Hamil Anak Calon Wakil Presiden
Tanpa mengucapkan sepatah kata pun, ia turun dari podium, langkah-langkahnya menghantam lantai seolah setiap pijakan bisa meremukkan dunia di bawahnya.
Di bawah langit yang berawan kelam, asap hitam mulai membumbung dari tubuhnya, bergerak liar seperti makhluk hidup yang lapar akan kekacauan. Sulistyo menyusup ke barisan depan demonstran yang berdiri teguh di balik pagar. Ia menatap pemuda dengan jas almamater kuning yang berdiri memimpin, loud speaker di tangan gemetar dengan tekad yang tak padam meski rasa takut menjalari kulitnya.
"Siapa kalian yang berani membuat keributan di hari bersejarah seperti ini?" suara Sulistyo terdengar rendah, dingin, tetapi mengancam seperti pisau yang menari
Bab Populer