Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PENDEKAR PEWARIS SISTEM

PENDEKAR PEWARIS SISTEM

Sesekali ia mengangguk, menunjukkan bahwa ia memahami skala besar dari rencana yang telah dibuat. "Saya melihat Anda sudah memiliki rencana yang matang," katanya dengan suara berat namun penuh pertimbangan. "Dan dengan bahan yang tepat, seperti besi hitam, saya yakin kita bisa membuat peralatan dan senjata yang jauh lebih baik daripada yang ada sekarang. Namun, untuk mengolah besi hitam dalam jumlah besar, kita memerlukan sumber daya tambahan seperti arang berkualitas tinggi dan sistem peleburan yang lebih baik. Saya sarankan kita segera mendirikan tempat khusus untuk itu."
104.5K viewsOngoingAdded to Library 165 Times as ranjang besi jaman dulu
Read
+Library
Hidup Kembali di Zaman Kuno

Hidup Kembali di Zaman Kuno

Ki Rangga, “Zirah mereka... megah, Tuan. Dada dan punggung dari baja. Tapi... saat hujan turun semalam, banyak dari mereka menggigil seperti anak itik.” Ki Ara menimpali sambil mengangguk, “Itu zirah yang sama yang membuat mereka tak mampu berlutut saat panah kita menghujani. Beratnya menarik mereka ke tanah, tak bisa lari.” Ki Rinu, prajurit tua yang pernah berperang di zaman ayah Raka, “Dulu pun aku sering melihatnya. Zirah besi memang melindungi, tapi hanya kalau musuh berdiri di depanmu dan memberimu waktu. Di perang sesungguhnya, yang menang bukan yang paling tebal bajunya, tapi yang paling cepat menebas.”
1012.1K viewsCompletedAdded to Library 339 Times as ranjang besi jaman dulu
Read
+Library
Waspadalah, Pangeran! Aku Bukan Istri Lemah yang Kau Kenal

Waspadalah, Pangeran! Aku Bukan Istri Lemah yang Kau Kenal

Suhu udara di sekitarnya anjlok menjadi sedingin es. ​"Bijih besi hitam," desis Xiaochen, suaranya sarat akan amarah yang tertahan. "Bahan baku kualitas tertinggi untuk menempa senjata militer. Dilarang keras diperjualbelikan tanpa stempel langsung dari Kaisar."
109.6K viewsCompletedAdded to Library 356 Times as ranjang besi jaman dulu
Read
+Library
Talang Mayan: Warisan Tekad Pemburu Darah Iblis

Talang Mayan: Warisan Tekad Pemburu Darah Iblis

Pertandingan pertama itu mudah, murnikan pasir besi itu hingga menjadi logam solid. Karena ukuran setiap senjata berbeda, waktu yang diberikan kepada masing-masing juga berbeda-beda. Talang Mayan hanya membuat sebuah belati, jadi dia tidak perlu mengambil terlalu banyak pasir besi. Hanya secukupnya.
104.6K viewsOngoingAdded to Library 177 Times as ranjang besi jaman dulu
Read
+Library
Sang Maharaja yang Terlupa

