Gairah Liar Pembantu Lugu
Sebelum melewati ambang pintu, Valdi menoleh sedikit ke arah Wahyu, sorot matanya dingin, penuh ancaman.
“Dan satu hal lagi, Wahyu,” suara Valdi tenang, tapi setiap kata terasa seperti es yang membakar. “Jangan pernah mencoba mendekati Farah lagi. Sekalipun. Karena jika kamu melakukannya, kamu akan tahu apa arti neraka yang sesungguhnya.” Senyum Valdi melebar, senyum yang sama sekali tidak ramah.
Farah melirik Wahyu, tatapan matanya kosong, namun dalam di sana Wahyu melihat sebuah perpisahan.
Hot Chapters