Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
NODA DI MALAM PERTAMA

NODA DI MALAM PERTAMA

Wanita itu juga memesan coffe espresso, minuman kesukaannya yang seringkali dipesannya. "Kamu berniat untuk menikmati kopi atau karena menenangkan diri?" Rissa mengajukan pertanyaan itu karena melihat wanita di depannya yang tampak murung seperti ada banyak beban dalam hidupnya. "Melupakan masalah sejenak lebih tepatnya." Bibirnya menyungging membentuk senyuman yang begitu manis. "Ternyata kamu punya masalah juga." "Sudah sejak lama masalah itu hadir dalam hidupku." Keyla terkekeh menertawakan hidupnya sendiri yang bisa dibilang kacau.
11.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 405 kali sebagai quotes about coffee and life
Baca
+Pustaka
Tidak Ada Suami yang Sempurna

Tidak Ada Suami yang Sempurna

Akhirnya, dia menjadi lebih terbiasa dengan rasanya sampai dia hanya minum americano. ‘Bajingan—cappucino itu.’ Zahra memutar-mutar sedotan di dalam kopinya. Dia menemukan suara dentingan es menyenangkan. Setelah beberapa detik lagi, dia mengeluarkan buku catatannya lagi, membalik catatan kerja sebelumnya ke halaman kosong. ‘Aku tidak akan hidup bodoh kali ini. Aku akan menaruh sampah di tempat sampah dan melanjutkan hidupku.’
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 252 kali sebagai quotes about coffee and life
Baca
+Pustaka
Armaya Dvyendu Paksha

Armaya Dvyendu Paksha

Kalo ada keluarga yang jelas kasih sayangnya kenapa harus cari yang lain dan belum tentu baiknya. Menikmati coffe late di sebuah bangku dimana bangku lain banyak mahasiswa dengan wajah kusut nya tengah menikmati sore dengan cara mereka sendiri. Namanya kehidupan ngga ada yang enak dan ada ngga enaknya masing-masing.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai quotes about coffee and life
Baca
+Pustaka
Malam Penuh Gairah Bersamamu

Malam Penuh Gairah Bersamamu

Hanya saja saat ini, manis sedang tidak cocok dengan suasana hatinya. “Americano satu.” Tania memesan kopi tanpa campuran apa pun. Ia pernah membaca di satu buku jika kamu tidak merasa kopi itu pahit, maka hidup sedang benar-benar kejam padamu. “Mungkin aku saja yang berlebihan,” lirih Tania tanpa suara. Ia mengucapkan terima kasih setelah mendapatkan kopinya. Tania sengaja memilih kursi yang ada di samping jendela. Sepertinya ia akan menghabiskan waktu di sana sampai jam kerjanya dimulai.
1015.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 380 kali sebagai quotes about coffee and life
Baca
+Pustaka
ISTRI RASA SIMPANAN

ISTRI RASA SIMPANAN

Lalu dia menikmati minuman di salah satu kafe terbuka yang menawan sambil merasakan budaya Shanghai yang sesungguhnya. Edna memesan kopi hitam, dia menyesapnya seraya berpikir. "Jangan pernah menilai sesuatu dari tampilan 'kesederhanaan' yang terlihat, tetapi beranikan diri untuk mengambil kesempatan dalam situasi sesederhana."
1033.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai quotes about coffee and life
Baca
+Pustaka
Pengantin Pengganti untuk Suami Buruk Rupa

Pengantin Pengganti untuk Suami Buruk Rupa

Ia tadi sudah heran bagaimana cara menyantukan buku dan cafe, rupanya dengan peraturan yang ketat. “Membaca santai dengan kopi dan teh.” Ed bergumam lagi, dan akhirnya bisa menyatukan titik yang tadi membuatnya merasa dejavu. Konsep kafe itu tidak asing untuknya, karena mengingatkannya pada keingingan Liz. Ia pernah menyebut ingin hidup dengan buku, beserta kopi dan teh. Cafe itu sempurna menyatukan semuanya. Ed nyaris saja mengambil ponsel dan mengirimkan foto cafe itu pada Liz—memberi tahu kalau ada tempat sempurna untuknya, tapi urung.
1077.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai quotes about coffee and life
Tampilkan Ulasan (38)
Baca
+Pustaka
ENY YULIKA
Kalo tentang ide cerita setiap novel pasti memiliki keunikan tersendiri. Tapi tentang kekuatan bahasa novel ini adalah yang terbaik yang pernah saya baca. Author jelas memiliki kecerdasan tingkat tinggi yang tidak bisa saya bayangkan dari mana dia mendapatkannya. Satu kata "terima kasih"... .........
Rasmiyati
Aku baca beberapa bab dan masih belum selesai, tapi sejauh ini ceritanya bagus dan kebawa emosi dan perasaan juga, bagian paling berkesan sih dimana Ruby gak menyerah dan tetap pada pendiriannya bertahan sama Eduardo yang selalu bersikap kasar padanya.
Baca Semua Ulasan
Pesona Istri Yang Disia-siakan

Pesona Istri Yang Disia-siakan

Namun, masih bisa terdengar oleh Fadil. "Kafein pada kopi memang bisa bikin lebih bugar. Tapi coklat hangat di tanganmu itu justru bisa bantu bikin suasana hatimu lebih baik,"tutur Fadil. Lelaki itu menebak keadaan Latifa juga mencoba membujuk Latifa agar mau menerima saran darinya. Setelah mendengar penuturan Fadil. Latifa terlihat berfikir sejenak, kemudian ia menggapai kembali gelas coklat hangat tadi.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 312 kali sebagai quotes about coffee and life
Baca
+Pustaka
CEO Arogan yang Menginginkanku

CEO Arogan yang Menginginkanku

Abel bahkan langsung pusing jika meminum kopi ini membuatku tidak percaya namun harus tetap menerima kenyataan. Tapi, ya sudahlah. Setiap orang memiliki preferensi dan keunikannya sendiri. Misalnya aku yang tidak menyukai makanan manis, namun suka makanan gurih. Aku menyesap perlahan kopi pahit yang nikmat. Pahit ini akan selalu mengingatkanku akan hidup. Hidupku terlalu banyak dramanya. Ada beberapa roti dan kue manis yang tertata rapi di meja kecil. Aku tidak tertarik.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai quotes about coffee and life
Baca
+Pustaka
How Could We Go Wrong?

How Could We Go Wrong?

Tanya Alan penasaran. "Rasanya. Kopi kan rasanya pahit, manis, dan asem. Jadi sama kayak kehidupan kita. Kadang pahit, manis dan terkadang asam. Sama kaya hubungan kita sih lebih tepatnya" Ucap Alana menyindir "Kayanya mbaknya udah bisa mikir, nih. Jawabannya berkualitas banget. Gara-gara kopi ya?" Alan tertawa kecil dan memberikan balasan sindiran kepada Alana.
9.95.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai quotes about coffee and life
Baca
+Pustaka
Sang Pewaris Arogan

Sang Pewaris Arogan

Dan semua itu, pikir Sofia, adalah langkah pertama. Ia mengangkat cangkir kopi di depannya, menyesap perlahan. Rasa pahit memenuhi lidahnya, tapi justru membuatnya tenang. Ia menyukai rasa pahit; pahit mengingatkannya bahwa hidup memang tidak pernah adil, terutama bagi orang-orang seperti dirinya. Sofia menaruh cangkir itu kembali ke meja, menatap bayangannya sendiri di kaca jendela.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai quotes about coffee and life
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status