Sang Maharaja yang Terlupa

Besi dan perunggu yang dahulu dirancangkan untuk menjadi ujung tombak, mata panah, dan baju zirah rantai, kini berubah wujud menjadi mata cangkul yang kokoh, sabit untuk memanen padi, paku-paku besar untuk merangkai perahu nelayan, dan lonceng angin yang akan digantung di beranda rumah-rumah panggung. Tumenggung Wiratha, mantan panglima yang tangannya dahulu hanya terbiasa memegang gagang tombak, kini berdiri di depan tungku dengan wajah yang berkilau oleh keringat dan jelaga. Ia memegang penjepit besi, membolak-balik bilah-bilah pedang pasukan timur yang telah dikumpulkan di alun-alun. Di sebelahnya, Bisma dan para pemuda desa mengayunkan palu besar secara bergantian, menghantam besi merah
10581 viewsCompletedAdded to Library 18 Times as ranjang besi jaman dulu
Read
+Library
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Dia sama sekali tidak terlihat seperti seorang senior sekarang. Wira terkekeh-kekeh sembari mengangguk. Produktivitas di zaman kuno benar-benar rendah sehingga mortar tanah liat grafit seperti ini sudah membuat mereka begitu bersemangat. Jika di kehidupan modern, baja cair seperti ini tidak ada apa-apanya. Lagi pula, rumah siapa yang tidak memiliki baja nirkarat? Itu sebabnya, mereka tidak akan bergembira seperti Suryadi dan lainnya sekarang.
96.1M viewsCompletedAdded to Library 141.3K Times as ranjang besi jaman dulu
Show Reviews (2659)
Read
+Library
Winda KD Fashion
Ceritanya bagus, penuh inspirasi tapi... saya tidak setuju Wira nikah lagi. Kasihan Wulan, selama 3 tahun menahan siksa dari Wira lahir dan batinnya. Walaupun dia tersiksa, dia gak mau ninggalkan Wira, dia selalu melayani dan memenuhi kebutuhan Wira. Wira jadi orang kaya, malah nambah istri lagi ...
Hasan Aunur Rofiq
saya sangat menyukai novel ini karena ceritanya sangat menarik dan pembaca dapat dengan mudah memahami isi novel ini tetapi sayangnya bab di dlm novel ini sangat pendek namun dengan kelebihan dan kekurangan tersebut novel ini tetap sangat layak untuk di baca dan terimakasih untuk pembuat novel ......
Read All Reviews
Pendekar Rajawali Dari Andalas

Pendekar Rajawali Dari Andalas

tutur Arya sembari tersenyum kagum akan kecerdasan berfikir Suku Dufan itu. “Kami hidup di sini telah berpuluh-puluh tahun, mengenai besi yang dapat dibuat menjadi alat-alat pertanian sejak dari leluhur kami dan berkaitan dengan besi dapat dibuat sebagai senjata untuk saat ini kami hanya bisa membuat tombak dan parang saja.” ujar Raka. “Tak apa-apa, untuk membuat pedang bukan hal yang mudah. Butuh keahlian khusus dalam pembuatannya, tombak dan parang juga sudah cukup untuk dijadikan senjata selain panah.” tutur Arya.
1025.9K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as ranjang besi jaman dulu
Read
+Library
Balas Dendam Pangeran Bodoh

Balas Dendam Pangeran Bodoh

Tetua Garan berdiri di depan tungku raksasa, wajahnya legam terkena asap, namun matanya berbinar bangga saat Torin mengunjungi bengkelnya. "Tuan Torin, lihat ini!" Garan menunjukkan sebuah pelindung dada (breastplate) yang baru saja didinginkan. Permukaannya berwarna abu-abu gelap dengan guratan-guratan halus seperti urat kayu. "Ini adalah baja campuran dari bijih besi Bukit Tra dan arang pohon Iron Brak. Ringan seperti kulit, tapi kuat seperti karang." Torin mengetuk zirah itu dengan belatinya. Suaranya berdenting nyaring dan tidak meninggalkan goresan sedikitpun. "Luar biasa, Garan. Berapa banyak yang bisa kita hasilkan dalam satu bulan?"
878 viewsOngoingAdded to Library 35 Times as ranjang besi jaman dulu
Read
+Library
Taring Putih Dari Barat

Taring Putih Dari Barat

Malam hari, di bengkel pandai besi yang tampak tua. Seorang kakek sedang meraba beberapa plat besi dengan seksama. Lempengan lempengan besi yang ada di hadapannya memiliki 3 kelompok warna berbeda. Yang pertama memiliki warna hitam ke abu-abuan, itu adalah besi normal yang tidak spesial namun mudah untuk di tempa. Yang kedua adalah besi dengan warna hitam dengan sedikit warna biru samar di dalamnya, itu adalah biji besi air yang lebih lentur namun tidak terlalu kuat.
9.973.5K viewsOngoingAdded to Library 2.4K Times as ranjang besi jaman dulu
Show Reviews (17)
Read
+Library
Ampas tahu
hai teman-teman. setelah meninjau dari jalan cerita yang telah saya buat buat, kemungkinan cerita ini akan memiliki bab lebih dari 1000 bab. jadi jika teman-teman sekalian tidak suka dengan cerita yang panjang, jangan ragu-ragu untuk mencari bahan bacaan yang lain. terima kasih...
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Read All Reviews
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status