Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ranjang Panas Tuan Saga

Ranjang Panas Tuan Saga

Terlihat jelas betapa besar kemampuan Saga untuk menutup langit dengan satu tangan. Saga menikah—ada yang bahagia, ada yang resah. Namun yang paling menderita adalah Rara. Dulu, karena kasih sayang Saga, Rara melakukan banyak perbuatan keji. Saat syuting drama, dia bersikap seperti diva, menuntut perlakuan istimewa di setiap acara malam. Hampir setiap wawancaranya harus menjadi berita utama. Jika media tidak menempatkannya di posisi paling mencolok, dia akan mencari Saga.
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai ranjang birahi
Baca
+Pustaka
Ranjang Panas Suamiku

Ranjang Panas Suamiku

Emosi memuncak di kepalanya. "Mari aku beri saran," lanjut Kiara. Ia melangkah mundur, membereskan peralatannya. "Sebaiknya kamu merenung. Anak ini mungkin adalah hukuman paling manis untukmu. Melahirkan dalam kehancuran, tanpa ayah, tanpa nama baik. Itu harga yang pantas untuk wanita perebut suami orang,” sindirnya, sinis. Setelah berkata demikian, Kiara pun pergi.
9.932.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai ranjang birahi
Baca
+Pustaka
TUKAR RANJANG

TUKAR RANJANG

Apa kurangnya dia dibandingkan Karina? Akhirnya, perempuan berambut pirang kemerahan itu bangkit dari ranjang dan berjalan menuju meja di sudut ruangan kamar. Meraih benda mungil berbentuk memanjang. Setelahnya dia kembali naik ke atas ranjang setinggi seratus sentimeter yang di atasnya sudah tergantung seutas tali tambang yang diikat dalam penyangga besi.
1022.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 912 kali sebagai ranjang birahi
Baca
+Pustaka
Turun Ranjang?

Turun Ranjang?

tambahnya. Bella kembali ceria. Ia mulai sadar dengan keadaannya yang sedang mengandung. Lalu, setelah dari komedi putar, Bella pun menunjuk biang lala. Criss terdiam. "Kenapa? Takut ketinggian, ya?" goda Bella. "Eng-enggak.” Criss sudah sangat berkeringat. Ia menelan ludahnya kasar saat melihat ketinggian biang lala tersebut. Sungguh membuat kepalanya pusing seketika.
9.430.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai ranjang birahi
Baca
+Pustaka
Turun Ranjang

Turun Ranjang

Bram tersenyum miring, lalu tangan kirinya menekan-nekan layar kecil di dekat kemudi. "My heart will go on, selalu jadi lagu kesukaanku," ujarnya setelah sesaat judul lagu yang ia sebut mengalun merdu. Anjel hanya mengangguk-angguk. "Aku lebih suka lagu korea," ucap Anjel merasa tak mau kalah. "Kenapa? karena oppa-oppa tampan?" tanya Bram yang terdengar seperti ledekan.
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai ranjang birahi
Baca
+Pustaka
Salah Ranjang

Salah Ranjang

Bahkan ia yakin, berat badannya akan terus naik melihat nafsu makannya yang tak dapat dikendalikan. Rhea berjalan menuju kulkas dan mengambil sepiring potongan buah. Tiba-tiba ia teringat sesuatu kala mulai memasukkan potongan melon ke dalam mulut. Membawa piring berisi potongan melon dan pepaya, ia duduk menikmati camilan siangnya. Entah hanya perasannya saja atau memang suatu kebetulan? Setiap kali ia menginginkan sesuatu, apa yang diinginkannya seolah datang dengan sendirinya. Seperti saat ia menginginkan mangga muda kemarin, brownies pelangi, dan beberapa makanan lainnya. Yang paling membuatnya terus memikirkannya adalah saat ia menginginkan kue rangi yang sekarang sulit didapat. Tiba-ti
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai ranjang birahi
Baca
+Pustaka
Ranjang Ternoda

Ranjang Ternoda

Dalam lapis-lapis keberkahan, ranumnya bermandikan bunga dan baunya beraroma surga. Cahayanya ibarat cakrawala, pancarannnya bak mentari di pagi hari. Manusia, selalu tidak merasa cukup atas sesuatu yang didapatkan dan dimiliki. Tidak merasa puas atas pencapaian yang diperoleh. Padahal, kita tahu bahwa tidak semua orang mendapatkan yang diinginkan dan didapatkan.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai ranjang birahi
Baca
+Pustaka
Dosa di Ranjang Sang Penguasa

Dosa di Ranjang Sang Penguasa

Tidak lama kemudian, Rani muncul sambil membawa nampan berisi teh hangat. "Minumlah, Nona. Biar lebih rileks," ujarnya sambil tersenyum tipis. Tapi senyum itu tidak menyentuh matanya. Nadine menerima cangkir itu, namun tidak langsung meminumnya. “Kalian terlihat tegang sejak tadi. Ada sesuatu yang harus aku tahu?” tanyanya, nada suaranya lembut tapi penuh tekan.
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai ranjang birahi
Baca
+Pustaka
Mayat di Atas Ranjang

Mayat di Atas Ranjang

Bik Yanti yang tidak bisa melihat sosok Kanjeng Ratu bertanya takut-takut. “Di ranjang yang sama pula, bapakmu itu melakoni ritualnya, menyeret paksa gadis-gadis, menyetubuhinya, dan mempersembahkan darah keperawanan mereka kepadaku.” Kanjeng Ratu berkata sembari kembali cekikikan. “Bohong!” Hendi berteriak, hidungnya kembang kempis menahan emosi. Bik Yanti menjadi pucat melihat reaksi Hendi yang berteriak-teriak pada udara kosong di hadapannya. “Waduh, bagaimana ini? Ah, sudahlah, masa bodo!”
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai ranjang birahi
Baca
+Pustaka
Tukar Ranjang

Tukar Ranjang

Setelah makan siang dan juga bersantai menonton drama Korea kesukaannya, Leya mengisi waktu kosongnya dengan melakukan olahraga di sore hari. Leya mengenakan sport bra model tali bahu dengan bagian belakang yang terhubung membentuk huruf Y pada bagian punggung. Dia berlari di atas treadmill membuat gunung kembarnya yang padat berisi bergoyang-goyang mengikuti alunan musik hingga keringat bercucuran. Merasa cukup, Leya menghentikan kegiatannya. Dia beralih ke dapur meminta pelayan untuk menyiapkan minuman untuknya.
1043.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai ranjang birahi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status