Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
I'm My Sister's Replacement Bride

I'm My Sister's Replacement Bride

Dasar giliran pria ganteng saja ia semangat sekali, "gerutu Amera yang disambut tawa oleh Maura. Mera kamu tau Sadewa memang idola para wanita dia adalah petualang dan penjelajah belantara yang profesional dan terlatih." kata gadis itu dengan antusias menceritakan tentang pria bernama Sadewa itu. Akhirnya mereka kini sudah berada di tenda di tim Maura ada tiga wanita sekaligus dirinya dan dua pria yang bertugas membuat api unggun dan mencari kayu bakar. Seperti Maura gadis itu juga penggemar Sadewa pria yang baru beberapa jam ia kenal. Kedua gadis itu asyik dengan dunia mereka sendiri.
1022.6K viewsOngoingAdded to Library 656 Times as pusaka sadewa
Read
+Library
Suamiku Duda Bisu

Suamiku Duda Bisu

“Kadang aku ingin tukar kepala dengan kepalamu. Biar semua ide ini jadi milikmu saja. Aku sudah muak memilikinya.” Keduanya tersenyum kecil, tawa yang hambar namun penuh kebiasaan lama. Mereka bukan sekadar rekan kerja. Mereka sepupu yang tumbuh bersama, berbagi banyak masa kecil, tawa, dan rahasia. “Oh ya,” ujar Niro tiba-tiba. “Aku baru bikin menu baru dari kopi robusta. Masih ragu mau dipasarkan. Cobalah dan beri penilaian jujur.”
103.1K viewsCompletedAdded to Library 88 Times as pusaka sadewa
Read
+Library
PUDAR

PUDAR

Apa mungkin Farel? Tidak, Farel tidak mungkin mengkhianati persahabatannya. Lagi pula Farel sudah menikah dan ia sangat mencintai istrinya. Mereka bahkan sudah dikaruniai satu orang anak laki-laki yang kini berusia lima tahun. Apa mungkin Pak Yuda? Mustahil, Pak Yuda lebih tua lima belas tahun dari Mutia. Meski masih single, tapi Pak Yuda adalah seorang duda yang memiliki dua orang anak. Dan Pak Yuda juga masih kerabat Mutia.
339 viewsOngoingAdded to Library 8 Times as pusaka sadewa
Read
+Library
Warisan Darah Langit

Warisan Darah Langit

Aura yang bisa memotong apa saja. Di dunia nyata, kejang-kejang Aksara berhenti. Ia terbaring diam, napasnya perlahan teratur. Sadewa bersandar lemas di dinding, napasnya tinggal satu-satu. Ia sekarang hanyalah kakek buta biasa tanpa kultivasi sedikit pun. Ia telah memberikan segalanya. "Bagaimana ..." bisik Sadewa lirih. "... rasanya?"
101.1K viewsOngoingAdded to Library 26 Times as pusaka sadewa
Read
+Library
Sisa Rasa

Sisa Rasa

goda sang perias sambil mulai membersihkan wajah Selin. Proses merias pun dimulai, Selin hanya diam membisu saat kuas-kuas halus itu mulai menari di wajahnya. Karena menggunakan adat Jawa Solo, puncak dari riasan ini adalah pembuatan Paes. Jadi butuh ketelitian dan kerapian. Dengan penuh konsentrasi, sang MUA itu melukis lekukan hitam pekat di dahi Selin menggunakan pidih.
10772 viewsOngoingAdded to Library 30 Times as pusaka sadewa
Read
+Library
Pakde, Masa Dia Terus, Aku Juga Mau

Pakde, Masa Dia Terus, Aku Juga Mau

“Ya, bukan juga. Ibarat Ai dan Pakde itu temenan, maka anggap aja ini semua sebagai PWB." “Apa itu?” Danu mengerutkan dahi ketika ketika mendengar kata yang asing di telinga. “Pakde With Benefit. Ai juga tahu kalau Darma suka main sama cewek lain. Jadi, yaudah. Ai Cuma mau seimbangkan diri sama dia aja.” Gadis itu terlihat semakin tegas. Baginya, yang kemarin itu adalah sebuah pelajaran. Ia tak mau terlihat menye menye lagi di depan yang lain karena itu akan menjadikannya lemah di mata orang tersebut.
1018.8K viewsOngoingAdded to Library 489 Times as pusaka sadewa
Read
+Library
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

Tanpa pikir panjang, pria itu langsung mencabut pusakanya dari tubuh Sisca yang langsung terkulai lemas. "Itu yang kepala suku mau! Daging, arghh, daging apa yang kamu maksud? Apa Brontosaurus, Trecaroteps, atau Mammoth yang agak-agak empuk itu?" Arya melangkah mendekati Sonya dengan napas masih ngos-ngosan. Sonya menghela nafas berat, sebelum menjawab pertanyaan gila Arya. "Ikut aja, nanti kepala suku tau sendiri daging yang kayak gimana!"
9.9K viewsOngoingAdded to Library 228 Times as pusaka sadewa
Read
+Library
Dewa

Dewa

hardik Dewa kesal, karena sedari tadi pertanyaannya tak terjawab sesuai harapan. "Caca mau makan, Caca lapar!" rintih Caca sambil mengelus-elus perutnya. "Jadi kalian belum makan sedari tadi?" Intan tak menghiraukannya. Dia sibuk membangunkan tubuh Enggar. Dewa mengedepankan tas ranselnya. Dia buka dan mengeluarkan semua isinya. Ada buah-buahan, selimut hangat, dan beberapa potong pakaiannya yang sudah tak terpakai.
9.97.6K viewsCompletedAdded to Library 204 Times as pusaka sadewa
Read
+Library
Duka Cita

Duka Cita

Hanya dengan mendengar suara Pandu saja, tubuh Cita sontak bergetar hebat. “Mami, tolong aku, Mi …” lirih Cita menggeleng berkali-kali di pelukan Tessa, sambil menutup erat kedua matanya. “Pergi! Mami … tolong …” “Pasha!” Dengan menahan nyeri karena cengkraman Cita, Tessa memberi kode pada Pasha, untuk menyeret Pandu keluar kamar. Tessa menunjuk Pandu, lalu mengibaskan tangannya agar segera pergi.
9.838.9K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as pusaka sadewa
Read
+Library
DIPAKSA JADI TKW

DIPAKSA JADI TKW

tukas Badriah Dan aku hanya nyengir kuda. "Udah matang semua ni?" tanyaku pada mereka bertiga. "Udah donk, kita sibuk masak, kamu malah sibuk nyasar hhahaha." kata Yanti meledekku "Sorry, aku beneran gak nyadar tadi ampe nyasar ke kandang unta." kilahku membela diri "Iya, gak apa kok Sih." jawab Yanti
103.0K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as pusaka sadewa
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status