BARA CINTA TERLARANG
Kata mama pembicaraan jarak jauh mendekatkan yang jauh menjadi dekat, bagiku yang jauh tetap jauh kita berkomunikasi dengan mata , tidak ada kehadiran secara nyata dan berwujud, tidak ada belaian dan pelukan.
Aku menatap ponselku yang layar kacanya menampakkan kebahagiaan keluarga kecil kami, aku yang duduk di kursi disaat mengandung bulan ke delapan, di sampingku Adhie berdiri dengan gagahnya dan di belakangku suamiku memelukku dan memeluk Adhie.Foto terakhir kami sebelum suamiku berangkat ke Banjarmasin.
Pintu kamar terbuka, perawat masuk bersama mama,”Dedeknya sudah kenyang, bisa saya ambil ?” tanya perawat.
Hot Chapters