Antara Ambisi dan Cinta
Sore menjelang, rombongan diajak berjalan-jalan santai di area Kanemori Red Brick Warehouse—gudang tua yang kini diubah jadi deretan toko, galeri seni, dan kafe kecil penuh estetika khas Jepang utara.
Ezra membeli sepasang sarung tangan wol handmade. Saat berjalan ke luar, ia melihat Elara berdiri di depan toko kaca miniatur, menyentuh pajangan rumah kecil bertuliskan “home is where the heart is.”
Alvaro tak ada. Entah ke mana, pria itu memang sering menghilang.
Ezra mendekat, pura-pura melihat pajangan yang sama.