Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Warisan Jimat Kutukan

Warisan Jimat Kutukan

Sehingga orang itu tidak akan lagi melakukan fitnah terhadap orang lain. Lukas benar-benar senang bisa bertemu dengan perempuan renta itu. Dia banyak belajar dari perempuan itu yang begitu sabar. Lukas sering mendengar fitnah tentang perempuan itu. Namun tidak ada satu pun fitnah yang dia terima dengan baiknya. Lukas harus mencari kebenarannya terlebih dahulu. Sebab jika Lukas langsung percaya dengan semua yang di ucapkan orang-orang. Lukas akan menjadi golongan mereka yang sama-sama melakukan fitnah pada orang lain. Sehingga Lukas berusaha untuk tidak mempercayai fitnah yang ada.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai quote tentang fitnah
Baca
+Pustaka
ANAKKU PULANG SEPERTI PEMBANTU

ANAKKU PULANG SEPERTI PEMBANTU

Siapa yang menyebarkan fitnah ini, akan kukejar dia dengan pisau daging. Lili dan Imah saling beradu pandang. Seperti mata yang berbicara. Berani bicara harus berani bertanggung jawab atas apa yang diucapkan. “Siapa?” desakku karena mereka masih terdiam. “Jangan asal bicara sebelum membuktikan. Itu namanya fitnah. Bukankah menfitnah juga dosa?” Kubalikan ucapan tentang dosa karena tadinya ia membahas ini.
8.463.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai quote tentang fitnah
Baca
+Pustaka
Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir

Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir

Wanita bernama Ina itu mencoba mengingatkan Rini, agar tidak melanjutkan pertunangan. Rini tertawa ngakak mendengar perkataan tetangganya. "Jangan terlalu mudah termakan yang namanya gosip. Ingat menuduh orang tanpa bukti itu namanya fitnah. Fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan. Saya percaya Pak Rudi itu bukanlah orang yang melakukan pesugihan. Kalau istri-istri keduanya semuanya mati, itu karena memang ajal mereka."
9.66.0M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126.8K kali sebagai quote tentang fitnah
Tampilkan Ulasan (254)
Baca
+Pustaka
Agus Irawan
Hai kak mampir ke karyaku juga. judul" Dari Tunangan Pura-pura, jadi Istri Kesayangan Sang Tuan. pena" Agus Irawan Sinopsis " Hana rela menjadi tunangan palsu seorang pengusaha muda demi menyelamatkan nyawa ibunya. Hanya saja, Abian, pria dingin yang masih terpaku pada cinta lamanya.
Hasti Eka Puryanti
dari sekian banyak judul yg sama, semua bagus akan tetapi jenis cerita ini yang paling saya sukai dan tip banget buat saya, dr mulai alur ceritanya, karakter tokohnya, dan semuanya deh menarik, bikin penasaran jadii, thir jangan lama lama up nya yaa setiap hari 1-2 bab boleh Thor hehe.. terimakasih
Baca Semua Ulasan
Setelah Aku Kaya, Suamiku Mati Gaya

Setelah Aku Kaya, Suamiku Mati Gaya

Aku takkan membiarkan fitnah merajalela. Inilah kenapa fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan, sebab hal sepele saja bisa menjadi runyam. Hanya perkara nama yang disematkan dalam kartu ucapan di kue tersebut, tapi namaku langsung tercoreng atas perbuatan orang yang tidak bertanggung jawab itu.
1085.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai quote tentang fitnah
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Simbiosis Parasitisme

Tetanggaku Simbiosis Parasitisme

Keluarganya sudah miskin, jika ditambah sudah tidak ada kepercayaan lagi takutnya tetangga tidak akan ada yang menolong mereka saat kesulitan. "Maaf, pak. Kemarin hanya ngobrol-ngobrol biasa dengan Bu Dian saat arisan. Ternyata jadi rame dan Budhe Ratna tidak terima dengan gosip yang beredar." cicit Niken. "Makanya bu, Kalau ngomong hati-hati jangan sampai melukai hati orang lain. Apalagi membicarakan hal-hal yang belum pasti, itu jatuhnya fitnah. Ibu tahukan, kalau Fitnah itu lebih kejam pembunuhan?"
107.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai quote tentang fitnah
Baca
+Pustaka
Saat Doa Si Miskin Diijabah

Saat Doa Si Miskin Diijabah

Sungguh dahsyat efek samping dari sebuah fitnah. Betul jika ada pepatah mengatakan jika fitnah lebih kejam dari membunuh. Sebab dari fitnah itulah hal yang tidak diinginkan terjadi. Seperti sekarang yang aku alami ini. Rezeki kedaiku seolah mati, apakah ini ujian? Yah, mungkin bisa dibilang begitu. Aku mencoba berpikir positif jika rezeki kedai hari ini memang hanya segini saja. Tidak selalu rezeki seseorang itu akan banyak terus.
1076.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai quote tentang fitnah
Baca
+Pustaka
STEMPEL MISKIN UNTUK KELUARGAKU

STEMPEL MISKIN UNTUK KELUARGAKU

Mohon tinggalkan jejak like dan komentarnya, ya Mak. *** "Barang siapa menyalakan api fitnah, maka dia sendiri yang akan menjadi bahan bakarnya." - Ali bin Abi Thalib *** Aku terkejut, ketika ibu Jamilah mengatakan sesuatu yang buruk tentang, menuduh menggunakan pelet kepada bang Satria. Tidak sampai disitu, yang membuatku lebih terkejut lagi, saat Intan mengayunkan sebuah penggaris panjang.
1010.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 285 kali sebagai quote tentang fitnah
Baca
+Pustaka
Fitnah Ibu Mertua

Fitnah Ibu Mertua

Eh, aku paham apa yang sebenarnya terjadi, dan hal ini bakalan menjadi topik utama ibu-ibu kompleks sekitaran sini. Astagfirullah, ya Allah fitnah apa lagi ini? Hamba hanya ingin hidup tenang sama suami dan anak Hamba. Aku enggak siap melihat tatapan kecewa suami Hamba. “Ma, jangan asal menuduh, tidak mungkin Nisa mencuri. Kalau Mama asal nuduh, yang ada Mama dosa.” Mas Adam kembali membelaku, suaranya sangat lembut, namun tidak dengan tatapannya.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai quote tentang fitnah
Baca
+Pustaka
Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Astaghfirullah halazim, mulut Bude Sri, pedas banget melebihi merica dan cabai yang disatukan. "Omong kosong! Fitnah macam apa yang kalian buat ini?!" Aku berontak. "Tuduhan keji kalian ini nggak beradab!" Aku berkata penuh emosi. "Kalian tau, menuduh tanpa bukti sama saja fitnah, dan itu lebih kejam dari pembunuhan!" teriakku penuh emosi.
7.840.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai quote tentang fitnah
Baca
+Pustaka
Talak Setelah Fitnah

Talak Setelah Fitnah

caci maki Ayah sembari menendang dan menginjak-injak Andaru yang hanya bisa meringkuk pasrah. "Ya Alloh.... Ayah sudah Yah, aku mohon Yah tolong maafkan Andaru, dia sudah bertobat Yah..." Aku sudah tak lagi bisa menahan air mataku. "Tobat? Manusia seperti kamu ini apa mengerti artinya bertobat? Sudah berapa banyak wanita baik-baik yang jadi korban fitnahnya? Demi uang dan kesenangan duniawi manusia laknat ini sudah menghancurkan hidup banyak orang," cerca ayah tanpa henti menghina sambil sesekali menendang perut dan kaki Andaru.
10113.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai quote tentang fitnah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status