Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Teman tapi Menikah

Teman tapi Menikah

Beberapa kali Cintara mengambil kebutuhan sehari-hari seperti sabun, shampo, pasta gigi, facial foam, dan kebutuhan lainnya. “Kamu nggak apa-apa pakai sabun rasa strawberry? Aku bisa belikan sabun lainnya misal kamu pengen, lho,” tanya Cintara saat memilih beberapa sabun yang ada di rak. “Nggak apa-apa, kok. Lagian nanti kayak aku lagi meluk kamu, kan?” “Lebay!” Cintara mendorong trolinya, matanya fokus ke rak-rak yang ada di sampingnya. Sampai-sampai suara tangisan seorang anak kecil membuat Cintara seketika tersentak.
7.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai rak sabun sudut
Baca
+Pustaka
RACUN UNTUK MADUKU

RACUN UNTUK MADUKU

RACUN UNTUK MADUKU Bab 1 Aku merapikan tempat tidur anakku, melipat selimutnya bergambar Spiderman berwarna biru. Sesekali menepuk-nepuk bantal dan juga guling. Plok Seketika aku menoleh ke lantai membersihkan tempat tidur anakku dengan sapu lidi yang biasa aku gunakan. "Apa itu?" gumamku pelan. Lalu kembali memperhatikan benda yang tidak asing lagi di mataku. Perlahan namun pasti langkahku mendekati benda tersebut.
18.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 414 kali sebagai rak sabun sudut
Baca
+Pustaka
Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

Raka merogoh tas inventory-nya dan mengeluarkan lima botol susu bayi bermotif hewan—sebuah pemandangan yang membuat Elena kembali memijat keningnya. "Botol bayi lagi?" Elena mendesah, menatap botol bermotif beruang kutub yang ditujukan untuknya. "Maaf Elena, cuma ada botol ini di inventoryku.. Dot silikonnya bagus untuk menjaga aliran mana agar tetap stabil saat diminum," jawab Raka santai tanpa rasa malu sedikit pun.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai rak sabun sudut
Baca
+Pustaka
Jebakan Pernikahan CEO Dingin

Jebakan Pernikahan CEO Dingin

“Aku tidak mau mandi. Airnya dingin sepertimu!” Tawa Rakhan nyaris meledak, tapi ia terlalu angkuh untuk melakukan itu. Rakhan mempertahankan garis bibirnya tetap lurus tanpa lengkungan ke atas sedikit pun. Ia kemudian mengubah arah putaran keran sampai air yang menyembur terasa hangat.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai rak sabun sudut
Baca
+Pustaka
Perjalanan Waktu sang Penguasa Desa

Perjalanan Waktu sang Penguasa Desa

"Apakah ini sabun?" Rama mengangguk."sabun ini memiliki wangi khas, melembutkan kulit bahkan bisa mencerahkan kulit."jelas Rama. "Ini barang yang sangat bagus dengan kualitas terbaik, belum pernah aku menemukan sabun batangan seharum ini!! Darimana kamu mendapatkan barang ini Tuan Muda?" Rama tersenyum senang. "Rahasia dagang..." "Ah..." Pak Wijaya paham, namun wajahnya terlihat muram.
9.977.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai rak sabun sudut
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
hajehaje
beberapa tahun lalu pernah kepikiran… coba ada cerita orang yng kemasa lalu, trus dia manfaatin ilmu2 dimasa dimasa depannya saat hidup di masa lalu. ehh kejawab di novel ini wkwk. thank you, karyanya sangat menarik
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang yang Legendaris, dia juga memiliki bakat yang besar dengan Tubuh Kaisar Langit. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Istri Kedua Tuan Pewaris yang Disembunyikan

Istri Kedua Tuan Pewaris yang Disembunyikan

Saat itu Raka pun segera mengisinya dengan air hangat dan memadukan beberapa pewangi agar Salsa lebih nyaman. Setelah itu Raka pun ingin membersihkan diri dibawah guyuran air shower. Sayangnya Salsa menahan, Raka pun bingung kenapa Salsa tidak membiarkannya membersihkan diri di bawah air shower.l "Abang mau mandi," kata Raka. "Di sini aja," ucap Salsa. Raka pun terdiam sambil berpikir, apakah maksud Salsa dirinya ikut masuk ke dalam bathtub juga.
1035.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai rak sabun sudut
Baca
+Pustaka
Dokter Terhebat

Dokter Terhebat

Aku harus tenang dan prioritaskan untuk menidurkan anuku lebih awal sebelum meminta maaf pada Risma. Dengan panik Rangga menatap ke arah sabun yang ada di dalam kamar mandi tersebut. Rangga ingat dulu banyak temannya terus menerus mengejeknya karena tidak bisa menggunakan sabun. Sepertinya sekarang tidak ada pilihan lagi, membuat Rangga menggunakan sabun untuk mencapai puncak kenikmatan yang kerap dilakukan para kaum jomblo di luar sana. (Tidak ada pilihan selain menggunakan sabun.)
1013.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 479 kali sebagai rak sabun sudut
Baca
+Pustaka
Gairah Cinta Tak Memandang Usia

Gairah Cinta Tak Memandang Usia

Padahal Rachel berkata asal saja. Akhirnya Rachel membuntuti Pram. Dia mengambil keranjang sebelum akhirnya berjalan memburu barang skincare dan make up untuk sebulan ke depan. Rachel memulai dari bagian sunscreen lebih dulu. Dia segera memasukkan empat botol dengan merek sama. Lalu dua botol merek lain. "Banyak banget. Tabir surya cukup tiga aja. Emang wajah kamu selebar lapangan bola?"
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai rak sabun sudut
Baca
+Pustaka
Bukan Salah CINTA

Bukan Salah CINTA

Almira segera mengeluarkan produk terbaru ia jual dan menyodorkan pada Rachel. "Ini apaan, Mir?" Rachel menelisik kemasan botol kecil yang ada di tangan. "Itu sabun pencuci area kewanitaan. Biar kembali keset dan kayak perawan lagi. Bagus buat kamu pakai biar Mas Anto makin lengket dan gak tergoda sama cewek-cewek di luar sana," jelas Almira mengenai produk jualannya. Rachel berpikir sejenak, menimbang apakah akan membelinya atau tidak. Ia teringat kalau seminggu lagi adalah hari ulang tahun pernikahannya dan Anto.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai rak sabun sudut
Baca
+Pustaka
Rahasia di Kamar Pengantin

Rahasia di Kamar Pengantin

Ada yang manis, ada juga aroma yang kuat, ada yang beraroma menenangkan seperti kopi, ada juga yang seperti lemon. “Mas, untuk ke depan, kita tidak perlu beli sabun lagi. Sabun natural bagus dan aman untuk kulit, bahkan kulit yang sensitif. Mas bisa pakai yang mana saja yang Mas suka dari rak ini, tapi harus menunggu masa curingnya selesai, ya?” “Terserah padamu saja, hal begini biasanya kamu yang urus!” sahutku tanpa sadar.
9.56.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai rak sabun sudut
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status