Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Dewa Perang

Sang Dewa Perang

Ketika semua orang mendengarnya, ruangan menjadi hening selama beberapa detik sebelum beberapa orang meledak dengan tawa mengejek. Luca tidak bisa menahan tawa. Dia minum teh untuk menahan tawanya dengan paksa dan berkata, “Aku pikir Dewa Perang adalah karakter yang hebat, tetapi ternyata kau ini hanya orang bodoh! “Thomas, apa kau menyadari situasi yang kita hadapi sekarang?
9.23.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125.0K kali sebagai pusaka sadewa
Tampilkan Ulasan (432)
Baca
+Pustaka
Sun Shine
"Percuma tampan tapi penyakitan! Dia juga bodoh dan miskin!" Begitulah orang-orang mencemoohnya. Dia adalah seorang pemuda bernama Green Williams. Bagaimana jika kamu memiliki suami seperti Green? Penyakitan, lamban dan selalu bergantung padamu. Mari ikuti kisahnya dalam judul :[Suami Tak Sempurna]
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Janda Muda (Indonesia)

Janda Muda (Indonesia)

balas Pak Man dengan senyum lebar ketika berjalan meninggalkan kamar. "... Tapi, Om!" ucap Kenanga ragu. Ia tak mau Saga sakit dan cemas melihat lelaki itu bengkak di antara kedua kakinya. "Nanga tiup ya Om biar gak sakit lagi," lanjut Kenanga mendekatkan wajahnya tepat di atas celana Saga dan meniupnya dengan perlahan.
9.9143.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai pusaka sadewa
Baca
+Pustaka
PAWANA

PAWANA

Dan tak butuh waktu lama, dia maju untuk menjalankan gilirannya. "Halo semua," Deg, suaranya benar-benar mampu membiusku. "Namaku Reyza Pawana Suar. Kalian bisa memanggilku Reyza," ucapnya tanpa mengalihkan pandangan dari mataku. Reyza Pawana Suar, namanya bagus. Aku tak mengalihkan pandanganku dari mata cokelatnya sampai dia duduk kembali. Setidaknya satu teka-teki sudah berhasil kujawab. Dia juga tak mengalihkan pandangan dariku. Seolah dia sudah lama mengenalku, dan ingin mengatakan "Kayra, kita ketemu lagi,". Ah, entahlah.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai pusaka sadewa
Baca
+Pustaka
Mas Duda, Tolong Buat Aku Puas

Mas Duda, Tolong Buat Aku Puas

balas Dirga sambil menatap Nadine yang duduk tak jauh darinya. "Tadaaa... Sarapannya siap." Duda tampan dengan kulit tan-nya yang khas tersebut meletakkan sepiring roti bakar, telor ceplok dan segelas susu hangat. "Aku cuma bisa buat sarapan khas bule. Biar satset." Nadine melihat makanan yang tersaji di depannya lalu beralih ke arah Dirga. "Ini aja udah keliatan enak."
10318.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.8K kali sebagai pusaka sadewa
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
CH. Blue Lilac
Halo kakak-kakak readers semua, makasih banyak ya sudah mampir ke buku ini, makasih juga yang udah kasih ulasan, dan gift. Moga kalian selalu sehat, dan makin lancar rejekinya. Love bgt buat kaliaaan... ......
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
SAHABATKU MADUKU

SAHABATKU MADUKU

ucap Atha membuat Arga terkekeh. "Gak sabaran banget emang, pejaka tua ini," ledek Arga membuat Atha menatapnya tajam. "Ngapa looo, berani!" seru Arga terus mengoda Atha. "Ada apa nih?" tanya Anisa duduk di sofa lainnya. "Ini Atha," ucap Arga terpotong karena Atha langsung mendekatinya dan menginjak kaki Arga. "Sialan sakit tau!" geram Arga balas menginjak kaki Atha membuat kedua wanita yang melihatnya tertawa bahagia.
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 412 kali sebagai pusaka sadewa
Baca
+Pustaka
Ganteng-Ganteng Duda

Ganteng-Ganteng Duda

"Gilang enggak kamu bawa?" "Enggak Bunda, Vino selesai ngajar dari kampus langsung ke sini." "Memang ada apa kamu ini Vino? Mau numpang makan siang aja?" tanya Abas, sang ayah yang kini tengah duduk di kursi utama meja makan. "Begitulah, kangen masakan Bunda sama mau nengok keadaan Kak Isa."
739 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai pusaka sadewa
Baca
+Pustaka
Pilihan Hati Ayuna

Pilihan Hati Ayuna

tegasnya sebelum beranjak meninggalkan Karina yang mematung. ****** "Pak Dewa!" Sadewa menghentikan langkah mendengar Maura memanggilnya. Pria itu menghela napas berat sebelum menoleh pada wanita yang sedang berjalan ke arahnya. "Pak Dewa mau ke mana? Saya ingin mengajak Bapak makan siang sekalian ada yang ingin saya tanyakan tentang proyek pembangunan resort yang di Bali. Bagaimana? Bapak bisa menyempatkan waktu sebentar saja untuk saya?"
10127.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai pusaka sadewa
Baca
+Pustaka
Mama Muda

Mama Muda

Walhasil, Naomi nyengir kuda. "Aku nggak ngapa-ngapain kok. Cuma pengen cek keadaan kamu aja, soalnya betah banget di kamar," ucapnya seraya menatap sekeliling seolah mencari alasan apa yang membuat putra Adrian itu betah berlama-lama di dalam kamarnya. Kali aja ada yang menarik perhatian. "Itu, kenapa pegang-pegang ponsel aku?"
1023.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 555 kali sebagai pusaka sadewa
Baca
+Pustaka
PESONA DUDA RUPAWAN

PESONA DUDA RUPAWAN

“Gi apa?” Suara lembut Bayu di seberang sana membuat Fahira makin tak menentu. Rasa bersalah mulai merayap ke celah-celah nurani. Apa pantas melepas kesetiaan demi sesuatu yang baru saja datang. “Kok, diem? Sariawan, ya?” Terdengar tawa renyah di seberang sana. “Gak, gi cape aja. Mas udah sampe?”
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 280 kali sebagai pusaka sadewa
Baca
+Pustaka
TERPAKSA NIKAH SMA

TERPAKSA NIKAH SMA

panggil Sadewa. Nakula dan Yudistira segera menghampiri Sadewa. "Kenapa, Sad?" tanya Yudistira. " Kita harus kalah. Minimal dua atau tiga tembakan," kata Sadewa serius. Nakula dan Yudistira tercengang. Yudistira yang sedang minum sampai terbatuk-batuk, ia segera memukul dadanya lalu memandang Sadewa.
1019.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 745 kali sebagai pusaka sadewa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status