tidak memojokkan lebih jauh. Ia hanya menghela napas. “Kasihan ya mereka. Hidup memang nggak bisa ditebak. Dari Mega Kuningan yang mewah, tiba-tiba harus pindah ke rumah padat penduduk. Miris sekali. Lebih baik hidup sederhana kayak kita, penghasilan habis tiap bulan, sarapan cuma pisang kukus, tapi hati tenang. Nggak ada rekening diblokir, nggak pusing mikirin diperiksa jaksa. Iya kan, Yah”
106.9K viewsCompletedAdded to Library 207 Times as puitis kehidupan
Show Reviews (34)
Read
+Library
Kania Putri
marah kecewa pasti ada ini tapi aq yakin laras bukan tipe cewe pendendam dia dapt memutuskan sesuatu dengan kepala dingin & bukan dengan emosi sesaat. aq yakin sih laras akan memaafkanmu. ya ampun deg2an ini menanti julio berkata jujur pada laras
~•°Putri Nurril°•~
bener² dapat kejutan banget di bab minggu ini. dan setiap permasalahan yang ada pasti ada solusi. novel ini mengajarkan tentang kehidupan yang tak selamanya di atas/ di bawah. ceritanya pun ngeh banget di hati. thanks Ci Net, udah bikin cerita yang luar biasa
Read All Reviews
SUAMI PENGGANTIKU (BUKAN) PRIA PAYAH

SUAMI PENGGANTIKU (BUKAN) PRIA PAYAH

“Ya, itu poinnya. Bahagia. Kamu pengen panjang umur karena pengen ngerasain hidup bahagia, kan? Karena selama ini kamu penasaran, bagaimana rasanya hidup bahagia itu. Sementara aku sudah pernah merasakan hidup bagai di surga. Bergelimang harta, kemewahan, dikelilingi banyak wanita, mau apa-apa tinggal menjentikkan jari. Pokoknya apa pun pernah aku rasakan. Makanya, saat nasib dijungkirbalikkan, rasanya tidak ada gunanya lagi aku hidup. Mau apa lagi? Semua sudah pernah aku rasakan, kini malah kemalangan yang rajin mampir. Jadinya tidak ada semangat lagi buat hidup.” Nuri mengangguk walaupun sebenarnya tidak sependapat. Setidaknya ia tahu kenapa Bastian selalu bilang tidak mau lagi hidup. Kare
9.81.1M viewsCompletedAdded to Library 27.9K Times as puitis kehidupan
Show Reviews (184)
Read
+Library
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, Dan ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Osky Agistaragia
mba thor, kenapa koq sekarang ini cuma 1 bab sehari?! Biasanya 2 bab sehari? itupun buat kita2 masih kurang...koq ini malah dikurangi jadi 1 bab.. Tolong di tambah deh mba thor..... Mohon bisa dipertimbangkan usulan n permintaan para pembaca n penggemar mba thor...agar bisa diterima dan terealisasi
Read All Reviews
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status