Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pura-pura Bukan Bangsawan

Pura-pura Bukan Bangsawan

Mulai realisme, naturalisme, romantisme, impresionisme, ekspresionisme dan masih banyak lagi. Touya dan Kyo yang memang sangat menganggumi seni, melihat secara teliti dan mengagumi beberapa karya lukis para murid. Sedangkan Rias sama sekali tidak tertarik pada semua lukisan itu, karena ia mendengar dari Kenma bahwa lukisan Kenma belum benar-benar selesai saat waktu batas pengumpulannya berakhir. Membuat kemungkinan lukisan Kenma tereliminasi sangatlah besar.
1016.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 320 kali sebagai realm artinya
Baca
+Pustaka
Bukan Pengawal Biasa

Bukan Pengawal Biasa

Sedikit mengatur perasaan untuk bersabar menghadapi pria yang dari warna suara, usianya mungkin setara putrinya. "Ya, aku membelinya dari lelang. Ini lukisan abad pertengahan." Raul mencoba meladeni, berpikir Goblin menyukai obrolan ringan dulu sebelum membahas inti. "Tapi ...." Dengan usapan halus, Art membelai lukisan itu, memiringkan kepala, menyipitkan mata untuk mengamati goresan cat yang memanjang di karya itu lalu berkata, "Ini palsu!" tukasnya, kemudian ....
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai realm artinya
Baca
+Pustaka
Dead&Queen

Dead&Queen

“Kenapa sih lo selalu merusak momen?” “Biar realistis,” jawab Rian. “Hidup nggak boleh terlalu puitis.” Alma tersenyum, menatap pantulan dirinya di dinding lift. Wajahnya masih sama. Lingkar mata masih ada. Lelah itu belum pergi sepenuhnya. Tapi sekarang, ada sesuatu yang ikut pulang bersamanya. Bukan solusi. Bukan jawaban.
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai realm artinya
Baca
+Pustaka
Aku Seorang Jenius Super

Aku Seorang Jenius Super

C197: Wind Seed Central Ruins Realm adalah tempat yang sepenuhnya diliputi oleh pasir dan badai, terus-menerus dirusak oleh badai apokaliptik. Bahkan perbatasan realm, area teraman, tidak pernah bebas dari pergerakan pasir yang tak henti-hentinya. "Sial! Kapan aku bisa meninggalkan tempat terkutuk ini?"
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai realm artinya
Baca
+Pustaka
Dia Pemilik Hatiku

Dia Pemilik Hatiku

Tanpa berpikir barang sedetikpun, tentu saja, itu adalah jawaban yang Almara berikan. “Kalau gitu ayo kita batalkan pengajuan cerai kita.” “Oke.” Rangga membelai kening Almara. Dia menyisihkan helaian rambut Almara yang menutupi wajah lalu dengan tatapan nakalnya berkata, “Jadi, lebih baik kita juga lakukan ritual rujuknya sekarang.” “Hah? Apa itu ritual rujuk? Aku belum pernah dengar.”
9.310.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 403 kali sebagai realm artinya
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
Maruna
Sumpaaah... ini tuh ceritanya mirip sama pengalamanku sendiri. Ya bedanya aku gak ngalamin perjalanan menembus waktu kayak Almara. Kak Lisandi Noera ditunggu ya update nya, semoga gak muter2 kayak beberapa novel yg awalnya ide ceritanya bagus tapi makin ke belakang makin jauh dari gagasan awal. love
Hilda Rahma
belom baca semuanya sih, tapi ya ampoonnn mau banget jadi istri Rangga, sumpah almara lu sadar laaaah move on move on huhu, Rangga buat gue aja kalo almara gamau hahaha, semangat author, ditunggu kelanjutan ceritanya ...️...️...️...️
Baca Semua Ulasan
Balas Dendam Sang Dokter Ahli Farmakologi

Balas Dendam Sang Dokter Ahli Farmakologi

"Pramuria? Maksud Nona dari rumah hiburan?" "Ya," jawab Elena sambil kembali membaca catatannya. "Mereka adalah ahli sejati dalam seni merayu. Mereka tahu bagaimana menari dengan sempurna, bermain musik dengan merdu, dan berbicara dengan kata-kata yang bisa membuat pria kaya rela menghabiskan seluruh hartanya. Itu persis yang aku butuhkan." "Tapi Nona, reputasi..." protes Ratmi dengan nada khawatir.
1017.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 434 kali sebagai realm artinya
Baca
+Pustaka
Kemenangan sang Nona Muda

Kemenangan sang Nona Muda

Melihat ada apa gerangan, apakah Ranum Rampani tiba-tiba muncul? Trisia setengah berlari menuju Aula utama yang berjudul “Intangible Art” di dalamnya, terdapat karya-karya pelukis terkenal yang tidak untuk dijual dan dijaga dengan sangat amat ketat. Namun, entah mengapa ada satu lukisan di tengah-tengah aula itu yang keberadaannya tidak dikenali olehnya, maupun staf lainnya.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai realm artinya
Baca
+Pustaka
Malam Panas dengan Dosen Tampan

Malam Panas dengan Dosen Tampan

Ada lukisan ekspresionis yang liar dan berani, lukisan realis yang menenangkan mata dan lain sebagainya. “Ruang pameran patung…” gumam Claire, membaca petunjuk yang mengarah ke pameran berikutnya. Entah kenapa saat memasuki ruangan ini, dada Claire sedikit berdebar. Inilah dunianya, dunia yang dulu pernah dia tinggalkan sejenak. Cahaya di ruangan itu sedikit melembut dengan beberapa sorot lampu yang lebih terang mengarah ke permukaan patung yang terbuat dari marmer, perunggu, kayu bahkan tanah liat.
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai realm artinya
Baca
+Pustaka
KISAH PANAS PERJALANAN BULAN MADU WILLIAM DAN AMELIA

KISAH PANAS PERJALANAN BULAN MADU WILLIAM DAN AMELIA

Di salah satu ruangan, sebuah instalasi seni berbentuk lingkaran dari kaca dan logam menarik perhatian Amelia. “Lihat yang ini,” bisik Amelia sambil mendekat. “Ada sesuatu yang magis dalam permainan cahayanya.” Seorang pemandu galeri yang kebetulan lewat mendekat dan menjelaskan, “Itu karya Lisa Reihana. Instalasi ini menggambarkan hubungan spiritual antara manusia dan alam, dalam perspektif budaya Maori.” Amelia mengangguk pelan, lalu menoleh ke arah William.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai realm artinya
Baca
+Pustaka
Antara Ambisi dan Cinta

Antara Ambisi dan Cinta

Sore menjelang, rombongan diajak berjalan-jalan santai di area Kanemori Red Brick Warehouse—gudang tua yang kini diubah jadi deretan toko, galeri seni, dan kafe kecil penuh estetika khas Jepang utara. Ezra membeli sepasang sarung tangan wol handmade. Saat berjalan ke luar, ia melihat Elara berdiri di depan toko kaca miniatur, menyentuh pajangan rumah kecil bertuliskan “home is where the heart is.” Alvaro tak ada. Entah ke mana, pria itu memang sering menghilang. Ezra mendekat, pura-pura melihat pajangan yang sama.
1011.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 259 kali sebagai realm artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status