Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ifat

Ifat

“Kenapa kamu tanya begitu?” “Pertanyaanku ini terkait dengan sebuah kejadian di jalan Sudirman belum lama ini. Ketika itu sedang ada demo di depan gedung DPRD. Dia menyelamatkan seorang Polwan yang terluka di tengah jalan ketika demo berlangsung.” “Dia menyeret dengan susah payah, dan membawa sang Polwan itu ke tempat yang aman di bawah jembatan penyeberangan."
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai catatan seorang demonstran pdf
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
carsun18106
dibandingkan mas joko dan abang ojek&polwan, ifat ini lebih lebih lebih segalanya, tidak salah kalau penulisnya bilang cerita ini menguras emosi, bukan cuma itu, bikin baper, kesal, sedih, haru, deg-degan, hadir silih berganti, greget juga sama ifat yg menyimpan begitu banyak perempuan di hatinya
Ayusqie
Selamat datang kaka2 pembaca. SUSAHNYA JADI MAS JOKO, novel romansa dgn bumbu olah raga.. ABANG OJEK Vs IBU POLWAN, nvl romansa dgn nuansa ojek n polisi.. sekarang sy hadirkan IFAT, novel romansa dgn nuansa aksi beladiri. Semoga kaka2 suka..
Baca Semua Ulasan
Menikahi Mayat Palsu CEO

Menikahi Mayat Palsu CEO

"Silahkan tanda tangan di sebelah sini," ucap seseorang berpakaian rapi dengan stelan jas hitam-pria itu adalah utusan pengacara dari pihak keluarga Sanjaya. Aku membaca semua pasal yang tercantum dengan teliti. Mencegah terjadi kesalahan berulang. Kondisiku sudah prima, perlahan aku sudah mampu tertidur dengan nyenyak.
1038.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai catatan seorang demonstran pdf
Baca
+Pustaka
MASK-UP : Revenge for My Twin

MASK-UP : Revenge for My Twin

Sampai seseorang berlari mendekatinya. "Mereka, melakukan demo di luar gedung," kata David sambil terengah-engah. Alex segera berjalan menuju jendela besar pada ruang kerja divisi tersebut, ia mengintip dibalik tirai ke arah luar gedung. Terlihat sebagian besar karyawan Magesty memegang kertas besar berisi tuntutan keadilan. Ia mengambil ponsel yang telah ia abaikan sejak tadi, melihat beberapa panggilan tak terjawab dari ibunya.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai catatan seorang demonstran pdf
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Iyen97
Cerita nya bikin penasaran sama lanjutannya apalagi banyak teka teki yg harus Bethany ungkap,,akan kah bethany bisa mengungkap kemana hilang nya Bella yok kepoin ceritanya di jamin bakal penasaran terus sama lanjutannya,,semangat up nya Thour...
Indri Irmayanti
sdh baca smpai sjauh ini baru smpat buat ulasan disini. benar-benar cerita yg luar biasa. Sesuai dgn genrenya, benar-benar penuh misteri dan teka-teki, mana sulit bnget ketebak sama pembaca. selalu dibuat terkejut tiap kali satu persatu fakta rahasia diungkapkan. cerita ink tdk sesimpel blurbnya.
Baca Semua Ulasan
Hamil Anak Calon Wakil Presiden

Hamil Anak Calon Wakil Presiden

Tanpa mengucapkan sepatah kata pun, ia turun dari podium, langkah-langkahnya menghantam lantai seolah setiap pijakan bisa meremukkan dunia di bawahnya. Di bawah langit yang berawan kelam, asap hitam mulai membumbung dari tubuhnya, bergerak liar seperti makhluk hidup yang lapar akan kekacauan. Sulistyo menyusup ke barisan depan demonstran yang berdiri teguh di balik pagar. Ia menatap pemuda dengan jas almamater kuning yang berdiri memimpin, loud speaker di tangan gemetar dengan tekad yang tak padam meski rasa takut menjalari kulitnya. "Siapa kalian yang berani membuat keributan di hari bersejarah seperti ini?" suara Sulistyo terdengar rendah, dingin, tetapi mengancam seperti pisau yang menari
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai catatan seorang demonstran pdf
Baca
+Pustaka
Langkah Dewi : Warisan Rahasia

