Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Obsesi Yang Menyelamatkanku

Obsesi Yang Menyelamatkanku

Aura misteriusnya tidak berkurang, justru semakin menarik karena sisi tak terduga ini. Ia membuka pintu mobil dan keluar. "Ayo, aku akan tunjukkan sesuatu yang bisa menghilangkan stres lebih baik daripada White Russian." Bianca mengikutinya keluar, merasakan udara malam yang sejuk. Mereka berjalan melintasi rumput yang terawat baik menuju sebuah mesin pemukul bola otomatis di dekat home plate. Keiran mendekati panel kontrol, menekan beberapa tombol, dan mesin itu berdengung hidup.
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai punch machine terdekat
Baca
+Pustaka
Deviant Love

Deviant Love

“Mulai besok, kita kembali ke tempat kejadian perkara, telusuri lebih dalam dan detail. Tanya semua orang yang tinggal di sana tanpa ada yang terlewati.” *** Windy memasukkan selembar uang sepuluh ribu ke dalam mesin minuman. Jari lentiknya menekan tombol sesuai dengan brand sekaligus rasa soda yang ingin ia beli. Selang beberapa detik, mesin minuman tersebut tidak merespon.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai punch machine terdekat
Baca
+Pustaka
Batu Akik Penakluk Wanita

Batu Akik Penakluk Wanita

“Iya pokoknya coba saja, lagian belum ada kabar kalau kami akan diizinkan pulang dan Sandro juga belum mengirim mobil.” Saat itu juga Bayu langsung berangkat pergi ke toko terdekat yang lumayan banyak barang yang dijual. Menurut informasi yang ditanyakan pada Warso semalam di toko itu terdapat peralatan pancing. “Mau sekalian dipasangin Mas?” tanya si penjual yang ragu saat melihat Bayu. Ia tahu kalau Bayu berasal dari kota mengira mungkin saja tidak akan tahu cara pasang alat pancing jadi ia menawarkan bantuan.
1051.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai punch machine terdekat
Baca
+Pustaka
Pria Culun Itu Suamiku

Pria Culun Itu Suamiku

Sebuah nomor tidak dikenal. ​Areta mengangkatnya dengan malas. "Halo, Butik Niku dengan Areta di sini." ​"Selamat siang, Ibu Areta," suara di seberang sana terdengar sangat berat, serak, dan terdengar seperti pria paruh baya yang ramah. "Saya Bapak Gunawan dari Paguyuban Peduli Sesama. Saya hanya ingin memastikan, apakah kiriman alat pijat untuk Mas Adam sudah sampai? Kami sangat berterima kasih karena bulan lalu Mas Adam membantu memperbaiki mesin pompa air di panti asuhan kami tanpa mau dibayar. Kami urunan untuk membelikan itu sebagai rasa terima kasih."
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai punch machine terdekat
Baca
+Pustaka
Kekasih OB-Ku Ternyata Kaya Raya

Kekasih OB-Ku Ternyata Kaya Raya

BUKKKK Terjadi bunyi yang keras di sebelah saat sebuah pukulan Nunchaku Davin, kembali masuk dengan telak di kepala seorang musuhnya hingga membuat musuhnya langsung terhempas ke lantai dan tertidur pulas disana. melihat itu, empat musuhnya menyerang Davin dengan senjata tajam tapi, Nunchaku di tangan Davin begitu sigap sehingga dua senjata tajam terlempar dari dua musuhnya. musuh ketiga kena tendangan yang mematahkan kaki, musuh dibiarkan masuk untuk menerima tiga ketukan berturut-turut dengan Nunchaku di tangan Davin.
1021.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 506 kali sebagai punch machine terdekat
Baca
+Pustaka
TERSESAT DI SARANDJANA

TERSESAT DI SARANDJANA

Tukang parkir tanpa identitas berkeliaran di mana-mana. Paket COD yang tidak diantar tapi langsung di-return. Pembagian bansos berdesak-desakan. Hingga piring-piring kotor masih dicuci keroyokan seusai kondangan. Anang hanya bisa geleng-geleng kepala. "Paduka ... walau Sarandjana belum semaju negara lain, tapi kami telah menciptakan mesin teleportasi. Hanya saja belum diproduksi secara masal. Sebab banyak resiko jadi bahan pertimbangan kami."
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai punch machine terdekat
Baca
+Pustaka
Waltz 101

Waltz 101

Hasung menempelkan tubuhnya di balik pintu dan melebur bersama kegelisahannya di sana. Kini, ia sudah berdiri tegak, memasukkan kedua tangannya ke dalam mantel sembari menyaksikan claw machine yang masih berdiri di posisinya sejak 10 tahun lalu. Bangunan, tata jalan, dekorasi dan lainnya memang sudah berubah, kecuali mesin itu. Mungkin mesinnya sudah diganti atau tidak, tapi yang jelas mesin itu masih terlihat di sana. Claw machine yang ia mainkan bersama Lian di malam perpisahan sebelum Wajib Militer dulu.
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai punch machine terdekat
Baca
+Pustaka
Simfoni Temaram Takdir

Simfoni Temaram Takdir

📞"Bukan. Aku cuma mau tanya, Bang Randu beli senjata setrum yang dulu itu di mana?" 📞"He? Maksudnya air taser gun? Itu di online shop juga ada. Di Sapi ada, bisa bayar pakai Sapi-paylater." 📞"Oh, oke. Bisa ajarin cara pakenya?" 📞"Kenapa tiba-tiba mau senjata? Pegawai lab kayak kamu punya kondisi urgent macam apa? Mendingan pake pentungan kasti sama gunting." 📞"Gangga diserang tadi siang waktu ada demo."
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai punch machine terdekat
Baca
+Pustaka
Pesanan Henna Calon Pengantin Suamiku

Pesanan Henna Calon Pengantin Suamiku

"Tuh kan apa kubilang, pasti ada lagi barang berharga di dalam tas cokelat itu. Siapa tahu isinya banyak, yuk kita cek, cari mesin ATM terdekat. Eh tapi kamu nggak tahu ya, Pin-nya berapa?" "Iya bener banget, aku nggak tahu PINnya. Tapi ya sudahlah, yang penting di coba dulu, jika nanti keblokir, kau akan coba cari buku tabungannya di lemari milik Mas Satrio, tadi selertinya kulihat banyak buku tabungan. Eh tuh ada mesin ATM, Del!" ucapku sambil menunjuk ke arah mesin ATM yang sudah ada sebrang jalan. Delia kemudian segera menghentikan mobilnya, dan kami pun segera masuk. Untung sja saat ini tak antrian jadi nggak sungkan jika harua berlama-lama di sini.
10175.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai punch machine terdekat
Baca
+Pustaka
Mission of Coordinate

Mission of Coordinate

Namun, ia tidak yakin dengan itu karena letak taman bermain itu berada diluar jangkauan area lomba. “Gurita … octopus? pulpo? ‘akhtabut? Ah gue tau! Takoyaki! Pasti di deket sini ada yang jual takoyaki!” Matanya langsung fokus pada peta di tablet. Mencari letak outlet yang berjualan takoyaki. Ternyata ada, letaknya hanya berbeda lima gedung dari posisinya saat ini.
107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 213 kali sebagai punch machine terdekat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status