Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Velvet Bloodline

Velvet Bloodline

Terlebih malam ini mereka adalah rekan. "Nona sepertinya penggemarmu banyak juga?" Celetuk Theo menengahi. "Tidak juga," menarik tangannya kembali. "Dia?" Theo melirik sekilas kearah Davis Gerald. Siapa yang tidak kenal dengan menteri penuh kontroversi Davis.
10868 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as red velvet dumb
Read
+Library
Red in Us

Red in Us

Lelaki yang lebih tinggi dari Rabu itu terdiam sebentar, lalu mengumpat, “Damn! Gue nggak pernah ngerasain ini sebelumnya, Tha.” Kali ini kernyitan muncul di dahi Katha. “Bukannya lo udah biasa berhubungan sama perempuan? Kabar terakhir yang gue dengar, lo bahkan mempermalukan salah satu teman gue di pesta ulang tahunnya.” Tanpa sadar dia malah mengucapkan segala rumor yang pernah didengarnya. Seringai muncul di wajah Rendra. “Semua berasumsi demikian. Dan, itu yang buat lo ngehindar dari pertemuan kita?”
1018.4K viewsCompletedAdded to Library 386 Times as red velvet dumb
Read
+Library
Sweet Chaos

Sweet Chaos

tanya Sena akhirnya, setelah tangisnya mulai reda. “Iya.” “Masa, sih? Maura kan pintar.” “Mungkin karena dia temenan sama kamu,” canda Quin. “Enak saja!” Quin tertawa kecil. Dia mengeratkan pelukannya. Kaosnya ikutan basah karena air mata Sena. “Kalau jelek, tinggal ulang lagi saja,” hibur Quin sambil membelai rambut Sena. Sena yang meringkuk di pangkuan Quin, membenamkan wajahnya di dada Quin.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as red velvet dumb
Read
+Library
GRAY LOVE

GRAY LOVE

Tamparan keras mendarat di pipi halus Rendi, membekaskan rona merah yang sedikit perih. “Lo nyangkal juga kalau gue bilangin bego. Berarti lo itu sejenis ma-” “DIEM RENDI!”
2.3K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as red velvet dumb
Read
+Library
Red Clock

Red Clock

“Dia adalah hal pertama yang tidak bisa kau sentuh, mundur atau aku tidak akan menahan diri” Daren mengumpat rendah, tetapi menyeringai selanjutnya. Dia menggigit jarinya, setetes darah turun ke-tangan dan bersatu dengan darah lain, bunyi rantai bedentangan berisik dibawah mata orang lain. Ruth mengambil kuda-kuda dan pedang lebar bermata dua muncul ditangannya. Rantai itu mulai menjalar kearah Ruth, pedang di tangannya mulai melawan tetapi dia tidak tahu bahwa sebuah rantai lolos dan langsung mengikat tangan berdarah Claire. Hentakan tarikan yang kuat membuat Claire tidak siap dan ditarik maju, gadis itu mencoba memberontak, kejadian itu berlangsung cepat, dan 5 detik reaksi Sven dan orang
2.2K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as red velvet dumb
Read
+Library
Sweet Revenge

Sweet Revenge

Sweet Revenge Setelah memastikan kondisi Selvi membaik, Dafin bersiap-siap untuk bekerja. Libur seharian membuatnya jadi merindukan Stela. Hanya berkabar lewat ponsel, tidak membuat laki-laki itu bisa melepaskan rindu.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as red velvet dumb
Read
+Library
DERREL

DERREL

Dan Terpampanglah dada Melody yang masih terbalut dengan bra hitam rendra. Melody mencoba menutupi dadanya dengan kedua tangannya agar terhindar dari pandangan Derrel. Percayalah keadaan Melody saat ini sungguh kacau. Make upnya luntur karena air mata "Whoaa badan lo bagus juga bitch!" Derrel dengan tergesa-gesa melepaskan kemejanya. "Gw bukan bitch! Sadar Derrel. Gw Melody, temen masa kecil lo." Teriak Melody mencoba membuat Derrel sadar. Derrel shirtless dan hanya menggunakan celana jeans. Derrel kembali menyerang Melody. Namun,
106.1K viewsOngoingAdded to Library 230 Times as red velvet dumb
Read
+Library
Red Dazzling

Red Dazzling

Mengelus paha dalam Merah lembut. “Jangan sakit lagi.” Dazzle menciumnya. Membuat Merah tersentak. “Dazzle!” teriak Merah memukul Dazzle dengan bantal. Dazzle tertawa, lalu memakaikan kembali celana dalam Merah. Mengusapnya lembut dan tersenyum nakal. Merah masih tak terima. Memukuli Dazzle dengan bantal. Bagaimana bisa Dazzle membuatnya malu seperti itu?
105.2K viewsCompletedAdded to Library 160 Times as red velvet dumb
Read
+Library
Sir, You are Dumb!

Sir, You are Dumb!

Selena menggeram, tangan dan kakinya meronta, berusa melepaskan diri dari cengkeraman lelaki tak tahu malu yang kini menyeringai semakin lebar meskipun rona merah di wajahnya belumlah kembali. Selena benar-benar merutuki kecerobohannya. Ia sama sekali tak mengira jika lelaki sekarat ini masih memiliki kekuatan yang sedemikian besarnya. Bahkan dirinya yang dalam kondisi sehat pun sama sekali bukanlah tandingannya. Apa jadinya dirinya jika lelaki ini dalam keadaan sehat dan baik-baik saja?
103.6K viewsOngoingAdded to Library 129 Times as red velvet dumb
Read
+Library
Sweet Revenge

Sweet Revenge

Louis tertawa terbahak-bahak seraya menepuk pundak anak tunggal kawan lamanya itu. "Yah, kau tidak berharap aku percaya kan? Kurasa tidak dengan beritamu akhir-akhir ini," ujar pria paruh baya berdarah Perancis itu dengan senyum mengejek. Andreas tergelak, lalu menunduk dengam sedikit salah tingkah. Ya, beritanya dengan Cinderella berambut merah sedang santer di kalangan bisnisnya. Dan jelas, Andreas tidak terlalu keberatan dengan gosip yang memang sengaja dibuat itu.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as red velvet dumb
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status