Langkah Dewi : Warisan Rahasia

“Aku tidak akan biarkan semuanya sia-sia, Ayah. Jika kau adalah kunci, aku akan gunakan untuk membebaskan bangsa ini.” Dewi berdiri di balik pintu kaca ruang sidang parlemen yang megah namun sarat ketegangan. Suara riuh rendah dari luar ruangan berubah menjadi kecamuk amarah. Ribuan demonstran berkumpul di depan gedung parlemen, meneriakkan slogan-slogan yang menggema ke udara malam. “Saya Pancasila! Saya cinta NKRI!” teriak para pengunjuk rasa dari sebuah ormas keagamaan yang besar dan berpengaruh.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai catatan seorang demonstran pdf
Baca
+Pustaka
SOPIR PRIBADIKU TERNYATA MILIARDER

SOPIR PRIBADIKU TERNYATA MILIARDER

"Kita telah menuliskan sejarah baru, dan aku berjanji—untuk diriku sendiri dan untuk kita semua—bahwa masa depan ini akan kita ukir dengan keberanian dan cinta." Suasana di luar markas pun tak kalah menggugah. Di jalanan, ribuan orang yang selama ini merasa tertindas turun ke jalan dengan semangat baru. Spanduk-spanduk bertuliskan "Cahaya Kebenaran," "Kita Berhak Hidup Bebas," dan "Era Baru untuk Rakyat" berkibar di bawah langit yang mulai dipenuhi warna-warni mentari pagi. Demonstrasi damai itu menjadi simbol bahwa setiap suara, sekecil apapun, kini telah dihargai.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai catatan seorang demonstran pdf
Baca
+Pustaka
Menjadi Ibu Pengganti untuk Anak CEO

Menjadi Ibu Pengganti untuk Anak CEO

“Mereka orang baik. Mereka tidak pantas dibungkam begitu keji.” Mereka duduk di ruang tamu sempit. Grego membuka kotak tua berisi dokumen. Di dalamnya ada salinan catatan kapal yang tidak sesuai dengan laporan resmi, foto peti kemas yang tak pernah diperiksa, dan sebuah buku kecil.
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 239 kali sebagai catatan seorang demonstran pdf
Baca
+Pustaka
Di Ranjang Sepupu Suamiku

Di Ranjang Sepupu Suamiku

Aroma berkas kertas, suara sepatu para pegawai, dan denting jarum jam yang terdengar jelas membuat dadanya sedikit sesak. Ia duduk dengan tangan saling menggenggam di pangkuannya. Di sebelahnya, map berwarna krem berisi dokumen yang sudah ditandatangani beberapa hari lalu. Semua sudah disiapkan pengacara Mananta—hari ini hanya tinggal pengesahan, pembacaan permohonan, dan penetapan. Pintu kaca bergeser pelan, dan Sean masuk dari sana.
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 381 kali sebagai catatan seorang demonstran pdf
Baca
+Pustaka
Malam Pertama Sang Istri Kontrak

Malam Pertama Sang Istri Kontrak

Ia tahu, badai terakhir sedang menunggu di depan, dan ia siap berdiri melawannya. Pagi datang dengan langit kelabu, awan hitam menggantung rendah, seakan menekan atap kota. Di jalan utama, ribuan orang masih bertahan, mata mereka sembab tapi tekad tidak surut. Mereka membawa poster baru, wajah Aisyah tercetak besar dengan tulisan “Kami Tidak Takut”. Media asing mengabadikan momen itu, menyebutnya sebagai salah satu demonstrasi damai terbesar yang pernah terjadi di Asia.
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai catatan seorang demonstran pdf
Baca
+Pustaka
Perjalanan Yang Mendebarkan

Perjalanan Yang Mendebarkan

[Hehe, nanti kamu ganti celana dalam saja saat di area istirahat, pakai yang basah begitu pasti rasanya nggak nyaman sekali!] [Sudahlah, semua pakaian ada di dalam koper, posisinya tertimpa di paling bawah bagasi, susah diambil. Biarkan saja!] [Atau kamu lepas saja sekalian?!] [Aku nggak pakai apa-apa, dong?! Nggak mau!]
14.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 295 kali sebagai catatan seorang demonstran pdf
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status