Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
GADIS YANG TERNODAI

GADIS YANG TERNODAI

Aku pun memukul-mukul tubuhku yang telah kotor dan ternoda. “Dara!” Bunda akhirnya berhasil masuk dengan kunci cadangan yang selalu disimpan di laci kamarnya. “Bundaaa ....” Aku langsung memeluk Bunda. “Kamu kenapa, Sayang? Kenapa keadaanmu seperti ini? Tanganmu terluka?” Bunda memperhatikan tanganku yang berbekas karena genggaman kuat Bimo. “Dara udah kotor. Dara udah ternoda.” Tangisku tidak dapat kuhentikan.
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai ranjang yang ternoda 5
Baca
+Pustaka
Petaka Reuni

Petaka Reuni

Kirana yakin kalau Bagas pasti sudah membukanya. Kirana langsung gugup membuka amplop tersebut dengan tangan gemetar. Matanya bertambah besar saat melihat nominal tagihannya, Ternyata memang mendekati angka lima belas juta. Sepasang kaki ramping miliknya langsung terasa lemas. la duduk di tepian tempat tidur sambil terbata pelan. "Astaga, lima belas juta."
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai ranjang yang ternoda 5
Baca
+Pustaka
Teman Ranjang

Teman Ranjang

Di mata semua orang, Gantari Kirana memiliki segalanya bersama Raditya Sadewa. Namun, Radit menuntut kendali penuh atas tubuh dan pikiran Riri dengan dalih komitmen menuju pernikahan. Ia tidak bisamenolak kekasihnya itu karena doktrin kuat dari sang Ibu. Hingga pada suatu saat, Riri berakhir di ranjang yang sama dengan sahabatnya, Kamandanu Bratajaya yang memberinya kenikmatan dan membuatnya merasa lebih hidup. Akankah dia melanjutkan komitmennya dengan Radit yang telah mengantongi restu Ibu? Atau akan berlari ke Danu yang menawarkan hal-hal yang tidak mampu Radit berikan?
121 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4 kali sebagai ranjang yang ternoda 5
Baca
+Pustaka
Pendekar Golok Naga Biru

Pendekar Golok Naga Biru

Turangga yang mendengar itu langsung berlutut. Dari lubang hitam itu muncul satu persatu lima orang dengan membawa senjata tongkat berwarna putih yang penuh dengan ukiran. Ada keanehan dengan wajah mereka berlima walaupun wajah mereka sama persis dengan manusia namun mata mereka berwarna merah, kedua telinga mereka runcing keatas. Dari kulit wajah mereka yang pucat dibawah mata kanan mereka tertulis angka sesuai urutan dari angka satu hingga angka 5.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai ranjang yang ternoda 5
Baca
+Pustaka
NODA CINTA

NODA CINTA

Tepatnya malam Jumat, saat gerimis tipis melengkapi udara dingin orang-orang yang meronda malam itu. Sesuai jadwal kegiatan ronda RT 22/04 kampung Cirusuh, hari kamis – malam Jumat-- adalah tugas ronda bagi Dodi, Supena dan kawan-kawan. Pada pukul 11 malam, mereka mulai keliling kampung putaran pertama.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai ranjang yang ternoda 5
Baca
+Pustaka
Senja yang Ternoda

Senja yang Ternoda

#Bab : 3 Pasir putih di hadapan Tiara penuh dengan coretan. Diantara begitu banyak coretan tak bermakna, ada satu nama yang tergores di sana, Arka. Hanya nama itu yang tertulis. Di alam bawah sadarnya pun, nama Arka telah terpatri begitu kuatnya. "Kamu masih setia menunggunya, Tiara?" tanya Nanta, yang tanpa disadari, sudah berdiri di samping Tiara.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai ranjang yang ternoda 5
Baca
+Pustaka
Istana Yang Ternoda

Istana Yang Ternoda

Hari Pertama Pencarian Mereka hanya menemukan puing-puing kayu dan genteng yang berserakan. Sepotong kain yang tersangkut di ranting pohon, beberapa mainan plastik, dan sandal kecil yang terjebak lumpur. Tapi tak ada tanda kehidupan. Rafasya memungut sandal itu, memeluknya erat, lalu berbisik lirih, “Papa di sini, Nak tunggu Papa.”
1017.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 626 kali sebagai ranjang yang ternoda 5
Baca
+Pustaka
DENDAM BERKALANG NODA

DENDAM BERKALANG NODA

Dia hanya bungkam seribu bahasa. "Baiklah Laura jika kamu tak ingin mengatakan siapa bangsa@t yang telah menodaimu, aku tidak akan perduli lagi padamu! Kamu buang anak haram itu atau..." Ibu Laura yang kerempeng dan berbau alkohol itu, menyundutkan ujung rokoknya yang masih menyala itu ke lengan Laura yang berusaha melindungi wajahnya dari tamparan ibunya. "Atau pergi dari rumah ini selamanya!"
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai ranjang yang ternoda 5
Baca
+Pustaka
Pesona Wanita yang Ternoda

Pesona Wanita yang Ternoda

Namanya Azkiya Hilya Nadifa. "Argh!" Teriakan itu tenggelam bersama dengan bisingnya denting yang berjatuhan di atas atap rumah dan gemuruh di langit malam. Pyar Suara pecahan kaca meja rias terdengar cukup jelas ditelinga wanita paruh baya yang sedang bersandar di balik pintu kamar putrinya. Air mata terus meluncur bebas membasahi pipi. Matanya terpejam merasakan perih di hati manakala teriakan dan makian terdengar jelas di telinga. Tangannya meremas daster yang ia pakai.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai ranjang yang ternoda 5
Baca
+Pustaka
RANJANG BERDARAH

RANJANG BERDARAH

Sesekali rintihan kecil dan erangan kesakitan meluncur dari mulut mungil mereka, kala telapak-telapak kaki berkulit mulus itu melindas bebatuan tajam atau trotoar panas yang terbakar teriknya matahari menjelang siang hari ini. Si kembar Rara tiba-tiba berhenti. Napasnya terengah dan putus-putus. "Kak, aku haus," lirihnya. "Iya, kita jalan juga sudah lumayan jauh, aku yakin mereka nggak akan menemukan kita di sini," timpal Riri.
3.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai ranjang yang ternoda 5
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status