Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

Kisah Radhit menjadi daya tarik yang mengalihkan kegelisahan Taja saat itu. "Aku pernah bertarung dengan Jin Penculik Jiwa. Ada bidadari turun ke langit paling bawah. Ada hutan dan samudera di atas sana. Juga Perahu Kematian, Arwah Putih, dan Kendaraan Sukma," jawab Radhit. Istilah aneh-aneh disebutkan Radhit, semuanya terdengar asing. Taja penasaran akan semua itu.
109.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 222 kali sebagai quotes story wa berkelas
Baca
+Pustaka
Dear Kakak Kelas

Dear Kakak Kelas

"Santai aja, gausah gugup. Gue gak gigit kok." Argghhhhhh..... batin Ria. "Nama kakak siapa? Biar kami langsung ngomong ke Tasya kalau--" "Gak perlu tau nama gue," cowok itu memotong pembicaraan Alana, "bilang aja dari kakak kelas." Alana mengangguk. "Oke kakak kelas." "Btw, kalian kelas berapa?" tanya cowok itu. "Kel--"
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai quotes story wa berkelas
Baca
+Pustaka
Magang Di Pelukan CEO

Magang Di Pelukan CEO

Shaquelle-lah yang biasanya membacakan cerita, tapi versinya sering dimodifikasi. Suatu malam, ia membacakan dongeng “Si Kancil” tapi mengganti tokohnya dengan “Si Caelan” dan “Si Aurembia” yang berpetualang di hutan mencari botol susu. Aurelie sampai tertawa sambil merekamnya diam-diam. “Kamu tahu nggak, Shaq? Nanti kalau mereka besar, mereka akan bilang, ‘Papa kita dulu pinter banget bikin cerita absurd’.”
1039.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai quotes story wa berkelas
Baca
+Pustaka
Posessive Husband

Posessive Husband

"Pak, kalau kami boleh masuk, saya traktir Bapak kopi satu minggu. Deal?" Sagara tersenyum tipis—senyum penuh kemenangan. "Silakan pergi." Mereka bertiga hanya bisa saling pandang sebelum menyerah dan berjalan menjauh dari pintu kelas. Dan Sagara memulai kelas. “Dua menit! Dua menit! Ini semua gara-gara lo berdua!” keluh Qaiyara. “Eh, kok gara-gara kita berdua, sih?”
10649 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai quotes story wa berkelas
Baca
+Pustaka
Dulu Pembulinya, Kini Wanita Mainannya

Dulu Pembulinya, Kini Wanita Mainannya

Kurasa, seseorang menyebar berita buruk tentangku lagi, kali ini. Container minumku dirampas Raya yang kering kehausan. Buru-buru diteguknya cepat sampai leher basah, sesekali terbatuk ditelan antusias. “Gawat, Sie, dua berita buruk!” lontarnya, satu detik. Detik kemudian, meneguk air dingin itu lagi. “Pertama, kelas kita mendadak handle grup cheerleaders hari ini!”
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai quotes story wa berkelas
Tampilkan Ulasan (93)
Baca
+Pustaka
Rain (angg_rainy)
Terima kasih yang sudah baca Samuel-Sienna sampai tamat, hatur thankyou ...🫶🏿 Maaf jika masih ada typo dan kekurangan, karena kesempurnaan hanya milik Tuhan, cieh. Untuk yg mau baca karyaku yg lain, author ini multi nasional ko, eh multi platform, bisa di Novelt**n, Victi*, Dr**me, H*nov*l, dll
widurindriarti
Suka banget sma kombinasi keduanya Sienna awalnya sosok yang menguasai trnyata yg dy siksa stiap hari Samuel adl macan tidur. Kondisi berbalik Samuel yang menguasai permainan...... Very nice dark romance
Baca Semua Ulasan
Lembaran Baru Kisahku

