Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SELUMBARI

SELUMBARI

Titik-titik air. “Air jatuh, hujan,” aku terdiam sejenak, “hujannya deras sekali.” Sekelebat bayangan yang aku lihat ternyata adalah rintik-rintik hujan. Air yang jatuh tampak begitu kontras dengan kegelapan yang ada. Aku terdiam, menikmati hujan yang turun tanpa suara. Satu-satunya hal yang bisa aku nikmati di tengah kegelapan yang sunyi.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as rain drop
Read
+Library
Istri Mungil Dosen Tengil

Istri Mungil Dosen Tengil

Rindu berjalan mendekati hujan, menaikkan tangannya dan merasakan air hujan membasahinya. Rindu Senja dan hujan. Dia menyukai setiap kali hujan turun, rasanya damai ketika mendengar bunyi air mengalir. Banyak perasaan yang ingin dia tuangkan ketika hujan turun. Namun Rindu tidak suka petir.
1024.9K viewsCompletedAdded to Library 573 Times as rain drop
Read
+Library
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

BAB 54 — Part 2: Hujan yang Mengingat Nama Hujan pertama turun di dunia baru itu bukan karena awan jenuh, melainkan karena dunia ingin mengingat. Setiap tetesnya bukan air, melainkan ingatan yang kembali mengambil bentuk. Mereka jatuh lembut di atas daun-daun muda, memantulkan cahaya kehijauan seperti air mata yang menolak disebut kesedihan.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as rain drop
Read
+Library
WATER

WATER

Pagi telah tiba namun Emi hanya mendapati hujan yang terus saja membasahi bumi yang membuatnya hanya bisa terdiam seperti orang bodoh di balik jendela kamar sembari melihat teman-temannya yang kegirangan di bawah langit yang siap membuat mereka menjadi manusia petir. Emi tak habis pikir dengan orang-orang bodoh itu. Mereka terlihat sangat senang dengan cairan menjijikkan yang terus saja membasahi mereka.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as rain drop
Read
+Library
Jenderal Naga

Jenderal Naga

“Hujan hitam?” Chandra menatap langit gelap dengan ekspresi yang sangat serius. “Apa harinya sudah tiba?” Duar! Petir menyambar menembus awan. Srrr! Hujan turun dengan derasnya. Hujan ini berwarna hitam dan jatuh ke tanah sampai membuat sebagian tanah terkorosi disertai dengan kabut berwana hitam. “Ini?”
9.11.9M viewsCompletedAdded to Library 39.1K Times as rain drop
Show Reviews (251)
Read
+Library
Aura Tion
ceritanya bagus tapi sayang bro,, durasi waktu emang terlalu cepat. Ini namanya ngejebak pembaca ngabisin Kouta dan uang hanya untuk baca secara online. dipikir- pikir lebih baik beli novel. tolonglah yg bertanggung jawab atas ini semua penulis atau penanggung jawab aplikasi, jgn mau untung sendiri.
Jack
baru sampe bab 44,kok saya merasa isi cerita selanjutnya nya akan bikin kecewa.sudah bosan sama cerita orang berkuasa yang pura2 lemah,g jauh isi nya dari penghinaan dan selesai nya permasalahan seolah selesai bukan karena kekuasaan nya (pemeran) sendiri tapi karena orang lain.begitu terus berulang2
Read All Reviews
Antara Dua Hati

Antara Dua Hati

Rinai hujan mendentum bumi. Gemercik airnya terasa merdu berpadu dengan tarian dedaunan yang tertimpa tetesnya. Seorang perempuan tengah menikmati indahnya rintikan air kali ini dari sudut jendela. Sesekali, ia mengulurkan tangannya agar terbasahi sang hujan. Secangkir teh hangat menemaninya menikmati sore yang cukup dingin kala itu. Ia menarik napas, lalu mengembuskannya bersama kebimbangan akan sebuah pilihan.
107.1K viewsOngoingAdded to Library 253 Times as rain drop
Read
+Library
MALAM PERTAMA DENGAN BOS MAFIA

MALAM PERTAMA DENGAN BOS MAFIA

ucap Rain lirih. Aku mengangguk pelan. Ada rasa bahagia mendengar ucapan terima kasih dari Rain. Ketika aku tengah membereskan peralatan, Rain bangkit dari sofa. Pria itu melangkah pelan menuju anak tangga. Namun, pada langkah ketiga, dia ambruk. "Ya ampun, Bang Raiiin!" Aku langsung menghampiri lelaki itu. Mata Rain sudah terlihat sayu. Bibirnya tampak pucat bergetar.
9.933.2K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as rain drop
Read
+Library
Kesempatan Kedua? (Aku, Kau dan Rahasia)

Kesempatan Kedua? (Aku, Kau dan Rahasia)

Pernahkah kamu nekat menerobos hujan? Di hari mendung, hujan turun rintik. Kamu harus pergi, dan kamu memilih tetap melangkah. Kamu pikir ini hanya gerimis—paling basah sedikit. Tapi di tengah jalan, rintik itu berubah. Makin deras. Makin dingin. Sampai akhirnya kamu basah kuyup, menggigil, dan sadar: prediksimu salah.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as rain drop
Read
+Library
Tersandung Cinta Tuan Muda

Tersandung Cinta Tuan Muda

Langit mendung menggantung rendah sore itu. Rintik hujan turun perlahan, membasahi jalanan kota yang mulai sepi. Naira berjalan sendirian di trotoar, tanpa payung, seolah membiarkan hujan menjadi satu-satunya pelarian dari kekacauan hatinya.
972 viewsCompletedAdded to Library 32 Times as rain drop
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status