Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Diculik Calon Adik Ipar

Diculik Calon Adik Ipar

decih Rosaline. “Tahu apa ini? Semua kejahatan kalian ada disini. Bahkan kalian sangat percaya diri dengan merekam dan menyimpan kejahatan kalian di ponsel sendiri.” cemooh Rosaline sambil menunjukkan setumpuk dokumen yang sudah dikumpulkan Aksa sejak kemarin, ditambah Darius yang mengorek isi ponsel mereka. Mudah bagi Darius untuk mengorek semua data yang sudah pernah ada di ponsel keempat tawanannya itu.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai rahasianya
Baca
+Pustaka
Menjadi Ibu Pengganti untuk Anak CEO

Menjadi Ibu Pengganti untuk Anak CEO

Wajahnya tampak lesu, tapi sorot matanya menyiratkan kelegaan setelah membuka sebagian besar rahasia yang ia simpan selama bertahun-tahun. Di hadapan semua orang, Jasmine berdiri di depan layar digital besar. Data dari Sebastian mulai ditampilkan: alur dana gelap, nama-nama pemilik perusahaan fiktif, dan diagram jaringan yang saling terkait dari Valmora, Zurich, hingga Lioren dan bahkan negara netral seperti Eresia. "Semua ini mengarah pada satu hal," ucap Jasmine lantang. "Bukan hanya Leonhart, tapi seluruh sistem. Sistem yang selama ini membuat kejahatan menjadi industri global."
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 230 kali sebagai rahasianya
Baca
+Pustaka
Rahasia di Balik Senyuman

Rahasia di Balik Senyuman

Dan seseorang sudah mulai membaca gerakan mereka. *** Saat keadaan kembali tenang, suara notifikasi ponsel memecah keheningan. Lia reflek meraih handphonenya, jemarinya bergerak cepat membuka pesan yang baru masuk. Di layar, sebuah gambar terpampang jelas, syal berwarna cerah yang begitu familiar. Di bawahnya, satu pesan singkat dari Almira. "Li, ini syal kamu, kan?”
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai rahasianya
Baca
+Pustaka
Rahasia Masa Lalu

Rahasia Masa Lalu

tanya Azka penasaran. Ada kilat keterkejutan dari sorot mata Reva. Dia melirik Azka hati-hati. “Iya.” “Siapa?” “Bu Feby.” Bibir Azka terkatup rapat. Sudah aku duga .... Tangan Azka refleks mengepal kuat. Dia berusaha menyembunyikan emosinya dari Reva, tetapi Aris bisa melihatnya. Mendengar nama yang disebutkan, Aris sudah bisa menebak dalang yang merencanakan tindak kejahatan pada Reva.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai rahasianya
Baca
+Pustaka
Rahasia Suamiku

Rahasia Suamiku

tanyanya datar seakan tidak terjadi apa-apa. Pagi tadi saat di mal, aku terjebak lagi oleh tipuan Salma. Saat aku mengajak Kia bermain, Salma izin kepadaku ingin ke toilet, aku tidak begitu memperhatikan berapa lama ia pergi. Tahu-tahu dengan nada takut ia menghubungiku dan menyuruhku untuk datang ke salah satu departemen pusat toko yang menjual tas-tas branded. Alangkah kagetnya aku, Salma dengan polosnya bilang kalau kartu debitnya sudah tidak bisa digunakan. Padahal baru awal bulan diisi. Pelayan toko dan kasirnya memandangiku dengan sorot mata tajam berharap aku segera membayar belanjaan istriku. Tidak ingin malu, akhirnya kuserahkan juga kartu debitku untuk membayar tas mahal tersebut.
10124.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai rahasianya
Baca
+Pustaka
RAHASIA MASA LALU DAN SEKARANG

RAHASIA MASA LALU DAN SEKARANG

"Astaga, aku sudah bisa menebaknya. Hal memalulan ini akan terjadi." Rihamna yang ada di belakang hanya bisa menepuk dahinya. Adiknya memang cantik, kulitnya mulus berwarna putih layaknya susu dan memiliki para yang cantik. Namun, jika sedang takut maka sifatnya berubah manja seolah yang dikatakan tadi itu tidak pernah terjadi. "Sudah kakak katakan, jangan terlalu banyak menonton film hantu. Jadinya seperti ini, seekor kucing saja kau anggap roh jahat," kesal Natasha menasihati.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai rahasianya
Baca
+Pustaka
Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

Saya kan pernah baik sama kamu. ​Soraya membalas tatapan itu. Di dalam hatinya, ada sedikit rasa nyeri. Rasa kasihan pada manusia yang hancur. ​Tapi kemudian dia ingat Bab 2 skripsinya: Rasionalisasi Pelaku Fraud. Pelaku kejahatan sering kali merasa dirinya orang baik yang "terpaksa" atau "berhak" melakukan kejahatan. Rian sedang melakukan rasionalisasi itu. Dia merasa dirinya korban pengkhianatan Soraya.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai rahasianya
Baca
+Pustaka
Pura Pura Pacaran dengan Selebriti 90 Hari

Pura Pura Pacaran dengan Selebriti 90 Hari

Ia membuka laptop lain dan memulai live stream dadakan di akun media sosialnya. "Selamat malam," sapa Rafael dengan senyum yang dipaksakan. "Saya Rafael, dan malam ini saya akan mengklarifikasi rumor yang beredar tentang money laundering Aurora dan isu personal lainnya." Damian dan Ayla menatap layar dengan cemas. Rafael mulai berbicara tentang fitnah money laundering dengan bahasa yang sangat teknis, sengaja menggunakan istilah-istilah finance yang hanya dipahami oleh Garry yang merupakan mantan Manajer Keuangan. Rafael tidak membantah, tetapi malah mengonfirmasi secara tersirat bahwa dia memiliki akses ke file keuangan lama, membuat Garry merasa terancam bahwa rahasia finance lamanya akan
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai rahasianya
Baca
+Pustaka
ISTRIMU TERNYATA SULTAN

ISTRIMU TERNYATA SULTAN

Dia menelepon orang lain lagi. "Halo, Madame Pierre? Bonjour. Yes, about Arya... he's a fraud." Di sudut ruangan, Hacker X jari-jemarinya menari di atas keyboard dengan kecepatan kilat. "Tuan Wibawa," lapor sang Hacker. "Saya sudah meretas server keuangan Galeri Arya. Dia kelihatannya kaya, tapi sebenarnya aset galerinya di Menteng berstatus diagunkan ke Bank Mega Karya. Hutangnya 20 Miliar dan sudah jatuh tempo."
10915 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai rahasianya
Baca
+Pustaka
Luka Yang Tak Pernah Selesai

Luka Yang Tak Pernah Selesai

Keheningan di ruang itu terasa memekakkan. Suara hujan yang tadi terdengar samar kini berubah menjadi deras, seolah langit ikut menjerit bersama perasaan mereka. Raka masih berdiri di tempatnya, matanya menatap kosong ke arah layar laptop yang kini menampilkan berkas audit. Nama itu jelas tertera di sana: Raka Adinata — tanda tangan, inisial, dan nomor rekening yang terhubung dengan transaksi ilegal.
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai rahasianya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status