Hasrat Istriku
Menusuk-nusuk tanpa memasukkannya ke mulutnya, diangkat pun tidak.
“Red velvet, minuman yang sering Naya pesan di kafe itu. Rasanya beda dari yang lain, beda dari kafe-kafe di dekat apartemen lama Naya, beda juga sama kafe di dekat kantor Naya dulu. Naya mau itu,” ucap Naya, dia mempertegas keinginannya itu.
“Yakin enggak sekalian minta diizinin buat ke sana lagi dan cari kerja di tempat yang enggak jauh dari tempatnya Ghiyas? Kamu pengen ketemu Ghiyas setiap hari, kan?”