Cahaya Biru
sapanya dengan nada ceria, muncul tiba-tiba di samping kami.
Aku menoleh, tersenyum lebar. "Hai Gery," balasku, merasakan hati ini berdebar sedikit.
"Lo hari ini cantik banget, Aya," puji Gery dengan tatapan yang membuat pipi ini tak bisa menahan kemerahan.
Aku tertawa kecil, mencoba menyembunyikan rasa malu. "Bisa aja lo," sahutku, sambil memalingkan wajah mencoba menutupi senyum yang terus merekah.
Hot Chapters