Lembaran Baru Kisahku

“Kalau menurutku, pria sampah seperti Omar itu seharusnya sejak lama kamu campakkan. Mulai sekarang, biar aku yang menjagamu dan melindungimu.” Bagas bukan hanya pandai bicara, dia benar-benar menepati ucapannya. Selama beberapa hari berikutnya, dia hampir tak pernah meninggalkanku. Dia sendiri yang menyuapiku obat dan makanan, perhatiannya begitu telaten dan penuh kelembutan. Di bawah perawatannya, tubuhku perlahan pulih. Selama bertahun-tahun di Negara A, Bagas juga telah meraih cukup banyak pencapaian. Dia mendirikan sebuah perusahaan permainan online. Awalnya dia ingin aku menjadi asistennya, namun aku menolaknya dengan halus.
6.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai quotes story wa berkelas
Baca
+Pustaka
Menjadi Tawanan Tuan Mafia

Menjadi Tawanan Tuan Mafia

Beberapa pegawai lain berdiri di dekat meja. “Bukannya dia yang tidak tamat kuliah itu?” “Iya, yang kemarin diwawancarai Bu Jennifer.” “Sungguh aneh.” “Aku saja harus kuliah perhotelan bertahun-tahun untuk bisa bekerja di sini.” “Lalu dia? Kuliah saja mogok di tengah jalan.” Clara pura-pura tidak mendengar. Namun kata-kata itu terasa menusuk. Sella bahkan tidak berusaha menegur mereka. Ia malah berkata dengan nada datar, “Di sini kita harus tahu istilah-istilah dasar.”
1014.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 353 kali sebagai quotes story wa berkelas
Baca
+Pustaka
CEO BERLUTUT PADA GADIS SEDERHANA

CEO BERLUTUT PADA GADIS SEDERHANA

Tapi yang membuatnya nyaris tertawa adalah caranya bicara. “Pertanyaannya kok bawel banget,” celetuk salah satu staf HRD sambil setengah berbisik. Namun bisikan itu terdengar. Mbak Dita langsung menegur, “Mbak Alya, harap tenang ya. Ini ruang wawancara.” Alya langsung tersadar dan menunduk, wajahnya memerah seperti tomat matang. “Ma-maaf, Pak… maaf, Bapak,” ucapnya gugup. “Saya nggak sengaja… tadi refleks. Soalnya Bapak mirip banget sama pelanggan saya dulu di toko buku…”
713 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai quotes story wa berkelas
Baca
+Pustaka
AWAS PAK DOSEN, JANGAN DEKAT-DEKAT!

AWAS PAK DOSEN, JANGAN DEKAT-DEKAT!

"Apalagi ini true story-ku. Tanpa naskah, tanpa edit." "Kan Bapak biasa kasih materi di depan kelas. Tanpa naskah, tanpa edit. Apa bedanya sama sekarang. Anggap aja story telling." "Story telling sama anak TK. Sayangnya yang kuhadapi sekarang bukan tiga puluh anak remaja beranjak dewasa. Bukan pula anak TK. Tapi cewek yang kalau tangannya gerak lagi bakal bikin huru hara."
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai quotes story wa berkelas
Baca
+Pustaka
PERNIKAHAN PELUNAS HUTANG

PERNIKAHAN PELUNAS HUTANG

Ketiga wanita dewasa itu bertepuk tangan saat Anna menyelesaikan ceritanya. “Wah, keren banget Anna story tellingnya,” puji Asha. “Story telling? Apa itu?” Anna mengerutkan keningnya saat dipuji Asha. “Story telling itu bercerita secara lisan, atau tertulis dan bisa mengajak kami yang menonton atau mendengarkan jadi ikut merasa ikut terbawa suasana, seperti yang Anna lakukan tadi.” Anna mengangguk pelan–seolah paham, padahal aslinya tidak.
9.99.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai quotes story wa berkelas
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
UmiLily
Cerita yang diawali konflik berat, tapi dibacanya tetap terasa ringan. Bahasanya ngalir meskipun ada beberapa typo. Salah satu bacaan on going yang menemani hari-hariku belakangan ini. Semangat nulis ya Kak An
LilyAnnie
Alhamdulillah sudah tamat. Terima kasih buat kalian yang sudah membersamai cerita ini selama beberapa bulan. terima kasih untuk segala dukungannya dan mohon maaf bila banyak kurangnya ya ... sampai jumpa di tulisan saya berukut
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status